[Resume Buku] Mindfulness by Ellen Langer

Beberapa tahun belakangan masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah seperti Jakarta, Bandung dan Bali mulai ramai membicarakan dan menerapkan konsep mindfulness. Ketika saya diajak oleh bagian HR untuk memilih buku untuk dibaca dan dibuatkan resumenya, saya begitu takjub karena ada banyak buku bagus yang dapat dibaca. Dan setelah beberapa waktu memilih, saya menjatuhkan pilihan ke buku dengan judul “Mindfulness”.

Mindfulness

Sederhananya, saya penasaran karena istilah mindfulness yang belakangan ini ramai di telinga ternyata sudah ada bukunya sejak tahun 1989. Menariknya lagi, untuk membuat buku ini, pengarangnya yang seorang profesor di bidang psikologi dan bernama Ellen J. Langer sudah melakukan penelitian mengenai mindfulness selama 15 tahun.

Awalnya, Ellen tertarik mengenai konsep mindfulness karena punya pengalaman keluarga yang membuatnya merasa bersalah. Saat itu, nenek Ellen mengeluh merasakan ada ular yang merayap di bawah tengkoraknya dan hal itu menyebabkannya sakit kepala hebat. Dokter yang didatangi nenek Ellen menggangap bahwa beliau sudah tua maka ini adalah hal yang sering dialami oleh orang tua atau pikun sehingga berkata hal-hal yang tidak logis. Maka pada saat keadaan nenek Ellen memburuk, dokter menyarankan memberikan shock treatment kepada beliau dan hal ini atas persetujuan ibunya Ellen. Belakangan baru diketahui bahwa ternyata nenek Ellen memiliki tumor di otaknya sehingga perilakunya tidak seperti orang normal pada umumnya. Dan Ellen beserta ibunya memiliki penyesalan atas kecerobohan mereka.

Buku ini terdiri atas 10 bab (dengan bab 1 berisikan perkenalan) yang akan saya kupas satu persatu.

Bab 1 Introduction
Hidup dengan kesadaran atau pun hidup dengan ceroboh sangatlah umum sehingga hanya sebagian dari manusia menghargai betapa pentingnya dua hal tersebut untuk mengubah kehidupan manusia. Buku ini memberikan fakta tentang dampak psikologis dan beban atas fisik yang ditimbulkan karena kecerobohan. Namun yang terlebih penting, buku ini memberikan pengetahuan akan manfaat bila kita memiliki lebih banyak kendali dan pilihan melalui hidup berkesadaran.

Bab 2 When the Light’s On and Nobody’s Home
Di dalam buku ini diceritakan sebuah perumpamaan, ada yang mengetuk pintu rumah jam 2 dini hari. Anda bangun karena mendengar ketukan di pintu rumah, membuka pintu dan mendapati seorang pria kaya raya yang sedang taruhan dengan istrinya untuk mencari bagian dari kayu yang berukuran 2m x 1m. Dan bila Anda bisa menemukan benda tersebut, Anda akan diberi hadiah Rp100juta. Anda pasti akan berpikir, bagaimana caranya di tengah malam begini saya akan mendapatkan benda tersebut sekaligus uang yang jumlahnya lumayan besar? Hingga akhirnya kamu melewatkan kesempatan tersebut. Keesokan harinya, kamu sedang dalam perjalanan ke kantor dan melihat pekerja mebel yang sedang mengamplas lembar kayu yang berukuran persis 2m x 1m yang akan dijadikan daun pintu, kemudian Anda baru sadar dan bertanya kepada diri sendiri, kenapa ya enggak kepikiran kalau lembaran kayu berukuran 2m x 1m itu berupa daun pintu? Semua disebabkan karena kebiasaan otomatis yang menganggap bahwa daun pintu adalah pintu yang berengsel dan bergagang padahal daun pintu awalnya terbuat dari lembaran kayu. Ini merupakan kecerobohan secara alamiah karena kebiasaan. Ini membuktikan bahwa orang merespon secara ceroboh kepada hal yang akrab sehari-hari daripada secara sadar hadir penuh.

Bab 3 The Root of Mindlessness
Menurut buku ini, hal yang dilakukan secara berulang-ulang (repetition) merupakan akar dari mindlessness dan ini berlaku untuk untuk segala jenis profesi. Hal lain yang membuat seseorang menjadi mindless adalah dengan membentuk pola pikir pertama kali ketika menghadapi sesuatu. Kemudian hal tersebut melekat ketika kita menemui situasi yang hampir sama. Cara kita mengambil informasi pertama kali baik secara sadar atau pun mindlessly menentukan bagaimana kita akan menggunakannya nanti. Seperti contohnya menilai orang pada pertemuan pertama yang menurut Ellen sangat berbahaya karena kita cenderung memberikan label padahal bisa jadi ada hal-hal lain yang positif tentang orang tersebut.

