Staycation at Casa Tubagus

Hello everyone!

Masih setia #dirumahaja atau udah mulai memberanikan diri staycation misalnya ke Bandung? Memang ya pandemi covid-19 ini bikin mati gaya. Kelamaan di rumah aja juga bisa bikin depresi lho tapi mudah-mudahan kalian semua dalam keadaan sehat dan selamat.

Baca juga: Tak hanya rebahan, ini yang saya lakukan di rumah aja

Saya punya referensi penginapan untuk staycation kalian di Bandung, namanya Casa Tubagus yang berada di Jl. Tubagus Ismail VIII, Dago Atas, Bandung. Tau sendiri kan kalau di daerah Dago itu banyak banget tempat jajanan yang pastinya wajib kamu cobain kalau lagi ke Bandung!

KAMAR

Casa Tubagus menyewakan 3 kamar secara harian dengan luasan yang berbeda-beda yaitu

CASA 1 untuk 2 orang (4m x 4m) Rp220.000

CASA 2 untuk 3 orang (4m x 5,5m) Rp249.000

CASA 3 untuk 4 orang Rp429.000

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu dan ada harga paket untuk grup juga lho!

Inilah CASA 1 yang saya tempati.

Casa1

Setiap kamar memiliki ranjang berukuran queen dan kamar mandi di dalamnya dengan air hangat sehingga privasi kalian lebih terjaga. Selain itu, kalian enggak perlu repot bawa handuk yang makan tempat di dalam tas atau koper karena Casa Tubagus  menyediakan handuk bersih serta hair dryer dan sarapan ringan seperti roti dan selai.

FASILITAS CASA TUBAGUS

Kasur? Untuk CASA 1 dan CASA 2, terdapat 1 kasur ukuran queen. Sedangkan CASA 3 memiliki 1 kasur ukuran queen dan 1 single bed.

Furniture? Setiap kamar dilengkapi dengan lemari untuk menyimpan pakaian dan side table.

Kamar Mandi? Nah ini yang penting, kamar mandi di setiap kamar super bersih dan dilengkapi dengan water heater.

Electric Socket? Pastinya tersedia dong untuk mengisi ulang daya baterai ponsel atau pun kamera kamu!

IMG20180818074737

RATING

Saya puas menginap di CASA TUBAGUS dan kasih 4* out of 5 karena cocok buat staycation sendiri atau bareng teman dan keluarga.

CASA TUBAGUS
Jl. Tubagus Ismail VIII, Dago Atas, Bandung
AirBnB | Instagram

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Glamping di Trizara Resort

Saya, bukan anak gunung tapi saya pernah camping di tenda terpal, masak dan makan seadanya, dan tidur dengan alas plastik tanpa bantal dan guling. Saat itu umur saya hanya belasan tahun, pengalaman pertama. Saya juga jadi kangen ingat pernah masuk ke Baduy luar karena program karyawisata SMA. Sayangnya waktu itu karena sedang dapat tamu bulanan, saya gagal masuk sampai Baduy dalam. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya punya kesempatan untuk masuk ke Baduy dalam. Nah, ngomongin soal camping, minggu lalu saya merasakan glamping di Trizara Resort. Rejeki saya bisa glamping di Trizara Resort karena acara outing kantor.

Glamping sendiri merupakan singkatan dari glamourous camping yaitu menginap di tenda dengan fasilitas yang tidak kalah mewah dari hotel bintang lima. Pengalaman pertama saya mencoba glamping ya di Trizara Resort ini. Awalnya saya punya kekhawatiran terutama kepada hal yang berhubungan dengan sanitasi.

Semua kekhawatiran saya lenyap seketika saat melihat restroom yang tersedia dekat dengan restoran. Kalau di luar saja standar restroom-nya bersih, yakin deh kamar mandi di dalam tenda pun akan sama bersihnya.

Saat tiba, pengunjung disambut gerbang putih ala Arc de Triomphe dan hamparan karpet rumput yang bertuliskan TRIZARA.
IMG20200306112319

Sayangnya, hampir semua keluhan dari pengunjung adalah telatnya check in. Padahal, peraturannya tertulis dengan jelas bahwa waktu check in adalah jam 14:00 dan waktu check out 12:00. Saya baru mendapatkan tenda saya jam 17:00. Alasannya, tamu sebelumnya yang check out terlambat. Untung saja kegiatan outing cukup padat sehingga rasa sebal saya teralihkan.

Jangan kuatir, walau lokasinya cukup jauh dari lobby, Trizara Resort menyediakan “taksi” untuk mengangkut bawaan dari lobby ke tenda.
IMG20200306124118
KAMAR

Trizara Resort memiliki total 47 tenda yang terdiri dari 4 tipe, yaitu:
  • Zana (sentuhan): 2 person, rate: Rp. 1.488.000,-nett
  • Netra (penglihatan): 2 person, rate: Rp. 1.688.000,-nett
  • Nasika (penciuman): 4 person, rate: Rp. 1.988.000,-nett
  • Svada (rasa): 4 person, rate: Rp. 2.188.000,-nett

Harga di atas sudah termasuk sarapan dan dapat berubah sewaktu-waktu.
kamar trizara

Saya menempati kamar Svada 08 yang pemandangannya langsung ke Gunung Tangkuban Perahu.
20200307_055245
Fasilitas di dalam tenda Svada lengkap layaknya hotel dan bikin betah.

