Pesona Livraria Lello

Hello everyone!

Di hari terakhir kunjungan ke Porto, Portugal yang jatuh pada hari Minggu, 20 Mei 2018, saya dan kolega memutuskan untuk mengunjungi perpustakaan di mana pengarang novel Harry Potter, J.K Rowling menulisnya. Perpustakaan terkenal itu bernama Livraria Lello. Kami pun memutuskan untuk berjalan kaki karena dari hotel Eurostar Das Artes ke Livrario Lello hanya berjarak 1,7 kilometer yang bisa ditempuh dalam tujuh menit.

Sebelum sampai ke Livraria Lello, kami mampir ke beberapa spot tempat yang cukup menarik. Di antara semua deretan toko yang tutup,  saya menemukan sebuah toko art & crafts yang cukup ramai dikunjungi. Kebetulan saya ingin membeli beberapa oleh-oleh dan juga didorong oleh rasa penasaran atas barang apa saja yang terjual di sana.

Toko art & crafts yang bernama Bairro Arte ini menjual pernak pernik barang yang menggemaskan. Tentu saja saya enggak memfoto barang-barang di toko ini karena mencoba menghargai penjaga toko. Saya membeli beberapa barang di Bairro Arte sebagai oleh-oleh dan buat saya sendiri sebuah peta yang bisa digosok untuk menandakan kota atau negara mana saja yang sudah saya kunjungi 😊

Mampir ke sini untuk mengetahui lebih banyak tentang Bairro Arte yang terletak di Rua de Cedofeita 259, Porto, Portugal 😊

Selesai berbelanja di Bairro Arte, saya dan kolega melanjutkan perjalanan menuju Livraria Lello. Kami melewati Fonte dos Leoes (Fountain of the Lions). Air mancur ini dibuat pada abad ke-19 sebagi upaya untuk menyediakan sumber air bagi kehidupan di kota Porto. Saya diam-diam memotret seorang perempuan yang sedang asyik membuat sketsa Fonte dos Leoes ini dan sangat bagus!

Fonte dos LeoesFountain of Lions

Saat saya mendekati Fonte dos Leoes pun, saya jadi terkagum karena begitu detail dan cantik.

Di sepanjang jalan menuju Livraria Lello, saya menemukan banyak kedai kopi berjejeran dan pengunjungnya banyak memilih untuk menikmati kopi di luar ruangan sambil ngobrol. Ini gambaran kedai kopi yang sering saya lihat di film-film, andai saja di Jakarta tersedia kedai kopi seperti ini tentunya akan menarik sekali!

Kami pun tiba di Livraria Lello, perpustakaan yang terkenal itu!
Livraria Lello

Untuk masuk dikenakan tiket sebesar 5 Euro yang dapat ditukarkan dengan membeli buku. Sayangnya d hari Minggu, antrean untuk masuk ke Livraria Lello cukup panjang mengular.
Public at Livraria Lello

Kami pun memutuskan untuk tidak ikut mengantre masuk karena harus kembali ke hotel untuk berkemas dan menuju bandara untuk penerbangan pulang saat jam makan siang tiba. Optimis saja, ini artinya saya harus kembali lagi suatu saat nanti bersama dengan anak-anak kalau mereka sudah kenal dengan petualangan Harry Potter amin aja dulu 😊

Walau sedikit kecewa karena tidak masuk ke dalam Livraria Lello, kami pun menghibur diri dengan menjelajah sekitar perpustakaan ini. Emang deh kota Porto itu menyimpan hidden gem di setiap sudut kotanya. Enggak heran ya di tahun 1996, kota Porto dinobatkan sebagai UNESCO World Heritage.

Saya pun menemukan sebuah lokasi seperti pasar kaget di Minggu pagi! Ada banyak pernak pernik yang dijual di sepanjang jalan Rua Galeria de Paris 48, 4050-284 Porto, Portugal. Penasaran apa saja yang dijual di jalan ini?

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya!

related articles:

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

LAKME 9to5, Cushion Serba Bisa Untuk Cewek Serba Bisa

Saya termasuk orang yang jarang memakai make up lho! Kenapa? Karena saya punya kulit yang cenderung sensitif sehingga selektif banget dalam memilih produk make up dan enggak bisa sembarangan memakai produk make up. Akhirnya karena alasan utama ini, saya jadi memakai make up seperlunya saja untuk acara-acara tertentu seperti jadi ”modal congor” (MC) dan menghadiri acara resepsi pernkahan. Hasil make up yang selalu jadi andalan saya itu dewy look, tapi lagi-lagi nih selama ini saya enggak terlalu puas dengan produk make up yang saya miliki seperti foundation dan bedak.

Dua minggu lalu, saya dikirimi Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation oleh Lakme Make Up dan Clozette Indonesia. Dan saya sudah mencoba cushion serba bisa ini terus jadi jatuh cinta! Kayak gimana honest review­ saya untuk Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation? Terusin baca artikel ini ya!

Lakme merupakan brand make up yang sudah ada sejak tahun 1952 yang berasal dari Unilever India. Wow! Lakme sudah 67 tahun membuktikan bahwa dia merupakan make up brand nomor satu di India. Nah tahun 2017, Lakme hadir di Indonesia dengan brand ambassador pertamanya yaitu penyanyi berbakat yang sekarang lagi kontroversial soal DNA, Agnes Monica Moeljoto atau nama bekennya AgnezMo. Produk Lakme memang sebagus itu karena hasilnya pigmented dan memberi kesan glamor.

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation memiliki 6 pilihan warna yang cocok untuk kulit perempuan Indonesia.
20191130_13374601 Nude Fair
02 Light Sand
03 Medium Honey
04 Golden Natural
05 Honey Bronze
06 Soft Tan

Saya sendiri dikirimi tiga pilihan warna Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation yang sekiranya cocok dengan kulit wajah yaitu: 02 Light Sand, 03 Medium Honey, dan 04 Golden Natural.