Bab 4 The Cost of Mindlessness
Pada bab ini, dijelaskan akibat dari mindlessness sehingga baik individu maupun korporasi bisa kehilangan potensinya. Orang cenderung untuk berfokus pada hasil usaha seseorang dibandingkan pada bagaimana proses yang seseorang itu lalui saat melakukan sesuatu. Mengalami sebuah proses harus diambil dan dilalui seseorang bila ingin menjadi ahli di bidang tertentu serta membuat kita tidak meremehkan diri kita sendiri. Mindlessness membatasi kendali kita untuk membuat pilihan yang cerdas.  

Bab 5 The Nature of Mindfullness
Mindfullness merupakan keadaan di mana kita berhenti berasumsi. Kunci untuk hidup berkesadaran adalah dengan terbuka terhadap informasi baru dan sadar terhadap berbagai perspektif. Mindfullness berorientasi pada proses. Kesadaran akan proses membuat sebuah keputusan akan memberikan keuntungan kepada si pengambil keputusan. Ini artinya juga sadar akan setiap hasil yang diperoleh dari setiap proses yang terjadi. Bila kita berorientasi pada proses, itu tidak hanya mengasah penilaian kita tetapi membuat kita merasa lebih baik mengenai diri kita sendiri.

Bab 6 Mindful Aging
Usia menjadi satu satunya penanda bahwa apa pun yang terjadi pada pikiran dan tubuh kita di masa mendatang merupakan hasil dari kejadian bertahun-tahun yang lalu. Jika orang yang lebih tuamelakukan sesuatu hal di luar kebiasaan, kita sering kali menganggapnya sebagai pikun. Belum ada kepastian mengenai orang orang yang menua dengan mindfull, apakah karena mereka punya mindset  yang positif tentang menua atau dari hidup berkesadaran. Yang dapat diketahui dari sejumlah eksperimen yang dituliskan di dalam buku ini, bahwa orang orang seperti di atas membuat kita mengerti mengenai menjadi tua dengan lebih baik. 

Bab 7 Creative Uncertainty
Mereka yang dapat membebaskan diri dari kebiasaan lama, terbuka pada informasi baru, dan berfokus pada proses dibandingkan hasil biasanya lebih kreatif terlepas mereka seorang ilmuwan, artis atau koki.

Bab 8 Mindfullness on the Job
Bagi pekerja kantoran, mindfulness mampu meningkatkan fleksibilitas, produktivitas, inovasi, kemampuan kepemimpinan, dan kepuasan diri. Tempat kerja penuh dengan halangan yang tidak disangka-sangka sehingga mampu menurunkan produktivitas. Bagi pekerja yang berkesadaran, halangan yang tidak disangka ini justru menjadi batu loncatan. Perilaku pekerja, berkesadaran atau inovatif tidak bergantung kepada cara manajer memimpin. Bisa jadi bila manajernya seorang yang percaya diri maka anggota tim-nya pun akan terbawa untuk menjadi kreatif.

Bab 9 Prejudice
Untuk dapat hidup berkesadaran, kita harus memiliki pendekatan yang berbeda untuk mengurangi prasangka atau asumsi yang seringkali timbul. Jika kita mengingat bahwa konteks itu penting dan menghadirkan beragam perspektif maka cara kita melihat orang lain juga berubah. Misalnya alih alih berkata, “dia tuli” kita bisa mengatakan bahwa “dia seorang yang memiliki tujuh puluh persen kemampuan untuk mendengar dengan telinganya.”

Bab 10 Mindfulness and health
Sejak kecil kita diajarkan untuk melihat bahwa tubuh dan pikiran terpisah. Kita diberitahu bahwa tongkat dan batu bisa mematahkan tulang namun perkataan tidak dapat menyakiti kita. Namun sesungguhnya tubuh dan pikiran merupakan satu kesatuan. Pemikiran kita menciptakan konteks yang menentukan perasaan kita. Contoh, bila kita memikirkan hal yang sedang susah maka perasaan kita akan menjadi sedih.

Bagaimana caranya kita bisa hidup berkesadaran setiap waktu? Apakah banyak usaha yang dibutuhkan untuk hidup berkesadaran?

Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti sakit kepala, pegal, gangguan pencernaan, depresi, kecemasan, kemarahan, mudah tersinggung dan kehilangan waktu bersama keluarga dan teman.

Cara hidup berkesadaran adalah dengan memilih hal hal penting untuk kita jalani dengan kesadaran. Walaupun kita tidak mungkin untuk bisa sadar penuh atas semua hal di dalam kehidupan, kita tetap bisa mindfull terhadap suatu hal. Dibandingkan terus menerus menginvestigasi banyak hal untuk diselesaikan, orang yang hidup berkesadaran memilih area mana saja yang mau dia fokuskan untuk memberi perhatian penuh terhadap masalah atau pekerjaannya.

Mindfull awareness atas opsi yang berbeda beda memberikan kita kendali yang lebih besar. Rasa memiliki kendali yang besar ini mendorong kita untuk untuk hidup lebih sadar.

Hidup berkesadaran artinya hidup di saat ini, bukan di masa lalu atau pun masa depan. Mindfullness memiliki prinsip dasar seperti membawa dan menguatkan perhatian saat ini, mengenali pikiran dan emosi yang muncul, mengenali sensasi tubuh yang timbul akibat pikiran dan emosi yang timbul, mengasihi diri sendiri, tidak menilai atau menghakimi diri sendiri maupun orang lain.

Hidup berkesadaran memberikan manfaat seperti membantu mengatasi kecemasan, mengurangi stres, mengatasi depresi, membantu mengatasi masalah kesehatan kronis, meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan hormon dopamine, yaitu senyawa kimia yang berperan sebagai penghantar stimuluis (pesan berupa rangsangan) ke sel saraf, baik di otak maupun otot.

Agar dapat menikmati hidup berkesadaran, bisa dimulai dengan hal sederhana seperi bernapas secara sadar, berjalan, berolahraga, menikmati makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut, bersyukur dan menerima kehidupan dengan ikhlas.

Hidup berkesadaran yang kedengarannya mudah tapi faktanya sulit untuk dilakukan. Hidup berkesadaran ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja dengan berbagai macam aktivitas. Jalani hidup berkesadaran secara bertahap dan berkelanjutan. Semakin sering diasah maka akan semakin mudah untuk dilakukan.

Resume buku Mindfullness karangan Ellen J Langer ini saya tutup dengan sebuah kalimat yang terdapat di halaman 152 yang berbunyi,
“Mindfullness is the application of yesterday’s business solutions to today’s problems. Mindfullness is attunement to today’s demands to avoid tomorrow’s difficulties.”

related articles: #DiRumahAja

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Tak hanya rebahan, ini yang saya lakukan di rumah aja

Hello everyone!

Kamu sudah berapa lama di rumah aja? Kalau saya, setelah menghabiskan 75 hari di rumah aja sejak 24 Maret 2020, tapi 8 Juni 2020 saya kembali ngantor.

Lalu, selama 75 hari itu ngapain aja di rumah? Ada meme lucu yang bilang begini:
WhatsApp Image 2020-06-16 at 19.34.35Walau saya termasuk ke golongan milenial matang atau seniornya kaum milenial yang akrab juga dipanggil generasi rebahan, ternyata banyak lho yang saya kerjakan setelah dipikir-pikir 😊

HAL YANG BISA DILAKUKAN SAAT DI RUMAH AJA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

Latihan berkesadaran

Selama di rumah aja, minggu-minggu pertama mungkin saya merasa baik-baik saja karena akhirnya bisa istirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Bisa bangun pagi lebih siang karena biasanya paling enggak saya harus menyiapkan 90 menit atau 1,5 jam lebih awal dari bangun tidur sampai menuju berangkat ke kantor. Masih lagi ditambah perjalanan ke kantor yang memakan waktu 45 menit bila tidak terkena macet. Nah kalau kerja dari rumah, palingan saya hanya menghabiskan 45 menit untuk bangun, sarapan dan bersiap di depan laptop untuk morning briefing harian. Rasanya senang sekali karena saya enggak perlu capek dan stres menghadapi kemacetan ibukota.

Tapi bukan berarti situasi kerja dari rumah saat pandemi itu ideal karena pada kenyataannya, anak-anak juga harus menjalankan pembelajaran jarak jauh yang harus saya dampingi. Wah kalau soal ini, lama-lama saya bisa stres juga karena rebutan gadget dan harus memanajemen waktu dengan baik supaya pekerjaan juga bisa selesai sesuai target.

Supaya enggak tegangan tinggi melulu dan akhirnya stres, saya memutuskan untuk melakukan silent sitting selama 5 menit setiap harinya selama 30 hari lamanya.