  • Kasur? Begitu masuk kamar, terdapat 1 kasur berukuran queen dan kasur bertingkat 2 in 1 berukuran single
  • Furniture? Kamar dilengkapi dengan peti untuk menyimpan barang, meja, rak, dan electric kettle. Tidak ada AC tapi ada kipas angin di kamar ini. Tapi, siapa sih yang butuh AC di Lembang? Secara udah dingin kan hehe.
  • Kamar mandi? Tenang saja, super bersih, di dalam tenda dan ada air panasnya.
  • Electric socket? Tersedia banyak, jadi tetep bisa isi ulang baterai ponsel tanpa rebutan.
  • WifiAda dong biar media sosial jalan terus

Terus, ngapain aja sih di Trizara Resort? Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini lho!

10-2

pic courtesy of kopertraveler.id

Kalau soal makanan, waktu makan siang yang menunya enak banget dan cocok di lidah sedangkan makan malam dan sarapannya biasa aja.

Overall, glamping di Trizara Resort menyenangkan cuma durasinya kurang lama padahal masih banyak yang bisa di-explore lagi. Saya kasih 4* out of 5 karena cocok buat liburan keluarga juga!

TIPS

  • Bawa jaket atau sweater yang tebel ya, jangan sok kuat karena anginnya waktu malem berasa banget!
  • Bikin rencana mau ngapain aja. Kalau blogger macam saya udah pasti perbanyak stok foto karena spot-nya bagus! Bawa props sebanyak-banyaknya dan tukang foto!
  • Bangun sepagi mungkin walau udara dingin biar bisa capture sunrise. Rugi kalau bangunnya kesiangan
  • Have fun go mad!

20200307_111833

Trizara Resort
Jl. Pasirwangi Wetan, Lembang, Bandung – Indonesia 40391
P. +62 22 8278 0085

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Sejuta Keceriaan di Wahana Trans Studio Bandung

Halo semuanya! Semoga kabarnya sehat selalu ya!

Saya masih belum bisa move on nih dari keseruan acara komunitas BloggerCrony yang bernama Blogger Day. Tapi sebelum saya cerita lebih lanjut mengenai seseru apa Blogger Day 2019, kalian sudah tahu kan apa itu komunitas BloggerCrony?

BloggerCrony merupakan komunitas blogger Indonesia yang berdiri pada 24 Februari 2015 yang dimotori oleh Wawa Raji, Anesa Nisa dan Satto Raji. BloggerCrony hadir agar blogger dapat meningkatkan kualitas dirinya dalam bidang penulisan (blogging). Tidak berhenti di sana, BloggerCrony juga seringkali memberdayakan (empowering) blogger menjadi trainer di berbagai platform serta membangun jejaring untuk blogger bertumbuh (networking).

Blogger Day sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2016 dan tahun ini, acara puncaknya diadakan di Bandung, Jawa Barat pada 2-3 Maret 2019 yang diawali dengan beberapa kegiatan #RoadToBloggerDay2019 , salah satunya membuat kreasi bento bersama endeus tv.

Tahun ini, saya beruntung terpilih menjadi salah satu peserta Blogger Day 2019 dan lewat tulisan ini saya mau menceritakan keseruan perayaan ulang tahun komunitas BloggerCrony yang ke-4! Setelah mendapat restu dari suami ehem, saya pun mengemas pakaian pada H-1 menjelang tengah malam dan yang menyenangkan lagi, abank (panggilan sayang saya kepada suami) membuat brownies untuk bekal saya besok paginya di perjalanan dari Jakarta menuju Bandung 🙂

Sabtu, 2 Maret 2019 saya menuju lokasi titik kumpul bersama teman-teman BloggerCrony lainnya untuk bersama-sama berangkat ke Bandung dengan menggunakan bus Big Bird dari Blue Bird Group. Perjalanan dari Jakarta menuju Bandung tergolong lancar sehingga saya dan rombongan sampai di tujuan pertama tempat acara puncak Blogger Day 2019 akan berlangsung.

IMG-20190303-WA0009

bersama teman teman BloggerCrony sebelum berangkat menuju Bandung

Begitu bus memasuki kawasan Trans Studio Mal (TSM), saya pun kegirangan karena sejujurnya saya belum pernah mendatangi TSM. Biasanya saya memang menghindari mengunjungi mal kalau ke Bandung tapi setelah memasuki kawasan TSM, saya malahan jadi kagum karena luas sekali dan pengunjung disambut dengan masjid megah yang berseberangan persis dengan TSM.