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation bukan sekadar cushion atau alas bedak biasa. Produk ini dibuat khusus sebagai cushion serba bisa yang di dalamnya terkandung foundation, moisturizer, primer, dan concealer. Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation praktis tapi tetap bisa memberikan tampilan make up yang sempurna. Cocok banget buat perempuan yang memiliki berbagai macam kesibukan dan tidak memiliki waktu lama untuk merias diri.

Kemasan
Saat saya unboxing, saya sudah jatuh cinta dengan kemasan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation yang terkesan mewah. Warna Pink Rose Gold-nya eye catching dan cantik, bikin saya jadi pengen pakai Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation terus! Terlihat dari komposisinya, Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation berbahan dasar air dan sudah memiliki nomor BPOM.

Kemasan cushion­-nya yang juga berwarna pink rose gold sama seperti boks dilengkapi dengan tulisan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation berwarna hitam pada bagian tengah. Bagian depan cushion juga bisa dipakai untuk mengaca walaupun sebenarnya ada kaca yang terdapat di bagian dalamnya. Cushion pad Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation berwarna hitam bertuliskan ”LAKME”. Berat net Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation hanya 15 gram.
20191121_20384020191121_203500
20191130_133831

Cara Pakai
Untuk memakai cushion serba bisa Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation, cukup dengan gerakan tap atau tepuk tepuk ringan dengan menggunakan pad-nya sampai merata ke seluruh wajah. Hindari gerakan menarik ataupun menggeser seperti memakai bedak compact agar produk yang diaplikasikan menempel pada wajah dengan sempurna.
20191130_133806

Tekstur, Coverage dan Hasil Akhir
Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation punya tekstur yang ringan, tidak terlalu kental dan mudah untuk diaplikasikan ke wajah. Jadi saat dipakaikan ke wajah, saya tidak merasakan wajah tertarik atau berat, aselik benar benar ringan, kayak enggak pakai make up dan terasa nyaman! Cocok banget untuk digunakan sehari-hari. Saya sendiri menggunakan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation saat mengantar si bungsu ke ulang tahun temannya ketika siang hari dan malam hari ketika menghadiri resepsi pernikahan atasan saya.

Coverage yang dihasilkan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation ini medium to high dengan hasil yang natural. Cushion ini mampu meratakan warna kulit dan dapat membantu menutupi kemerahan maupun noda hitam bekas jerawat dengan sempurna.

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation

Before

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation

Tebak bagian mana yang sudah menggunakan cushion serba bisa ini?

Setelah saya mencoba Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation selama dua minggu belakangan, saya puas banget sama cushion serba bisa ini! Hasilnya sesuai dengan klaim dari Lakme yaitu Velvet Matte. Wajah saya jadi terlihat halus, mulus, lembut dan tetap terasa lembab. Ini penting banget karena saya punya kulit kering cenderung sensitif yang sebenarnya kurang cocok untuk mengenakan make up yang hasilnya matte.

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation

Coverage dan hasil akhirnya juara!

Konon, kulit kering kalau mengenakan make up dengan hasil matte, akan lebih mudah kelihatan cakey, crack dan jujur saja kondisi retak ini yang saya hindari sebisa mungkin. Males kan ya kalau dari jauh keliatan kece tapi pas dideketin mukanya retak-retak gitu?! Hasil akhir Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation yang velvet matte membuat wajah saya lebih flawless dan saya enggak perlu takut kulit menjadi lebih kering karena kandungan moisturizer di dalam cushion serba bisa ini akan membantu menjaga kelembapan kulit sehingga tidak crack.

Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation

Hasil setelah 6 jam pemakaian, udah banjir keringet tapi tetep megang!

Keunggulan lainnya
Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation cocok untuk semua jenis kulit baik berminyak atau sensitif sekalipun seperti kulit saya. Kalau kamu ragu, kamu bisa mengunjungi offline store Lakme dan melakukan patch test terlebih dahulu dengan cara menggunakan sedikit produk di area kulit yang cenderung sensitif dan melihat efeknya dalam beberapa menit atau jam.

Cushion serba bisa ini mengandung SPF 30 PA+ sebagai perlindungan kulit terhadap sinar UV A dan UV B. Jadi, kamu bebas beraktivitas walau cuaca sedang panas-panasnya tanpa kuatir kulitmu rusak karena terlindungi dari sinar matahari.

Ketahanan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation teruji lho sampai 16 jam! Cocok banget buat kamu cewek serba bisa yang sibuk dan enggak sempat touch up. Jadi wajahmu tetap kece dari jam 9 pagi sampai 9 malam!

Kamu sering bete kan kalau foundation sering transfer ke ponsel? Cushion serba bisa ini anti geser dan anti transfer tapi kamu harus pastikan kalau Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation sudah ter-set dengan sempurna ya!

Hanya dengan Rp179.000 kamu sudah bisa mendapatkan Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation yang sesuai dengan warna kulitmu melalui offline store Lakme atau online store seperti Shopee (Lakme MakeUp), Lazada, Jd.Id, Blibli dan Tokopedia.

Overall, kalau Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation 03 Medium Honey saya habis nanti, saya akan beli lagi karena sebagus itu, seriusan! Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation jagoan banget untuk membuat efek natural glowing and radiant skin di kulit wajah saya. Efeknya membuat kulit wajah saya jadi terlihat lebih segar, jernih, lembab, coverage-nya ringan serta natural dan awet dipakai sepanjang hari. Cocok untuk dipakai sehari-hari. Cushion serba bisa ini praktis dibawa-bawa karena desainnya yang compact.

Terima kasih Lakme dan Clozette Indonesia, akhirnya saya ketemu jodoh berupa Lakme 9to5 Reinvent Primer+Matte Cushion Foundation, si cushion serba bisa ini!

Thank you for reading this collaboration article with LAKME and Clozette Indonesia. I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

A Homesick Fix At Mar Norte Restaurante

Hello everyone!

Berhari-hari makan western food selama di Porto, Portugal membuat saya kangen masakan rumah. Bukannya suguhan makanan Porto enggak enak tapi saya sejujurnya bosan karena sebagian besar menu terbuat dari ikan bacalhoa. Saya kangen makan mie karena saya memang pecinta segala jenis mie, mulai dari mie ayam buatan mamih dan mama mertua sampai mie ayam gerobak di pinggir jalan. Kolega saya yang juga sesame orang Asia merasakan hal yang sama. Kami pun mulai google, apakah ada restoran yang menyajikan mie sebagai salah satu menunya.

