Strategies to Grow Your Audience

IMG_20160502_110107

Minggu, 6 Maret 2016 lalu saya berkesempatan hadir di Ngobrol Cantik Blogger Perempuan with OPPO yang bertemakan ‘Youtube & Instagram: Strategies to Grow Your Audience‘ yang bertempat di 2Madison, Gedung Promanade 20, Jl. Bangka Raya No. 20 Unit B, Jakarta Selatan.

Berikut summary-nya:

Linda Kayhz (Beauty Vlogger)
Bila berani upload video di Youtube, bersiaplah untuk dikritik.
Supaya video ditengok viewers, usahakan meng-upload satu video satu minggu sekali.
Durasi ideal video yang di-upload sekitar 6-8 menit.
Buatlah engangement dengan subscribers atau viewers.
Supaya subscribers betah, buatlah video dengan tema spesifik, tema yang sedang ‘panas’ dan tetap konsisten.
Bila ingin menjadikan vlogging sebagai profesi, buatlah portofolio yang keren di Youtube.
Waktu terbaik untuk membuat video adalah saat ada matahari sebagai cahaya alami.
Ingin menjadi beauty influencer? Harus konsisten dan membuat video atau blog dengan kualitas terbaik.
Kiat menghadapi banyaknya vlogger atau bloggerbaru adalah dengan menjadi diri sendiri.
Sharing-lah hal yang bermanfaat, sharing informasi tentang kegiatan komunitas blogger dengan foto yang berkualitas.

Dan, bagian Lulu Elhasbu ga bisa saya bagikan karena saya kerepotan mengasuh Xiao Dre yang terpaksa saya bawa karena kakaknya, Darren belajar untuk ulangan harian esok harinya dengan didampingi suami saya.

20160306_163735

Oh ya, yang menarik di tempat yang dipilih Blogger Prempuan Network ini, ruangan yang ada penuh dengan benda seni. Lihat saja foto di atas yang membuat saya merasa betah dan tentunya 2Madison ini Instagramable!

Ditambah lagi, staf di 2Madison sangat helpful! Melihat saya membawa bayi dan kesulitan untuk mengambil makanan yang disediakan event ini, ada seorang staf perempuan yang membantu mengambilkan makanan untuk saya.

20160306_164145

Terima kasih Blogger Perempuan, OPPO dan 2Madison!

Sampai jumpa di event-event selanjutnya 🙂

@honeyjosep

 

[BANDUNG] Floating Market Lembang

20141215_171106

20141215_164609

20141215_164527

20141215_163956

Kalian pasti udah tahu salah satu tempat wisata di Lembang yaitu Floating Market yang terkenal itu 🙂

Saya menulis tempat wisata yang satu ini karena ditagih oleh anak saya yang sulung, dia senang sekali ke Floating Market Lembang Bandung.

Pertama kali ke tempat ini beberapa tahun yang lalu dan sudah banyak juga perubahan yang terjadi, tandanya bagus kan manajemen Floating Market Lembang Bandung terus bebenah diri memberikan wisata yang nyaman bagi pengunjungnya.

Biasanya saya akan datang ke Floating Market Lembang Bandung ini saat jam buka sekitar jam 9 pagi, saat matahari belum terik dan tempat wisata masih sepi. Tiket masuk mobil dipatok Rp30.000 dan tiket wisata sebesar Rp15.000 per orang  yang dapat ditukarkan dengan lemon tea/hot cappucino/hot chocolate.

Biasanya, pengunjung yang datang banyak menghabiskan waktu di pasar apung yang penuh dengan aneka jajanan. Kita cukup menukar uang kertas dengan koin yang dapat dibelanjakan di setiap tempat jajan yang ada di atas danau. Tak perlu kuatir, apabila masih ada sisa uang koin, kita dapat menukarkannya kembali dengan uang kertas yang biasa kita gunakan 🙂

Beberapa spot yang biasanya saya kunjungi untuk bermain atau berfoto adalah sebagai berikut:

Duduk duduk didepan danau sambil merasakan semilir angin yang bertiup. Sejak hamil anak kedua, kalau saya main ke FMLB, saya hanya duduk duduk saja di depan danau sambil menunggu anak pertama saya selesai bermain di FMLB.