IMG_20190302_132618(1)

Ketika saya memandang keatas, terlihat tulisan Trans Studio yang terukir di atas lintasan roller coaster (kalau di Trans Studio Bandung disebut Racing Coaster! Yes, kesanalah saya dan teman-teman komunitas BloggerCrony se-Nusantara akan menghabiskan waktu kami seharian untuk bermain di indoor theme park ini!

IMG_20190302_132513

Setelah daftar ulang, saya dan teman-teman diberikan tiket masuk dan kami pun siap masuk ke dalam dunia sejuta keceriaan di Trans Studio Bandung!

IMG20190302135034

muka hepi masuk Trans Studio Bandung

Berikut informasi tiket Trans Studio Bandung sebagai berikut:

IMG_20190302_134217

Trans Studio Bandung merupakan salah satu indoor theme park terbesar di dunia yang memiliki keunikan tersendiri di setiap wahananya. Dengan kondisi wahana di dalam ruangan, Trans Studio Bandung membuat pengunjungnya bebas bermain sepanjang musim 🙂

Kamu bisa memanfaatkan promo yang ditawarkan Trans Studio Bandung di sini.

Trans Studio Bandung menerima anugerah sebagai “Destinasi Wisata Terbaik Kota Bandung 2018” serta memiliki 3 zona yaitu Zona  Studio Central, Zona Lost City, dan Zona Magic Corner.

Apa sih keunikan masing-masing zona? Mau tahu atau mau tahu banget nih? Baca terus artikel ini sampai habis ya!

Zona Studio Central

Zona pertama yang letaknya dekat dengan pintu masuk adalah Zona Studio Central. Melewati pintu masuk, pada sebelah kiri, terdapat Racing Coaster tapi sayang pada hari itu tidak beroperasi karena sedang dilakukan perawatan rutin.

Bagi penggemar super heroes dari Marvel, kamu bisa masuk ke dalam wahana 4D Simulator Super Heroes dan menikmati keseruan menyaksikan super heroes beraksi dengan menggunakan kacamata khusus.

IMG20190302140420

Ada beberapa wahana yang tidak sempat saya masuki karena keterbatasan waktu dan ternyata wahana tersebut cocok sekali untuk anak-anak seperti Dunia Anak, Si Bolang Adventure dan Ocean World Science Center. Ini artinya, saya harus mengulang bermain di Trans Studio Bandung bersama anak-anak nih!

Mari kita menuju ke wahana yang terletak di seberang Si Bolang Adventure. Di sini terdapat Trans Car Racing yang tidak kalah seru! Wahana ini menguji keahlian kita sebagai pengendara kendaraan roda empat! Bila kamu sudah mahir menyetir, pastinya kamu akan kesenangan menaiki wahana ini karena diperbolehkan mengebut tanpa ada yang menghalangi dan memberhentikan.

IMG20190302144311

IMG20190302145626

Kenakan sabuk pengaman saat berkendara ya!

Kalau kamu penggemar adrenalin, coba tantangan dari wahana yang bernama Vertigo dan terletak tepat di sebelah Trans Car Racing. Menurut saya, Vertigo merupakan satu-satunya wahana yang paling menegangkan untuk dinaiki. Setelah menonton teman-teman yang menaikinya, saya memutuskan untuk menjadi penonton saja karena sudah dipastikan saya tidak akan kuat menaiki wahana tersebut.

Bersebelahan dengan Vertigo, terdapat wahana yang dinamakan Trans City Theater. Di dalam teater kita bisa menyaksikan atraksi It’s Magic setiap hari di jam 13:00. Sayang sekali, saya baru masuk ke area Trans Studio Bandung lewat dari jam 13:00 sehingga tidak dapat menyaksikan atraksi di teater ini. Karena tidak bisa menikmati wahana ini, saya pun nekat menaiki wahana Giant Swing, dan sukses merasa mual setelah diputar-putar di ketinggian!

Zona Magic Corner

Walau zona ini terkesan horor tapi ternyata menarik juga untuk anak-anak, sebut saja wahana Black Hearts Pirate Ship, Pulau Liliput, Dragon Riders, Special Effects Action dan Dunia Raksasa. Untuk dewasa, uji keberanianmu di wahana Dunia Lain!

IMG20190302155701

I’m Captain Honey Sparrow!

Zona Lost City

Untuk menenangkan jantung yang masih deg-degan sehabis menaiki Giant Swing, saya memilih menaiki wahana Sky Pirates dan melihat seluruh isi Trans Studio Bandung dari ketinggian. Di zona ini, kita bisa melakukan panjat tebing di wahana Kong Climb serta menaiki air terjun di wahana Jelajah. Kita juga bisa menyaksikan pertunjukan yang berjudul “BEDROCK Circus” yang mengambil tema zaman batu di Amphitheater.