Pucuk dicinta, ulam pun tiba! Kami menemukan sebuah Chinese restaurant yang bernama Mar Norte. Kemudian kami menuju Mar Norte yang berjarak 350 meter dari Porto Cathedral yang ditempuh dalam waktu lima menit saja. 

48010285711_1cf81b10bf_c

picture courtesy of Dean Fuller *flickr

Mar Norte merupakan restoran yang menyajikan makanan khas Kanton. Sebagai orang keturunan suku Hakka, tentu saja rasanya berbeda di lidah saya. Untuk Hakka, kami banyak bermain bumbu dan penyedap rasa tapi Kanton, sedikit berkurang. Sebagai penikmat makanan yang memilih tanpa penyedap rasa, masakan yang dihidangkan di Mar Norte cocok dengan lidah saya.

Saya dan kolega pun sempat berbincang dengan pemilik Mar Norte, seorang aunty yang masih kelihatan sigap dalam melayani tamu-tamunya. Kami pun bertanya perihal mengapa mengambil nama Mar Norte sebagai nama restoran. Nama Mar Norte yang artinya Laut di Utara diambil sebagai nama restoran karena asal sang aunty di bagian utara Cina. Doi ingin tetap mengingat tanah kelahirannya walaupun mengais rezeki di negeri orang. What an attitude! Me likey!

Makanan yang disajikan berasal dari bahan bahan segar dan dagingnya empuk saat digigit. Sayangnya, lagi-lagi saya tidak mengambil gambar karena dominasi restoran dengan warna merah membuat kemampuan ponsel tidak maksimal. Tapi saya berikan foto saat teman saya, Glenn saat menyantap makanan di Mar Norte 🙂

1526759967999

Jadi, kalau kamu sudah berkeliling dan puas cenderung eneg sama makanan lokal Portugal, cobain Mar Norte!

For more information:
Mar Norte Restaurante
Address: Rua de Mouzinho da Silveira 95, 4050-253 Porto, Portugal
Telephone: 22 208 3412

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Laneige Refill Me, For A Sparkling Life

September 2016 silam, saya pernah diundang oleh Laneige untuk mengikuti coaching clinic bersama salah satu pesepakbola yang bernama Raphael Maitimo. Sejak saat itu juga saya mulai menggunakan produk skincare dari Laneige terutama waterbank series yang ampuh untuk mengembalikan dan mempertahankan kelelembaban kulit wajah saya yang cenderung kering dan sensitif. Dengan kemasan travel kit, memudahkan saya membawa Laneige untuk tetap merawat kulit saya saat liburan keluar negeri.

Baca juga: What I packed to SG

Selain produknya yang memang terbukti membantu kulit wajah menjadi lebih terawat dan sehat, Laneige juga memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertemakan “Laneige’s Waterful Sharing” untuk menjangkau anak anak dari daerah yang kekurangan air bersih dan meningkatkan pendidikan mengenai lingkungan untuk mendukung kesehatan mereka. Kampanye yang berlangsung sejak 2010 berkembang menjadi kampanye global yang dilaksanakan di 9 negara di mana gerai Laneige dibuka. Namun sejak tahun 2016, kampanye “Laneige’s Waterful Sharing” berganti wajah dengan tema “Refill Me” yang artinya mengisi ulang kecantikan di dalam diri sendiri, di kehidupan dan di lingkungan.

Laneige dengan kampanye Refill Me bahkan melakukan social experiment mengenai kebutuhan air yang digunakan setiap individu untuk melakukan kegiatan bersih bersih setiap harinya seperti yang kalian bisa lihat di video berikut,

Ternyata kita membutuhkan air lebih banyak dari yang kita perkirakan dan seringkali kita tidak menyadarinya bahwa kebutuhan akan air menjadi hal yang sangat vital di dalam kehidupan manusia. Laneige melalui kampanye Refill Me ingin mengajak kita semua untuk turun berperan serta menjaga lingkungan terutama merawat air supaya dapat menyokong kehidupan manusia sampai nanti.

Minggu, 9 November 2019 bertempat di fX Sudirman, Laneige meresmikan kampanye Refill Me 2019 yang dihadiri oleh clozetters, sebutan influencer yang tergabung dalam Clozette Indonesia.
20191110_06404320191110_064753.jpg
Kamu juga bisa ikut berperan aktif dalam kampanye ini dengan melakukan pembelian Laneige Refill Me Pack senilai Rp250ribu dan hasil penjualan akan didonasikan untuk penyediaan air bersih di Desa Gunungsari, Tasikmalaya.
20191123_090418

Informasi lebih lanjut bisa dilihat di instagram @laneigeid

Thank you for reading this collaboration article with Laneige Indonesia and Clozette Indonesia. I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Mari Ikut Jaga Lingkungan dengan Tupperware Eco Bottle 1,5 liter

Tupperware.

Apa yang terbayang dalam benak kamu saat mendengar kata yang satu ini? Sebagian besar pasti langsung membayangkan kotak bekal plastik atau botol minum plastik dengan ragam warna yang cerah. Saya pertama kali tahu Tupperware saat duduk di bangku SMA, karena teman sebangku saya membawa bekal makan siang dengan menggunakan produk ini. Ketika sudah bisa menghasilkan uang, produk pertama Tupperware yang saya beli adalah tumbler bertutupnya yang heits! Dan sejak saat itu, saya jadi pengguna setia produk Tupperware.

Earl Tupper, seorang yang berkebangsaan Amerika merupakan pencipta Tupperware dan mulai memasarkan produk ciptaannya pada tahun 1946. Tupper merupakan seorang ahli kimia yang banyak bereksperimen dengan plastik, sebuah bahan yang baru, tidak popular, berbau khas dan tampilannya buruk. Namun Tupper berhasil menciptakan wadah plastik yang waterproof dan kedap udara untuk menyimpan makanan agar tetap segar di dalam kulkas. Selain itu, wadah ini dapat disusun di dalam kulkas sehingga terlihat rapi.