Apa sih silent sitting?
Silent sitting atau yang juga bisa diterjemahkan sebagai duduk hening merupakan salah satu latihan untuk memulai hidup berkesadaran. Kenapa saya melakukannya? Karena saya merasa dalam kehidupan serba cepat, saya kehilangan esensi hidup itu sendiri. Makan terburu-buru, aktivitas serba kilat sampai kadang lupa bernapas! Maka saya merasa penting untuk melatih napas dan melatih kesadaran diri.

Silent sitting bisa dipelajari di https://senantiasaberada.com/silent-sitting/ yang diasuh oleh Mas Ivan Deva

Awalnya saya enggak menyangka akan mampu melakukan kebiasaan duduk hening selama 5 menit selama 30 hari berturut-turut. Saya pernah mencoba berlatih napas 4-7-8 yang diajarkan oleh dukun baik hati, Mas Reza Gunawan namun selalu gagal untuk bisa berlatih 2 sesi setiap harinya. Nyatanya, saya berhasil duduk hening 5 menit selama 30 hari, sungguh sebuah prestasi!

Ibadah secara online

Kalau puluhan tahun lalu saya mengikuti retreat dan mengimani bahwa di masa depan setiap orang akan dapat beribadah di denominasi gereja mana pun, dua tahun lalu saya malahan meminta salah satu kakak rohani untuk menyiarkan pelayanan ibadahnya secara live, agar lebih praktis dan dapat dilihat oleh berbagai orang di manapun dan kapanpun. Ide ini memang terdengar nyeleneh tapi itu sih yang saya pikirkan. Tahun 2020, kejadian dong, jemaat tidak perlu lagi datang ke gedung gereja yang megah dan berebut tempat parkir hanya untuk beribadah. Hanya dengan duduk manis di depan layar ponsel ataupun komputer, kita bisa menghadiri ibadah secara virtual.

Menjadi tutor
Masa pandemi COVID-19 menuntut saya untuk jadi tutor anak-anak selama di rumah dengan durasi lebih dari 2 jam per hari! Selama ini saya dan suami memang menyempatkan untuk mengajar anak-anak mengulang pelajaran sekolah di rumah saat sore. Artinya paling lama proses belajar mengajar anak-anak di rumah hanya memakan waktu tidak lebih dari 2 jam, lebih bila akan ada penilaian baik harian maupun akhir. Namun dengan adanya pembelajaran jarak jauh, saya mau tidak mau, suka enggak suka haru bertahan mulai dari jam 09:30 pagi untuk mendampingi si bungsu sampai jam 12 siang, Senin sampai Jumat! Dan untuk si sulung saya harus mendampingi dalam pengambilan nilai tugas harian.

Walau sebenarnya awal tahun ini saya pernah berucap ingin sekali punya waktu lebih banyak bersama anak-anak, tapi bukan berarti saya siap untuk mendampingi mereka khususnya pada saat waktu belajar. Karena sesungguhnya saya memiliki sumbu pendek kalau harus menghadapi anak-anak sendiri dalam hal belajar.

Saya menganggap bahwa belajar merupakan tanggung jawab masing-masing anak sehingga tidak perlu disuruh apalagi harus sampai digebukin supaya mau belajar. Semasa kecil, enggak pernah sehari pun orang tua saya mengingatkan saya untuk  belajar. Saya belajar karena menyadari kalau ini adalah tanggung jawab saya sebagai seorang pelajar. Hal ini juga yang selalu saya tanamkan kepada anak-anak saya terutama si sulung yang sudah duduk di sekolah menengah pertama.

Stres? Sudah pasti tapi bersyukur karena sudah melakukan duduk hening, saya jadi lebih bisa mengidentifikasi emosi dan memanifestasikannya secara baik. Emosi itu enggak usah diabaikan, ditekan atau berusaha menjadi positif tapi yang terbaik adalah bagaimana perilaku yang keluar saat emosi tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Lagi-lagi saya belajar dari mas dukun Reza Gunawan.

Ngabuburit bareng Kecimpring

2018, saya bergabung di sebuah komunitas yang dinamakan Limitless Campus dan bertemulah saya dengan coaches keren yang bernamakan Kecimpring!

Kecimpring adalah komunitas coach, mentor, dan guru yang tergabung dari lintas industri serta lintas profesi. Keberagaman inilah yang membuat komunitas Kecimpring begitu kaya akan ilmu dan keahlian.