Setiap harinya, Trans Studio Bandung menyambut pengunjung dengan “Opening Dance” dengan karpet merah, gelembung dan confetti. Pembukaan yang megah! Pada penghujung hari, Trans Studio Bandung menampilkan Parade of Zoo Crew, sebuah parade penuh cahaya yang mengajak pengunjung untuk melihat ke dalam dunia zoo crew yang penuh keajaiban.

Gimana? Kamu tertarik untuk mengunjungi Trans Studio Bandung? Pastinya dong kamu tertarik! Bahkan melalui instastories saya tentang Trans Studio Bandung, ada teman saya yang juga tertarik dan mengunjungi TSB baru-baru ini! Waaaah senangnya, saya juga pasti akan kembali mengunjungi TSB beserta keluarga di lain kesempatan!

Trans Studio Bandung

Website: www.transstudiobandung.com

Alamat  : Jl. Gatot Subroto 289, Bandung 40273

Email     : infotsb@parabandung.com

Telepon: (022) 86012555

Instagram: https://www.instagram.com/transstudio.bandung/

Facebook: https://www.facebook.com/transstudiobandungfunfactory

Twitter : https://twitter.com/transstudiobdng

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UC2sxRQL3ljLrpifHia6wVkA

 

Hari kedua acara Blogger Day 2019 dilangsungkan di meeting room Crowne Plaza Hotel yang terletak di Jalan Lembong No. 19, Bandung.

IMG20190303133413

IMG20190303122340

Suasana Meeting Room

IMG20190303104723

Perwakilan dari Crowne Plaza, Lineation dan Bolu Susu Lembang

Crowne Plaza Bandung merupakan hotel bintang lima di Bandung dan juga bagian dari salah satu jaringan hotel internasional terbesar yaitu InterContinental Hotel Group (IHG). Walau merupakan sebuah brand hotel bisnis, Crowne Plaza tidak hanya fokus pada fasilitas dan pelayanan business traveler tapi juga mendukung fasilitas rekreasi dan lifestyle.

Saat memasuki lobby hotel, sudah terasa kenyamanan serta kemewahan yang ditawarkan oleh Crowne Plaza Hotel Bandung. Hotelnya sangat spacious sehingga membuat tamu betah tanpa harus bersinggungan satu dengan yang lain. Staf hotel pun ramah, mulai dari door man, receptionist sampai di bagian food and beverages.

WhatsApp Image 2019-03-09 at 09.59.42(2)

Area Lobby Crowne Plaza Hotel – Bandung

WhatsApp Image 2019-03-09 at 09.59.42(1)

Area Resepsionis Crowne Plaza Hotel – Bandung

Lokasi strategis Crowne Plaza Hotel membuat tamu dapat menjelajahi kota Bandung yang sarat sejarah seperti di Jalan Braga, Jalan Asia Afrika dan Jalan Medan Merdeka hanya dengan berjalan selama 5-10 menit. Kalaupun sangat sibuk dan malas gerak, tamu hotel bintang lima di pusat kota Bandung ini bisa menikmati fasilitas hotel yang ditawarkan seperti kolam renang, pusat kebugaran 24 jam, spa Uluwatu Bali, Mosaic restaurant, Connexions lobby lounge, Mountain View Poolside Bar dan juga Kids Club. Crowne Plaza Hotel Bandung menawarkan 270 kamar tamu dengan 8 jenis tipe kamar dengan harga mulai Rp1.400.000++. Jenis-jenis kamar yang cocok untuk menjadi akomodasi dengan berbagai kebutuhan tamu adalah Deluxe Room, Club Room, Premier Club, Junior Suite, Executive Suite, Grand Suite, Family Suite dan Pajajaran Suite.

Crowne Plaza Hotel Bandung didukung fasilitas yang dirancang untuk berbagai acara-acara khusus seperti convention, pameran, gala dinner, serta resepsi pernikahan yang indah dapat diselenggarakan di Braga Ballroom, Dago Meeting Room, Pasteur Meeting Room, Lembong Meeting Room dan Business Center.

Sayang sekali saya tidak menyempatkan untuk berkeliling lebih jauh ke dalam fasilitas yang ditawarkan Crowne Plaza Hotel Bandung karena sibuk untuk berfoto di taman kecil yang terletak di belakang restoran 🙂

Saat makan siang, saya dan teman-teman dikejutkan dengan sajian makan siang dari Mosaic restaurant. Di atas meja sudah terhidang nasi liwet lengkap dengan lauk pauk di atas daun pisang, menarik sekali! Baru ada hotel mewah yang menyajikan bancakan atau liwetan untuk tamu-tamunya, yaitu Crowne Plaza Hotel Bandung. Kami pun menikmati bancakan atau liwetan sambil ngobrol dengan sesama rekan blogger. Tidak berhenti di sana, setelah makan siang kami disuguhan live cooking demo membuat pizza fusion dengan topping rendang!