Selain terkenal akan kotak bekalnya atau tumbler bertutupnya yang legendaris, Tupperware juga memiliki banyak ragam produk yang tidak kalah menarik. Seperti toples camilan, piring, gelas, sendok, rantang, pemarut keju dan yang terbaru adalah botol minum yang dinamakan Eco Bottle.
Tupperware Eco Bottle 1,5 liter
Saya merupakan salah seorang yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan akan air minum enam sampai delapan gelas sehari. Karena apa? Tahukah kamu kalau 50% dari berat tubuh manusia, komponennya adalah air? Apakah kamu tahu juga kalau 80% komposisi otak adalah air? Makanya kalau kurang minum kamu jadi kurang fokus bukan?!

Kekurangan air di dalam tubuh bisa menyebabkan kelelahan, pusing atau pening dan mempengaruhi elastisitas kulit lho. Duh, jangan jangan kulit wajah mulai keriput karena kurang minum!

Untuk menentukan apakah kita cukup minum air putih atau tidak, kita bisa mengecek warna urine. Jika warnanya jernih dan tidak berbau, berarti tubuh kita terhidrasi dengan baik. Tapi, jika urine berwarna kuning dan berbau kuat, ini adalah pertanda kurangnya cairan di tubuh kita.

Nah, supaya takaran air minum yang saya minum secara harian cukup, sekarang saya menggunakan Eco Bottle dengan kapasitas 1,5 liter. Biasanya kalau menggunakan gelas, saya seringkali lupa menghitung sudah berapa banyak gelas yang saya minum. Jadi lebih mudah dengan Eco Bottle kapasitas 1,5 liter karena saya jadi tahu bahwa air minum yang harus saya konsumsi dengan menghabiskannya dari Eco Bottle kapasitas besar ini.

Selain itu, kalian juga tahu kan kalau saya juga sedang berusaha meminimalisasi sampah plastik? Nah dengan membawa Eco Bottle 1,5 liter, saya mengurangi pemakaian air minum kemasan botol plastik sekali pakai. Yang artinya juga saya membantu untuk tidak menambah sampah plastik yang sulit sekali terurai dan meminimalisasikan carbon footprint yang timbul akibat produksi air minum kemasan.

Kelebihan Tupperware Eco Bottle 1,5 liter:

  • Eco Bottle 1,5 liter merupakan produk terbaru dari Tupperware yang kamu bisa dapatkan mulai Oktober 2019
  • Eco Bottle 1,5 liter berbahan 100% food grade sehingga aman untuk digunakan dalam jangka waktu lama
  • Eco Bottle 1,5 liter menggunakan flip cap  yang mudah untuk dibuka dan ditutup. Flip cap bisa ditukar satu sama lain untuk memberikan kesan yang berbeda
  • Ada dua varian warna menarik yang tersedia yaitu biru dan ungu
  • Tutupnya rapat sehingga aman untuk dibawa kemana pun saat beraktivitas
  • Eco Bottle 1,5 liter bentuknya ergonomis sehingga nyaman saat digenggam dan mudah untuk dibawa kemana-mana

Kalau kamu tertarik untuk mencoba Eco Bottle 1,5 liter atau menambah koleksi Tupperware kamu dengan Eco Bottle 1,5 liter, meluncur saja ke

Tupperware Indonesia
Alamat: Gedung South Quarter, Tower A Lantai 12, Jl. RA Kartini Kav 8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430
Telepon: (021) 2966 1750 (hunting)
Email: customer@tupperware.com
Website: tupperware.co.id
Fan Page: Tupperware Indonesia
Twitter: @tupperwareID
Youtube: Tupperware Indonesia
Instagram: @tupperwareid
Jam operasional: Senin-Jumat (08:30-17:00 WIB)

Thank you for reading this collaboration article with Tupperware Indonesia and Clozette Indonesia. I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Lost in The Porto Cathedral

Kalian masih ingat kan kalau saya pernah ketinggalan pesawat saat menuju Porto (Portugal) dari Munich (Jerman)? Ternyata pengalaman merasakan kesendirian tetap juga saya alami saat mengunjungi The Porto Cathedral, ceritanya Lost In The Porto Cathedral 😊

Sehabis mengunjungi The Church of Saint Francis dan berbelanja buah tangan di Boutique Concept Store, saya dan teman-teman mengunjungi The Porto Cathedral. Jarak dari Boutique Concept Store menuju The Porto Cathedral hanya sepanjang 290 meter dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 4 menit.

Tidak sulit untuk menemukan The Porto Cathedral karena berdekatan dengan statue of Vimara Perez. Sedikit sejarah mengenai Vimara Perez, dia merupakan seorang terpandang di abad ke IX dan merupakan orang pertama yang memerintah Portugal.
Statue of Vimara Perez, Porto, Portugal

Sebelum tiba di The Porto Cathedral, dua orang teman saya mencoba untuk mengunjungi stall penjual ikan di sebelah kanan jalan yang agak menurun. Saya dan beberapa teman lainnya sibuk memotret diri 😊

#neiiPRTtrip

Tidak berapa lama, kedua teman saya kembali dengan tangan kosong karena kebanyakan stall ikan sudah tutup padahal kami sudah membayangkan bisa menyantap ikan segar yang diolah di apartemen tempat teman saya menginap nanti.

Perjalanan pun kami lanjutkan dengan memasuki area The Porto Cathedral yang sangat luas.

#neiiPRTtrip

Kami langsung masuk ke dalam Cathedral dan tidak dipungut bayaran alias gratis. Ternyata di dalam sudah banyak orang yang berdatangan untuk berdoa dan sebagian juga turis seperti kami. Saya pun mengambil posisi di tempat duduk yang tidak terlalu penuh dan memandangi setiap sudut The Porto Cathedral sedangkan teman-teman saya bergerak ke depan.