Taman Kelinci

Keponakan saya menemukan tempat paling asik untuk berinteraksi dengan kelinci. Hanya dengan membayar Rp20.000, kita mendapatkan dua buah wortel sebagai makanan kelinci. Yang paling menarik adalah, di sini anak-anak bebas untuk menghabiskan waktunya sampai bosan.

Becak Mini

Area bermain ini cukup lucu karena becak dibuat seukuran dengan anak-anak dan dikayuh oleh anak-anak. Mereka dapat menikmati permainan ini sebanyak 4 kali putaran dan tiket dihargai sebesar Rp20.000.

Taman Miniatur Kereta Api

20141215_162849

Ini merupakan taman kesukaan putra sulung saya 🙂

Kalau sudah kesini, dia enggan pulang! Memang sih taman ini dibuat bagus, saya pun tertarik untuk mengunjungi taman ini, hanya saja tidak ada pepohonan sehingga panas terik matahari benar-benar terasa di atas kepala.

The Rock

Ada satu taman yang letaknya tidak terlalu keliatan tapi ternyata cantik untuk dijadikan tempat berfoto. The Rock merupakan taman buatan yang desainnya terbuat dari kayu sehingga memberikan kesan natural.

Kalau kalian merencanakan untuk berwisata ke Bandung, kalian bisa melihat rekomendasi akomodasi yang pernah saya review di sini

Selamat berakhir pekan dan berwisata 🙂

-@HoneyJT-

Photography Using Your Smartphone

Minggu lalu saya berkesempatan hadir di salah satu workshop yang diadakan majalah Femina dan PanteneFood Styling & Photography Using Your Smartphone” di The Ice Palace Concert Hall, Lotte Shopping Avenue.

Narasumber workshop ini adalah Fellexandro Ruby (man behind Wanderbites), biasa dipanggil Ruby,  yang saya tahu sebagai @captainruby , juga merupakan salah satu bagian dari keluarga impact factory dan Senior Food Journalist, Tria Agustina.

IMG_20160215_165722 (1)

IMG_20160215_171550

Awalnya Ruby tidak memiliki latar belakang di food industry, pekerjaan terdahulunya adalah di bidang alat berat khususnya excavator namun dia membuktikan bahwa food photography bisa dipelajari.

Food photography adalah tentang R.A.S.A. Food Photography adalah tentang bagaimana kita menerjemahkan foto kedalam rasa yang beragam. Contohnya foto di bawah ini, apa yang kamu rasakan saat melihat foto di sebelah kiri dan kanan? Tentunya ada dua rasa yang berbeda dari kedua foto tersebut.

IMG_20160215_173349

Tips bagi yang ingin serius di food industry, perlu tahu pangsa pasar yang dituju, seperti apa calon customer yang dituju sehingga dari sana dapat ditentukan seperti apa food styling yang diingini.

Dalam food photography, cahaya terbaik yang dipakai adalah cahaya matahari alami mulai jam 7 pagi sampai dengan 5 sore. Sedangkan jam terbaik untuk food photography adalah jam 7 pagi sampai 10 pagi. Perlu diingat bahwa lebih baik kurang cahaya dibandingkan terlalu terang, karena bila gelap foto dapat di-edit menjadi lebih terang.IMG_20160215_182738

Setiap obyek foto memiliki angle terbaik, terus eksplorasi untuk mendapatkan sudut terbaik.

IMG_20160215_183504

Ini salah satu hasil jepretan menggunakan smartphone yang saya punya, Xiaomi Mi4 tanpa blitz.

Jepretan lainnya yang di-comment oleh Tria Agustina bisa dilihat di sini

Terima kasih Femina dan Pantene atas undangannya.