IMG20190303122834

suasana Mosaic Restaurant

IMG20190303123001

photo courtesy of BloggerCrony

Bagi kamu yang ingin menyelenggarakan meeting di hotel bintang 5 di Bandung, silakan menghubungi:

Crowne Plaza Hotel

Website: www.bandung.crowneplaza.com

Telepon: (022) 30002500

Instagram: https://www.instagram.com/crowneplazabandung/

 

Tidak hanya bersenang-senang, Blogger Day 2019 juga dipenuhi dengan workshop yang berguna bagi pengembangan diri masing-masing blogger. Dr. David Budi Wartono yang biasa disapa dr. Dave dari Lineation Centre memberikan pembekalan mengenai stress management.

Walaupun pada akhirnya dr. Dave tidak menyampaikan mengenai stress management melainkan bicara tentang energi pada manusia. Manusia sebagai makhluk hidup juga menyerap energi dari sekitarnya baik yang positif maupun yang negatif. Kalau ingin kehidupan sukses dan berhasil maka kita harus mengeluarkan serta menyerap energi positif. Di sesi ini, saya kembali diingatkan untuk senantiasa berbuat baik tanpa perlu mengharapkan imbalan. Terima kasih dr. Dave untuk pembelajaran berharganya!

Lineation Aesthetic & Health Care melayani kebutuhan masyarakat mulai dari layanan kesehatan umum, gigi, apotek, fisioterapi, akupuntur, layanan kecantikan (skincare, botox, filler, thread lift hingga bedah plastik), layanan ibu dan anak, layanan salon (make up, bridal, hair treatment), medical check up hingga layanan stress management.

Zaman yang cepat berubah serta tingkat kesibukan yang semakin tinggi justru harus membuat kita sadar untuk memprioritaskan kesehatan jiwa disamping menjaga kesehatan fisik serta kecantikan. Happy – Healthy- Beauty, slogan yang diusung Lineation menjadi dasar untuk terus bertransformasi memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan dan kecantikan baik dari luar maupun dalam.

Layanan Lineation Aesthetic & Health Care didukung oleh 6 dokter, fisioterapis dan akupunturis, beautician serta suster. Fasilitas mulai dari welcome drink, entertainment berupa audio visual, bahan bacaaan, kenyamanan ruang tunggu, ruang tindakan dengan alat lengkap dan sesuai standar kesehatan, pelayanan ramah dari front office serta dokter berpengalaman bersertifikat merupakan keunggulan dari Lineation Aesthetic & Health Care.

Informasi lebih lanjut mengenai Lineation Aesthetic & Health Care:

Website: www.lineation.id

Telepon: 0812 2190 6850

Instagram: https://www.instagram.com/lineation.id/

 

Workshop terakhir yang juga penting untuk blogger adalah Storytelling VS Copywriting serta Praktik Menulis Cepat yang disampaikan oleh Anwari Natari. Saya sendiri seringkali menghadapi kendala untuk menulis cepat terutama saat menghadiri blogger event dan harus membuat reportase melalui media sosial.

IMG_20190303_155745

Setidaknya ada 6 komponen yang bisa membuat fast writing berhasil: Manusia-Masalah-Guru-Meyakinkan-Aksi-Hasil. Semua yang hadir pun diajak untuk menulis secara cepat dengan keywords tertentu. Bermanfaat sekali! Terima kasih kak Away untuk materinya!

WhatsApp Image 2019-03-11 at 18.10.34

Acara ini didukung oleh Blue Bird Group, Bolu Susu Lembang, Raka FM & Sonora FM, AHRA Reflexology by NEST, Bimas Islam Kemenag RI, Bloggerpreneur BCC, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama pengurus komunitas BCN & BCN Executive (pengurus harian BCC).

IMG20190303170951

Sampai jumpa di Blogger Day tahun depan!

 

 

 

 

 

 

 

 

CASA LEMBANG

Kalian sering ga lihat iklan di instagram dengan akun @casalembang berseliweran yang isinya pre wedding  kece-kece di salah satu penginapan yang ada di Lembang, Bandung, Indonesia?

Casa Lembang merupakan sebuah penginapan yang bisa kita temui di airbnb. Kebetulan, pemiliknya Ninit Yunita merupakan founder sebuah komunitas parenting, The Urban Mama.  

Bulan Maret 2017 yang lalu, saya dan keluarga berkesempatan untuk menginap di Casa Lembang. Kenapa Casa Lembang? Karena suami saya sangat suka dengan dataran tinggi yang sejuk cenderung dingin serta dekat dengan tempat hiburan keluarga. Selain itu ada dapurnya sehingga saya bisa memasak makanan terutama MPASI si bungsu. Untuk tamu yang menginap cukup lama, Casa Lembang menyediakan mesin cuci untuk membersihkan pakaian Anda.

Dan, ternyata setelah saya masuk ke Casa Lembang, saya ga mampu berkata-kata…. Let the pictures speak itself!