#neiiPRTtrip#neiiPRTtrip#neiiPRTtriphttps://www.instagram.com/honeyjosep/

Karena keasyikan menikmati indahnya interior katedral ini, saya tidak menyadari kalau teman-teman saya sudah berpindah ke ruangan yang lain dan entah di mana mereka berada. The Porto Cathedral merupakan gabungan dua bangunan persegi dengan dua buttresses yang masing-masingnya memiliki kubah sebagai atapnya.

#neiiPRTtrip

a huge Porto Cathedral with two buttresses

Saya berusaha untuk mencari teman-teman dengan arah menuju ke kanan, namun sayang sekali petugas melarang masuk karena area tersebut sedang dalam perbaikan. Alhasil, karena semakin ramai, saya memutuskan untuk keluar bangunan utama dan berjalan menuju monumen yang terletak di luar. Untuk menghabiskan waktu sambil menunggu teman-teman saya keluar dari The Porto Cathedral, saya selfie saja deh! Saya swafoto di area seperti monumen dengan matahari di atas kepala. Anehnya walau matahari ada di atas kepala tapi udaranya sejuk sehingga saya tetap nyaman saja berswafoto di bawah terik mentari.

Dan salah satu hal yang seringkali saya lakukan adalah memperhatikan orang orang yang lalu lalang… kata suami saya, perilaku ini tidak baik tapi entah, saya suka sekali memperhatikan orang dari kejauhan… bukan untuk menghakimi mereka tapi hanya tertarik untuk melihat sebenarnya mereka sedang apa ya 🙂

The Porto Cathedral memiliki biara di dalam yang dindingnya dilukis mural dengan sebutan Azuelo mural, indah sekali tapi sayang saya enggak berkesempatan untuk masuk.

220px-Azuelo_Mural,_Porto_Cathedral

source: wikipedia

Selain biara, ada juga menara tempat di mana lonceng terletak dan pengunjung bisa naik ke atas tapi area ini sedang dalam perbaikan saat saya kunjungi sehingga gagal deh naik ke menara!

Hampir bosan saya menunggu teman-teman, akhirnya mereka datang dan kami harus beranjak lagi untuk menjelajahi kota Porto! Nantikan cerita perjalanan saya selanjutnya ya 🙂

#neiiPRTtrip

literally missing these ladies

For more information:
The Porto Cathedral
Address: Terreiro da Se, Porto 4050-573
Entrance fee: Cathedral (free), Cloister/Chapter Room/Tesouro: €3, children (up to 10 years old-free)
Telephone: 22 205 9028

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Renew Your Beauty with ORISKIN

Sabtu siang minggu lalu, saya diundang oleh ORISKIN dan Clozette Indonesia untuk mendapatkan perawatan wajah Organic Facial with Tea Tree & Photodynamic Therapy (PDT) dengan LED. Tentu saja saya excited banget karena ini adalah pengalaman pertama facial. Iyes, saya memang belum pernah sebelumnya melakukan facial wajah karena selama ini memang enggak punya masalah dengan jerawat. Dan, saya sejujurnya khawatir akan mempunyai pengalaman enggak mengenakkan kalau melakukan facial di tempat yang belum terjamin pelayanannya.

Sesampainya saya di ORISKIN Kelapa Gading, saya langsung disambut oleh resepsionisnya dan dipersilahkan untuk menunggu giliran. Saya pergunakan waktu menunggu dengan memotret surrounding dari tempat ini.
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.34

Instagramable spot at ORISKIN Kelapa Gading

Area Manicure dan Pedicure

Area Manicure dan Pedicure

ORISKIN Kelapa Gading melayani 4 jenis perawatan mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala, yaitu

  • Skin Treatment
  • Body Treatment
  • Hair Treatment
  • Nail Treatment

Kalau kamu merasakan akhir-akhir ini kulitmu kusam karena terkena paparan sinar matahari, polusi sehingga kulit menjadi kering, kamu bisa mencoba treatment yang saya lakukan yaitu Organic Facial with Tea Tree & Photodynamic Therapy (PDT) dengan LED atau berkonsultasi langsung dengan dokter kecantikan yang tersedia di ORISKIN mengenai perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu.
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.35 (1)

Tiba juga giliran saya untuk melakukan Organic Facial with Tea Tree & Photodynamic Therapy (PDT) LED 😊

Ruang treatment untuk face & body tersedia di lantai 2. Berikut adalah foto dari ruangan face treatment ORISKIN. Ruangannya bersih dan bed-nya nyaman serta empuk.
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.35 (2)

Untuk proses treatment Organic Facial with Tea Tree & Photodynamic Therapy LED memakan waktu yang tidak terlalu lama, hanya sekitar satu jam lebih. Tetapi treatment yang diberikan lengkap sekali dan kalian bisa melihat Instagram stories  yang sudah saya beri highlight dengan judul “ORISKIN” ya!
WhatsApp Image 2019-10-23 at 21.56.55

Saya di­-facial oleh Beauty Assistant (BA) ORISKIN yang bernama Juli. BA-nya ramah sekali dan menjelaskan kalau untuk facial di ORISKIN menggunakan produk Murad. Siapa sih yang enggak kenal produk Murad Skincare? Produk Murad terbuat dari bahan dasar air dan ekstrak buah-buahan serta tidak mengandung bahan kimia sehingga aman untuk digunakan. Kesan pertama sewaktu saya di organic facial menggunakan Murad, wangi buah yang segar dan menenangkan. Selain produk Murad, ORISKIN juga menggunakan produk ORIDERMA Care, sebuah lini produk yang dikembangkan sendiri oleh ORISKIN.

Pertama, saya diberikan pembersih wajah untuk membersihkan wajah dari semua kotoran yang menempel sehingga hasil treatment akan maksimal.
Setelah itu dilakukan pijat wajah dengan minyak aromaterapi. Teknik memijatnya enak banget dan rasanya rileks, ada beberapa point pressure juga yang diberikan di wajah seperti totok wajah.
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.36
Selanjutnya, wajah kembali dibersihkan dari minyak aromaterapi dan dipersiapkan untuk tahap selanjutnya yaitu Photodynamic Therapy LED.