-@HoneyJT-

[LIBURAN LOKAL] Day 4 Coming Home

168614774

Sedih deh karena sudah harus kembali ke Jakarta dan kembali ke rutinitas semula 😦

Bertolak dari Semarang pukul 09.00, kami menyempatkan makan siang di Rumah Makan Prima, Comal, Pemalang

Menjelang Maghrib, kami berhenti untuk makan malam di salah satu rumah makan yang terletak di sekitaran tol Cirebon- Jakarta.

Mau tahu kira-kira berapa ya pengeluaran untuk liburan lokal kali ini? Mampir ke sini aja yuk!

*artikel tentang perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

*artikel tentang perjalanan hari ke-2 dapat dibaca di sini

*artikel tentang perjalanan hari ke-3 dapat dibaca di sini

[LIBURAN LOKAL] Day 3 Ambarawa

Image

Pada hari ketiga ini, bersama rombongan Maxxio kami berwisata ke Museum Kereta Api Ambarawa.

Liputan lengkap tentang museum ini dapat dibaca di sini

Selesai dari museum ini, kami makan siang bersama di daerah yang dinamakan Bandungan tepatnya di Rumah Makan Apung Kampung Rawa.

Image

Bandungan merupakan tempat wisata seperti Puncak, Ciawi, Jawa Barat yang berudara sejuk.

Setelah perut kenyang dengan hidangan khas Jawa Tengah, kami bergegas kembali ke hotel Pandanaran.

Cuaca mulai mendung, saya dan putra saya memutuskan untuk berenang sebentar. Tidak lama kemudian hujan mulai turun, kami pun memberhentikan acara berenang dan bersiap untuk makan malam di pujasera yang ada di sekitar hotel.

Tak lupa kami singgah di salah satu toko yang menjual bandeng presto, oleh-oleh khas Semarang 🙂

*artikel mengenai perjalanan hari kedua dapat dibaca di sini

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

[LIBURAN LOKAL] Day 2 Dieng Plateu

Image

Setelah energi diisi ulang dengan menginap satu malam di hotel Marlin Pekalongan, kami melanjutkan perjalanan menuju Semarang dengan melewati dataran Dieng.

Kawasan wisata Dieng memiliki 8 kawah, 6 danau vulkanik, candi, gua dan teater untuk menonton film tentang gunung api yang ada.

Waktu yang terbatas tidak memungkinkan kami untuk menjelajah kawasan Dieng lebih jauh.

Kami hanya sempat bermain sebentar di kawasan Candi Gatotkaca, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.

Image

Semoga kami berkesempatan untuk menjelajah kawasan Dieng di lain waktu 🙂

Apabila kamu mau ke area ini, pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh dari dinginnya angin yang berhembus.

Hari menjelang sore dan kami memutuskan untuk bergegas menuju Semarang dengan bermodalkan GPS dari Nokia Lumia, kami menembus lembah dan bukit tanpa penduduk.

Sedikit khawatir juga ada orang yang iseng namun bersyukur kami dapat sampai di Semarang sebelum jam 21.00 dan berkumpul dengan teman-teman dari Maxxio

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

 

[LIBURAN LOKAL] Day 1 On The Way to Semarang by car

Oktober tahun 2013, kami sekeluarga pergi ke Semarang bersama dengan teman-teman dari Maxxio

Kami memutuskan berangkat lebih dahulu tidak bersama dengan rombongan, dan singgah di salah satu hotel yang ada di Pekalongan.

Kami memesan voucher penginapan di rajakamar

Berangkat mulai pukul 18.00 dan kami tiba di hotel Marlin, Pekalongan jam 04.00 dini hari.

Image

Memang perjalanan yang melelahkan, bersyukur layanan rajakamar dan hotel Marlin juara… kami mendapatkan kamar yang bebas asap rokok sehingga dapat istirahat dengan nyaman.

Memang hotel Marlin Pekalongan bukanlah hotel bintang lima namun kebersihannya tetap terjaga dan yang terpenting kamar yang kami tempati bebas dari asap rokok.

Buat budget traveller, hotel Marlin Pekalongan recommended!