WhatsApp Image 2017-03-24 at 18.04.47

DSC_2927

DSC_2926

Kece banget kan?! Anak-anak saya sangat suka diajak ke Casa Lembang. Si sulung berkhayal suatu hari nanti dia memiliki rumah di dataran tinggi seperti Casa Lembang.

Rumah dengan dua lantai dan ada patio-nya membuat kami betah dan ingin menginap lebih lama di Casa Lembang! Semua spot di Casa Lembang photogenic and instagramable! Gak heran banyak pasangan yang membuat foro pre wedding di sini. Sore sampai malam hari kita bisa memanfaatkan ruang terbuka di samping rumah sebagai tempat untuk makan malam dan berkumpul bersama.

Semoga di lain kesempatan, kami bisa menikmati Casa Lembang lebih lama lagi.

DSC_2935

Buat yang ingin bermalam di Casa Lembang, buruan deh mampir ke https://www.airbnb.com/rooms/17086239 dan pesan di sana sebelum keduluan yang lain. Denger-denger nih CasaLembang full booked terus 🙂

Instagram: @casalembang

[BANDUNG] Floating Market Lembang

20141215_171106

20141215_164609

20141215_164527

20141215_163956

Kalian pasti udah tahu salah satu tempat wisata di Lembang yaitu Floating Market yang terkenal itu 🙂

Saya menulis tempat wisata yang satu ini karena ditagih oleh anak saya yang sulung, dia senang sekali ke Floating Market Lembang Bandung.

Pertama kali ke tempat ini beberapa tahun yang lalu dan sudah banyak juga perubahan yang terjadi, tandanya bagus kan manajemen Floating Market Lembang Bandung terus bebenah diri memberikan wisata yang nyaman bagi pengunjungnya.

Biasanya saya akan datang ke Floating Market Lembang Bandung ini saat jam buka sekitar jam 9 pagi, saat matahari belum terik dan tempat wisata masih sepi. Tiket masuk mobil dipatok Rp30.000 dan tiket wisata sebesar Rp15.000 per orang  yang dapat ditukarkan dengan lemon tea/hot cappucino/hot chocolate.

Biasanya, pengunjung yang datang banyak menghabiskan waktu di pasar apung yang penuh dengan aneka jajanan. Kita cukup menukar uang kertas dengan koin yang dapat dibelanjakan di setiap tempat jajan yang ada di atas danau. Tak perlu kuatir, apabila masih ada sisa uang koin, kita dapat menukarkannya kembali dengan uang kertas yang biasa kita gunakan 🙂

Beberapa spot yang biasanya saya kunjungi untuk bermain atau berfoto adalah sebagai berikut:

Duduk duduk didepan danau sambil merasakan semilir angin yang bertiup. Sejak hamil anak kedua, kalau saya main ke FMLB, saya hanya duduk duduk saja di depan danau sambil menunggu anak pertama saya selesai bermain di FMLB.

Taman Kelinci

Keponakan saya menemukan tempat paling asik untuk berinteraksi dengan kelinci. Hanya dengan membayar Rp20.000, kita mendapatkan dua buah wortel sebagai makanan kelinci. Yang paling menarik adalah, di sini anak-anak bebas untuk menghabiskan waktunya sampai bosan.

Becak Mini

Area bermain ini cukup lucu karena becak dibuat seukuran dengan anak-anak dan dikayuh oleh anak-anak. Mereka dapat menikmati permainan ini sebanyak 4 kali putaran dan tiket dihargai sebesar Rp20.000.

Taman Miniatur Kereta Api

20141215_162849

Ini merupakan taman kesukaan putra sulung saya 🙂

Kalau sudah kesini, dia enggan pulang! Memang sih taman ini dibuat bagus, saya pun tertarik untuk mengunjungi taman ini, hanya saja tidak ada pepohonan sehingga panas terik matahari benar-benar terasa di atas kepala.

The Rock

Ada satu taman yang letaknya tidak terlalu keliatan tapi ternyata cantik untuk dijadikan tempat berfoto. The Rock merupakan taman buatan yang desainnya terbuat dari kayu sehingga memberikan kesan natural.

Kalau kalian merencanakan untuk berwisata ke Bandung, kalian bisa melihat rekomendasi akomodasi yang pernah saya review di sini

Selamat berakhir pekan dan berwisata 🙂

-@HoneyJT-

[BANDUNG] Past, Present, Future at Geologi Museum

20150106_141758

Bandung, yes! Bandung again…

The nearest big city from Jakarta that attract so many hearts!

This time, we went to Museum Geologi, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung, West Java, Indonesia on a sunny day 🙂

20141214_101919

I was wrong about Museum in Indonesia! I think that museum in Indonesia is spooky, not maintained well and collections are so-so. But, once again I was wrong!

This is our second time visiting museum, and we are surprised because there are so many collection and different theme at every level.

At entrance door, we can spot mammoth 🙂

Manny the Mammoth

Manny the Mammoth

On first level we will see the history of living creatures, from amonites to homo sapiens 🙂

My first son was excited to see the age of first living creatures to the age of ancient shark called megalodon!