Photodynamic Therapy (PDT) merupakan bagian dari perawatan photorejuvenation. PDT memanfaatkan sinar LED yang dapat mengaktifkan komponen dari skincare yang digunakan untuk menghancurkan jaringan kulit yang rusak. PDT akan mengurangi kinerja kelenjar penghasil minyak dalam kulit sehingga jerawat akan lebih terkontrol. Treatment ini juga bermanfaat untuk mengurangi pigmentasi akibat terpapar sinar matahari  serta menyamarkan bekas jerawat pada wajah. PDT efektif menstimulasi produksi kolagen pada jaringan kulit.

Perawatan yang saya lakukan untuk membersihkan wajah, mempertahankan kelembapan kulit, memperlancar peredaran darah, membuat wajah kelihatan lebih segar dan halus.

Ada 3 sinar berbeda yang diberikan dari alat tersebut serta bisa diatur sesuai kebutuhan. Warna biru untuk peremajaan dan pengencangan kulit, merah untuk anti aging dan ungu untuk kulit bermasalah dengan jerawat.

Kebetulan saya sedang memiliki masalah jerawat yang timbul tenggelam selama beberapa bulan belakangan. Dengan telaten BA Juli memperhatikan jerawat saya dan membersihkannya dengan teliti. Saat jerawat saya dibersihkan, rasanya hanya seperti disuntik karena memang menggunakan jarum yang steril dan baru. BA Juli juga sangat lembut mengeluarkan jerawat dari wajah saya, enggak ada rasa sakit sama sekali, padahal kalau saya sendiri yang mencoba mengeluarkan jerawat, rasanya sakit dan membuat jerawat jadi meradang.

WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.36 (1)

Urusan jerawat selesai, wajah saya diberi toner dan krim agar jerawat tidak meradang kemudian diberikan PDT berwarna ungu sekitar sepuluh menit lamanya.
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.36 (2)

Selesai wajah saya dilakukan LED treatment, saatnya tahapan yang paling menyenangkan yaitu masker wajah dengan organic tea tree yang membuat saya hampir deep sleep saking nyamannya. Bahkan tetangga sebelah saya yang melakukan perawatan wajah dengan masker sampai “ngorok”… HAHAHAHAHA, semoga saya juga enggak “ngorok” ya karena memang rileks sekali 😊
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.37

Enggak sampai di situ aja, kalau di klinik lain biasanya saat menunggu masker kering, konsumen biasanya dibiarkan saja sampai waktunya peel off atau masker di-wash off, di ORISKIN, konsumen diberikan massage di tangan, kaki dan punggung. Jadi setelah massage selesai, maskernya juga sudah kering. Perawatan Organic Facial Tea Tree & Photodynamic Therapy LED kali ini ditutup dengan pengaplikasian toner dan moisturizer.

Yang jelas sih facial treatment di ORISKIN dengan produk Murad serta ORIDERMA Care oke banget dan saya tidak mengalami permasalahan seperti break out atau purging paska perawatan padahal saya memiliki kulit sensitif lho! Canggih kan?!

Overall, saya merasa sangat puas dan nyaman dengan Organic Facial with Tea Tree & Photodynamic Therapy LED-nya ORISKIN. Sehabis treatment kulit wajah saya langsung terlihat lebih cerah, lebih sehat dan glowing!
WhatsApp Image 2019-10-23 at 19.10.37 (1)
Ambiance, kebersihan tempat dan pelayanan ORISKIN yang membuat konsumen nyaman juga patut diacungi jempol.

Kamu tertarik untuk mencoba perawatan seperti manicure pedicure, body slimming, laser hingga eyelash extention? Hubungi saja klinik ORISKIN terdekat dengan kamu ya! Dan dapatkan penawaran menarik yang sesuai dengan kebutuhanmu di ORISKIN!
WhatsApp Image 2019-10-23 at 21.51.19

For more information:
ORISKIN
Website
http://oriskin.id/
Fan Page: @Oriskin.ID
Twitter:
@Oriskin_ID
Instagram: @oriskin_id


Thank you for reading this collaboration article with #OriskinXClozetteIDReview and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Kurasi Lokal Boutique Concept Store

Hello everyone!

Setelah puas mengunjungi setiap sudut The Church of Saint Francis di Porto, Portugal, saya dan kolega yang lain menyusuri jalan di Porto. Kami keluar masuk beberapa pertokoan yang terbentang di sepanjang ruas jalan yang kami jejaki. Selama lima menit berjalan kaki, saya dan kolega menemukan sebuah toko dengan nama Boutique Concept Store.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.46.31

Toko ini menjual perhiasan yang diproduksi penduduk lokal.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.47.22

Kamu juga bisa menemukan tas yang unik sebagai buah tangan untuk yang tersayang. Kolega saya membeli tas untuk istrinya karena bentuk dan material unik dari tas yang dijual di Boutique Concept Store.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.47.39

Sedangkan saya, hanya mengincar sabun batangan yang memang menjadi ciri khas Portugal. Saya pun membeli beberapa sabun batang dan hand cream sebagai oleh oleh untuk beberapa orang teman.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.46.54

Yang menyenangkan  dari Boutique Concept Store adalah pelayannya yang ramah dan mau melayani segala permintaan kolega saya yang awalnya sempat ragu karena terlalu banyak pilihan yang cantik dan unik. Kami menghabiskan waktu hampir satu jam lamanya di toko tersebut. Dan saya pun tersenyum membawa kantong belanjaan 😀

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.48.41

Kalau kamu sedang traveling ke Porto, Portugal, kunjungi toko ini dan berbelanja sampai puas ya! 😊

For more information:
Boutique Concept Store
Address: 
Rua Mouzinho da Silveira, 288, Porto, Portugal
Telephone: +351 914 450 094
Fan Page: Boutique Concept StoreBoutique Concept Store
Instagram: @boutiqueconceptstore_porto
Opening hours: 10:30AM – 07:30PM (Mon-Sun)

Thank you for reading this article and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

related articles:
Strolling around Porto part 1
Strolling around Porto part 2

The Plant Base, The Purity of Nature

Halo semuanya,

Di postingan kali ini saya mau share tentang produk perawatan kulit wajah yang sedang saya pakai seminggu terakhir ini. Udah pada tau kan kalau saya itu memang sangat mementingkan skincare supaya senantiasa punya kulit terawat yang sehat, halus dan cerah. Dan yang bikin hepi lagi, saya dikirimi produk skincare Korea dari Clozette Indonesia. Enggak cuma satu produk, dua sekaligus! Apa aja produknya? Langsung aja simak review saya untuk dua produk dari THE PLANT BASE yuk!

THE PLANT BASE merupakan produk perawatan wajah alami berasal dari Korea yang menggunakan ekstrak tumbuhan dan bukan air mineral biasa. Belakangan banyak banget bukan produk skincare yang water base? Nah kalau THE PLANT BASE berbeda dari produk kebanyakan yang mengandung 80% komponen produknya hanya air. THE PLANT BASE merupakan skincare pertama dan satu-satunya di Indonesia yang terbuat dari ekstrak tumbuhan dan bukan hanya terdiri dari air suling biasa.

Mengapa THE PLANT BASE menggunakan ekstrak tumbuhan sebagai formula produknya? Karena tumbuhan memiliki “Energi Kehidupan” untuk melindungi diri mereka sendiri. THE PLANT BASE menyerap energi berharga dan vitalitas tumbuhan menjadi produk dalam bentuk ekstrak tumbuhan.

Lalu, bagaimana caranya THE PLANT BASE mengambil ekstrak tumbuhan dan dimasukkan ke dalam produknya?
THE PLANT BASE menggunakan Teknologi Air-Squeeze dengan 3 tahapan:
Tahap 1: Sistem ekstrak dengan sirkulasi terus menerus, suhu dijaga serendah 50C selama lebih dari 72 jam untuk menghilangkan materi yang berbahaya tanpa menghilangkan substansi bio aktif dari tumbuhan.
Tahap 2: Setelah pendinginan uap, cairan dari ekstrak tumbuhan dimasukkan ke dalam wadah .
Tahap 3: Lalu didapatkan Plant Base Ekstrak

without waiting any further, check two products from THE PLANT BASE:

THE PLANT BASE NATURE SOLUTION (Natural Cleansing Foam)

Siapa di antara kalian yang memiliki kulit kering dan sensitif seperti saya? Kulit kering dan sensitif harus mulai dirawat sejak dari penggunaan pembersih wajah. Pernah kan kamu merasa wajah seperti kaku dan tertarik sehabis mencuci muka?

THE PLANT BASE memiliki rangkaian perawatan organik yang dinamakan Nature Solution untuk kulit kering dan sensitif. Nature Solution dengan ekstrak bambu bekerja untuk mengoptimalkan kandungan minyak dan memberi kelembaban pada kulit dan rangkaian perawatan kulit berbahan alami ini diformulasikan tanpa bahan-bahan berbahaya.

The Plant Base Nature Solution

Natural Cleansing Foam  

Deskripsi produk Nature Solution Cleansing Foam (BPOM NA26171208010)

  • Sabun pembersih wajah organik anti alergi dengan busa yang lembut dan kandungan minyak 15 minyak alami yang mampu membersihkan kotoran tanpa menghilangkan kelembapan dan kekenyalan kulit.
  • Membantu menjaga agar pori-pori tetap bersih dan membuat kulit terasa sehat, halus dan segar.
  • Terbuat dari 100% ekstrak bahan organik bersertifikat ECOCERT untuk menutrisi dan melindungi kulit.
  • Mengandung 28,15% ekstrak Bamboo Vulgaris yang berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan dan anti bakteri.
  • Bebas dari kandungan berbahaya seperti Paraben, Sulfat, Parafin, Pigmen, aroma sintetis, Benzefenon, Sodium Lauryl Sulfate DEA, Sodium Laureth Sulfate dan minyak mineral.

The Plant Base Nature Solution

Kemasannya berbentuk tube berwarna hijau lime dengan tutup flip plastik putih bening serta ada tutup alumunium foil yang menandakan produk memang baru dan belum dibuka sama sekali. Produk juga dikemas dengan kardus bersegel agar terjamin kualitas dan keamanannya.

Nature Solution Natural Cleansing Foam berdimensi sebagai berikut:
Volume : 120ml
P x L x T : 4.7 cm x 4.7 cm x 18 cm
Berat     : 170 gram

The Plant Base Nature Solution

Komposisi Natural Cleansing Foam

Teksturnya berupa krim berwarna putih dengan wangi citrus yang segar dan masih aman untuk penciuman saya.

CARA PENGGUNAAN

  1. Keluarkan produk secukupnya di telapak tangan
  2. Busakan dengan air secukupnya lalu usapkan pada  wajah dan leher sambil dipijat dengan lembut
  3. Bilas dengan air sampai bersih

Saat saya mencuci muka dengan Nature Solution (Natural Cleansing Foam), terbukti bahwa produk ini bebas dari bahan pembuat sabun yang dapat mengiritasi kulit karena busanya sedikit namun lembut di wajah. NaturalCleansing Foam ini membersihkan wajah saya dari semua make up dan kotoran yang menempel. Setelah saya mengeringkan wajah dengan handuk, enggak ada tuh after feel seperti kaku dan tertarik melainkan wajah terasa lembut dan lembab serta terlihat segar. Jadi Nature Solution (Natural Cleansing Foam) ini bukan hanya sekadar foam pembersih biasanya tetapi juga bisa menjaga kulit wajah agar tidak kering dan menjaga agar kulit tetap lembut dan sehat.

Harga Nature Solution (Natural Cleansing Foam) Rp 266.000

Selanjutnya saya akan membahas satu produk lagi dari THE PLANT BASE yaitu dari rangkaian White Truffle. Yuk disimak lagi!

THE PLANT BASE WHITE TRUFFLE (Turn Over Peeling)

Sebagai pengguna transportasi publik untuk menunjang aktivitas harian saya sebagai pekerja kantoran, pastinya wajah saya harus mengalami yang Namanya debu dan kotoran menempel di wajah. Dan kalau enggak dibersihkan dengan produk yang sesuai, sudah pasti kulit wajah yang sensitif ini akan mengalami peradangan, jerawat dan masalah kulit lainnya.