20141214_102423

 On second level we can learnt about geology, the structure of rock to earthquake simulator.

20141214_104526

Entrance Fee: Rp3.000 per person

Open: Mon-Thu 08.00-16.00, Sat-Sun 08.00-14.00, Friday OFF

Have yourself a great day at the museum!

– @HoneyJT-

[LIBURAN LOKAL] DAGO-JAKARTA

de tuik

Hello!

Postingan kali ini adalah perjalanan pulang saya dan keluarga dari Bandung kembali ke Jakarta, kembali ke rutinitas harian kami. Perjalanan sejak hari pertama kami ke Bandung bisa dibaca di sini 🙂

Pagi hari kami sempatkan mencari kue balok di pasar Dago seperti cerita kami di sini, dan ternyata pasar Dago itu seperti pasar kaget. Ada kios yang berada di dalam pasar, dan ada pedagang yang berjualan di sepanjang jalan. Mama saya membeli bawang merah dan beberapa sayuran yang segar, saya sendiri berburu nasi uduk karena sebenarnya ngidam nasi uduk Bu Eha di pasar Cihapit sedangkan suami saya, terpaksa tenggorokannya bengkok karena tidak terlihat penjual kue balok ataupun soerabi oncom 🙂

Setelah puas melihat pasar Dago, kami menuju guest house untuk sarapan, mandi dan beberes. Sarapan yang disediakan Bantal Guling Guest House bervariasi.  Lumayan juga menikmati sarapan pagi sambil memandang kota Bandung dari kejauhan 🙂

Kami mampir di de Tuik sebelum langsung menuju Jakarta, family resto dengan konsep cowboy.

Picture 041

de Tuik terbagi atas area indoor dan outdoor. Tentu saja kami memilih area outdoor sehingga bisa memandang gunung dan menikmati udara sejuk Bandung.

Picture 042

Namun sayang konsep resto yang menarik ini belum disertai dengan pelayanan yang cepat, pesanan makanan kami datang lebih daripada 30 menit padahal hanya memesan pasta dan es krim goreng. Pasta yang dimasak pun masih kurang al dente namun terselamatkan oleh rasa dan presentasi yang bagus. Semoga di kunjungan kami berikutnya de Tuik mengalami peningkatan dalam pelayanannya.

Setelah terburu-buru menyelesaikan santapan pesanan, kami menuju pusat oleh-oleh dan kembali ke Jakarta. Kami menyempatkan berhenti di rest area km 97 untuk makan siang. Kedai langganan kami adalah Kedai Mandiri yang letaknya di atas karena kami bisa memandang jalan tol di kejauhan.

Day 3 Expenses:

Belanja di pasar Dago Rp 40.000

de Tuik                    Rp148.000

Oleh-oleh                 Rp347.000

Makan siang              Rp162.000

Tol                          Rp 55.000

Total                       Rp752.000

Semoga postingan in dapat memberikan referensi kalau kamu mau quick gateway ke Bandung 🙂

[LIBURAN LOKAL] Floating Market-Dusun Bambu-Boemi Joglo

Picture 008

Pagi-pagi, papa saya sudah rapi dan mengajak cucunya keliling daerah hotel 🙂

Sebelum kami beranjak meninggalkan hotel, sarapan telah tersedia dan kami bisa menyantapnya di dalam kamar atau pun di ruang makan yang telah disediakan.

Picture 017

Beberapa tempat wisata yang akan kami tuju hari ini adalah Floating Market dan Dusun Bambu.

Sampai di floating market tepat saat jam buka memang menyenangkan karena belum ramai dan yang paling menarik bagi #D1 adalah Taman Minatur Kereta Api! Sedangkan saya yang sedang hamil memilih duduk-duduk sambil menikmati angin bertiup 🙂

20150411_100014-1

20150411_104626

Taman Miniatur Kereta Api and look at his face!

Taman Miniatur Kereta Api and look at his face!

Lain kali saya akan posting terpisah mengenai Floating Market, perjalanan dilanjutkan ke Dusun Bambu.

Setibanya kami di Dusun Bambu ternyata sudah ramai dan mulai gerimis 😦

Dengan menggunakan mobil yang berkeliling kami diantar ke dalam lokasi Dusun Bambu yang terdiri dari beberapa area. Saya juga akan posting terpisah mengenai Dusun Bambu ini.