THE PLANT BASE WHITE TRUFFLE merupakan rangkaian perawatan kecantikan yang berfungsi mencerahkan segala jenis kulit wajah. Dan produk dari rangkaian White Truffle yang saya coba adalah White Truffle Turn Over Peeling.

The Plant Base

Turn Over Peeling

Deskripsi produk White Truffle Turn Over Peeling (BPOM NA26170201001)

  • Diformulasikan dari selulosa alami dan biji buah apricot yang berfungsi untuk mencerahkan dan mengangkat sel kulit mati tanpa menyebabkan iritasi.
  • Diperkaya RESMELIN (bahan alami yang dipatenkan) dari ekstrak daun Thuja Orientalis (dari keluarga Cypress) dan ekstrakZanthoxylum Piperitum (dari keluarga Citrus) yang ampuh untuk mencerahkan kulit.
  • Dengan 83,02% ekstrak ginseng yang mengandung Saponin, minyak atsiri, Asam Amino, Asam Organik, Karbohidrat dan mineral bermanfaat lainnya.
  • Bebas dari kandungan berbahaya seperti Paraben, aroma sintetis, pigmen, Benzofenon, DEA, silikon, bahan baku hewan, minyak mineral dan PEG.
    The Plant Base White Truffle
    Kemasannya berbentuk tube berwarna putih susu dengan tutup flip plastik silver serta ada tutup alumunium foil yang menandakan produk memang baru dan belum dibuka sama sekali. Produk juga dikemas dengan kardus bersegel agar terjamin kualitas dan keamanannya.

White Truffle Turn Over Peeling berdimensi sebagai berikut:
Volume : 50ml
P x L x T : 5.7 cm x 5.7 cm x 11.8 cm
Berat     : 100 gram

The Plant Base White Truffle

Komposisi Turn Over Peeling

Teksturnya berupa krim berwarna putih dengan butiran halus biji apricot serta keharuman ginseng yang tidak terlalu nyegra dan masih aman untuk penciuman saya.
The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling
CARA PENGGUNAAN (maksimal 1x seminggu)

  1. Bersihkan wajah dan keringkan wajah
  2. Keluarkan produk secukupnya di telapak tangan
  3. Oleskan produk secara merata pada  wajah dan leher sambil dipijat dengan lembut sampai sel kulit mati terangkat
  4. Bilas dengan air sampai bersih
The Plant Base White Truffle

Lihat kulit mati yang terangkat dari Turn Over Peeling!

Saat saya melalukan peeling dengan White Truffle Turn Over Peeling, walau mengandung biji buah apricot tidak terasa kasar namun efektif mengangkat sel kulit mati sehingga wajah kelihatan lebih cerah.

The Plant Base White Truffle

Setelah menggunakan Turn Over Peeling

Jadi White Truffle Turn Over Peeling ini berfungsi sebagai peeling namun tetap bisa menjaga kulit wajah tetap lembab dan sehat.

Harga White Truffle Turn Over Peeling Rp277.000

Keunggulan produk THE PLANT BASE

  • Diformulasikan dengan ekstrak tumbuhan dan bahan alami yang dipatenkan seperti minyak murni dari alami
  • Bebas dari bahan berbahaya dan 100% aman digunakan oleh semua jenis kulit
  • Tersertifikasi oleh ECOCERT Organics Ingredients
  • Formula tanpa paraben, parafin, pigmen, pewangi buatan, Benzophenone, DEA, SLS-SLES, silikon, dan mineral oil
  • Tidak melakukan percobaan pada hewan

WHERE TO BUY
Kamu bisa membeli produk THE PLANT BASE di SALUBRITAS.ID.
Apakah SALUBRITAS.ID itu? SALUBRITAS.ID merupakan perusahaan baru dengan inovasi terkini yang memiliki visi untuk memajukan dunia bisnis bagi generasi jaman now di Indonesia. E-commerce ini merupakan platform, bisnis dan teknologi online kekinian yang memudahkan customer untuk bertransaksi. Kamu bisa menggunakan referral code saya saat berbelanja di SALUBRITAS.ID yaitu ID0866015 untuk mendapatkan penawaran menarik berbelanja produk THE PLANT BASE yang harganya sangat terjangkau untuk produk skincare dari Korea😊

salubritas.id

Gunakan kode referral saya: ID0866015

Selain itu, kamu juga berkesempatan untuk memiliki usaha dan penghasilan tambahan dengan cara kekinian.

Singkat kata, SALUBRITAS.ID merupakan hybrid e-commerce, sebuah platform belanja online yang memberikan kesempatan kepada customer untuk bisa mendapatkan cashback tanpa batas yang dapat dicairkan dan digunakan untuk belanja.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai THE PLANT BASE, kamu bisa cek langsung dan follow di:
Web: www.salubritas.id
Facebook: salubritas indonesia
Instagram: theplantbase_id

Secara keseluruhan saya suka dengan hasil THE PLANT BASE  kedua varian di atas pada wajah saya karena membersihkan kulit wajah adalah salah satu perawatan yang wajib dilakukan setiap hari untuk merawat kulit agar tetap bersih, sehat dan lembab.

Thank you for reading this article and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blog, IG, FB and Twitter.

Era Baroque dan Arsitektur Gothik di The Church of Saint Francis

Kota Porto terkenal dengan banyaknya kastil tua yang berdiri kokoh. Porto juga memiliki banyak gereja tua yang bentuknya menarik. Salah satunya Gereja Santo Francis atau The Church of Saint Francis.

Terkadang sulit bagi saya untuk bisa mendalami sejarah suatu tempat bersejarah apalagi kalau om google hanya menyajikan informasi yang sedikit dan ditambah dengan tidak tersedianya tour guide yang bisa disewa untuk menjelaskan sejarah The Church of Saint Francis ini.

Saya dan rekan rekan se Asia Tenggara berangkat pagi-pagi sekitar jam 9 mengunjungi The Church of Saint Francis dan ternyata kami kepagian sehingga kami perlu menunggu beberapa menit untuk dapat masuk ke dalam gereja ini.
Continue reading