Picture 023

sebagian lahan yang masih hijau

naik mobil menuju area dusun bambu

naik mobil menuju area dusun bambu

Karena banyaknya pengunjung dan kami harus antri cukup lama untuk bisa makan di Lutung Kasarungkami memutuskan untuk berfoto-foto saja dan memilih makan di Pasar KhatulistiwaPsssst, sate ayam di sini enak! dan Anda perlu membeli voucher untuk membeli makan di sini.

tampak dalam Lutung Kasarung

tampak dalam Lutung Kasarung

Picture 035

IMG_20150413_115132

Setelah sate ayam dirasa cukup mengganjal perut, kami melanjutkan perjalanan menuju tempat menginap malam ini di Bantal Guling Guest Housetepatnya di Jl. Bukit Dago Utara II No. 20C (di sekitar belakang S2 Fisip Unpad). Kami agak kesulitan mencari lokasi penginapan ini sehingga harus berputar-putar dan begitu tiba di lokasi, kamar sempit dan ranjang banyak semut merah namun tertolong oleh staff yang ramah dan sarapan pagi yang terdiri atas beberapa pilihan. I wouldn’t come back again, sorry to say.

Malam harinya, kami beranjak ke Boemi Joglo, sebuah tempat makan yang mengusung tema Jawa dan makanan andalannya nasi liwet. Untuk mencapai Boemi Joglo, lewat saja jalan alternatif melalui arah masuk komplek Dago Highland Resort, putar arah dan kemudian belok kiri setelah melihat plang beberapa rumah makan di Dago Pakar.

Picture 039

Picture 038

Picture 037

Harga makanan standar, yang pasti kami kenyang malam ini *elus perut*

Bye for now, besok pagi suami mau nyari kue balok di pasar Dago 🙂

Postingan hari pertama bisa dibaca di sini

Day 2 Expenses:

Floating Market     Rp 85.000

Taman Miniatur KA Rp 30.000

Dusun Bambu        Rp 85.000

Sate Ayam           Rp 16.000

Warung Ma’ Mur    Rp 30.000

Guest House         Rp430.000

Total                      Rp676.000

@HoneyJT

[LIBURAN LOKAL] Jakarta-Subang-Lembang

20150411_131614

Dalam rangka liburan mid semester  anakku  yang SD dan merayakan ultah papa dan aku yang bersamaan,  kami memutuskan berlibur ke Bandung.

Perjalanan dimulai dari menjemput kedua orangtuaku di kawasan Jakarta Pusat kemudan dilanjutkan menjemput #D1 di sekolahnya dan dia terkejut sekaligus sumringah saat melihat mama saya muncul di hadapannya!

Namun, kami gak langsung meluncur ke Bandung via Subang karena  koper #D1 ternyata tertinggal di rumah! Maklumlah kami selalu melakukan segala sesuatu sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga sehingga wajar kalau ada yang tertinggal….. HAHAHAHAHA

Long story short, kami sampai juga di Hotel Narima, tempat  menginap satu malam. Bersyukur sekali karena penginapan ini bersih, mulai dari ranjang, bantal sampai toilet! Fasilitasnya termasuk lengkap mulai dari air panas, kulkas kecil dan kolam renang. Cukup layak mengingat jalan masuk ke dalam lingkungan hotel agak sempit, dalam dan sedikit rusak. Kami menginap di kamar dengan kapasitas empat orang dewasa dengan dua ranjang king size!

Picture 016

Picture 015

Picture 006

Mengetahui ada kolam renang, #D1 memutuskan untuk bermain air walaupun cuaca cukup berangin dan air kolam terasa dingin 😀

20150410_172151-1

Kegiatan selanjutnya, kami makan malam di Mandarin, sebuah chinese food resto yang selalu jadi langganan keluarga besar suami aku setiap kali main ke Lembang.

Perut kenyang hati senang, kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Besok kami akan pindah hotel ke daerah Dago, let’s packing!

Expenses:

  • Hotel                   Rp 550.000
  • Jajan di perjalanan Rp   50.000
  • Makan malam        Rp  280.000
  • BBM                    Rp  250.000
  • Tol                      Rp   30.000

TOTAL                           Rp1.160.000

Perjalanan hari kedua kami dapat dibaca di sini sedangkan hari ketiga bisa dibaca di sini

@HoneyJT

Snacking Time at Miss Bee

20141214_181426

Bandung always offer new hangout spot!

And I would like to review this new hangout spot called Miss Bee Providore

Miss Bee is located in Rancabentang, Ciumbuleuit, an area that designed with colonal architecture.

They always full on week end so, make sure that you find the right time to visit Miss Bee.

I visited Miss Bee twice, the first one was on Saturday evening, near Halloween and I got number 14 on the queue… So I decided to gave up eventough I already fall in love with this place!

20141018_174501

I love how Miss Bee selected a theme and go all out for the decoration 🙂

Two months later, I finally got a spot for snacking on Sunday evening, a BIG Yeay!!!

Miss Bee not only provide restaurant but also  playground, indoor and outdoor. Children can play while waiting for table set up.

20141018_175035

Since the glass house is always full, I got a table in the house that feel really homey!

And the menus are delicious!

20141214_184201

I am absolutely gonna comeback to Miss Bee and have my spot in the glass house!

You can get daily merchandise if you share your menus in Miss Bee’s social media 🙂

20141214_181610

Thank you Miss Bee for your kind hospitality :*

@HoneyJT