Banyak sekali inisiatif keren yang dilakukan oleh Kecimpring di masa pandemic COVID-19. Pertama, kami membuat himbauan untuk di rumah aja dengan berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia. Begitu juga dengan himbauan tunda mudik dengan visual yang cukup bikin ngeri. Tapi himbauan ini malahan diacuhkan karena pemerintah memberikan kelonggaran untuk mereka yang ingin pulang ke kampung halaman jelang Idul Fitri.

Jelang Ramadan, Peggy Putri, salah satu coach di Kecimpring menawarkan kesempatan untuk belajar sambil berdonasi yang dinamakan Ngabuburit Bareng Kecimpring. Karena Kecimpring peduli akan kualitas Angkatan kerja Indonesia saat ini dan yang akan datang, maka komunitas ini membuka diri untuk bermanfaat bagi pengembangan profesional generasi muda Indonesia dengan berbagi ilmu melalui kelas online selama 20 hari sepanjang bulan puasa. Saat ditawarkan, tanpa berpikir panjang saya langsung mengiyakan untuk ikut berbagi soal perencanaan keuangan di masa pandemi.
WhatsApp Image 2020-06-17 at 13.37.42

Dengan menggandeng Help To Help, yaitu komunitas dokter-dokter keren yang menggalang donasi untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) medical grade bagi para pekerja medis di luar Jakarta, Kecimpring menghadirkan 20 pengajar yang kelasnya diikuti oleh 154 pembelajar dan 84 adik bintang Hoshizora. Setelah berjalan selama 20 hari, kami berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp19.850.000 yang digunakan untuk pengadaan 158 buah Hazmat Suit dan disalurkan ke 7 rumah sakit di daerah!
WhatsApp Image 2020-06-17 at 13.39.49

Ikut pelatihan (online course) dan kelas olahraga

Masa pandemi COVID-19 memungkinkan saya untuk mengikuti pelatihan gratis secara online tentang banyak hal, mulai dari pelatihan tentang pekerjaan, karir, yoga, modern dance sampai olahraga! Nanti saya cerita lebih banyak deh soal pelatihan-pelatihan ini!

Semua akan nonton drakor pada waktunya

Saya bukanlah pecinta drama Korea (drakor) bahkan enggak pernah menonton Winter Sonata yang sempat heboh itu. Dulu, saya hanya pernah nonton drama seri Legend of Condor Heroes, Meteor Garden. Tokyo Love Story dan The Ordinary People. Saya enggak nonton drakor karena berpendapat bahwa aktor Korea wajahnya mirip semua sehingga sulit bagi saya untuk membedakan dan terkesan feminin dengan bibir yang sangat kemerahan 😊

Hingga suatu hari saya melihat insta story salah satu teman virtual yang ngomongin soal drakor Crash Landing On You (CLOY), saya jadi penasaran! Bagaimana mungkin teman virtual saya itu bisa nonton drakor karena saya juga tahu kalau dia bukan fans dari kpop atau pun drakor. Apalagi ditambah dengan meme mengenai finale CLOY yang bertebaran di timeline medsos membuat saya akhirnya menonton drakor untuk pertama kalinya!

Sungguh bagi seorang newbie penonton drakor, CLOY merupakan series yang harus dihindari karena membuat saya memilih begadang 24 jam untuk menyelesaikan 16 episode kisah cinta beda negara antara Kapten Ri Jeong Hyeok dengan Yoon Se-ri.

Kenapa saya bilang harus dihindari? Karena chemistry yang terbangun di antara Hyun Bin dan Soon Ye Jin amatlah membuat jiwa kebucinan saya meronta! Kapten Ri digambarkan sebagai sosok yang dingin dan kaku karena memilih untuk tidak mencintai siapa pun setelah kehilangan kakak satu-satunya yang sangat dia sayangi namun takdir berkata lain! Sejak nonton ini, saya jadi selalu menunggu-nunggu berita mengenai pasangan ini! Yes, I am officially a BinJin shipper now! Rasanya senang melihat bagaimana seorang Kim Tae Pyung alias Hyun Bin sering tertawa dan tersenyum bila bersama Soon Ye Jin 😊

Drakor kedua yang saya tonton adalah Itaewon Class, drama mengenai perjuangan seorang yatim piatu menjadi pengusaha restoran yang sukses! Siapa pun yang ingin berwirausaha harus menonton drakor ini, sarat ilmu! I can fly the sky, never gonna stay… lirik OST Itaewon Class yang terus terngiang-ngiang dan enak didengar 😊

images (2)

Menekuni hobi (baru)

WhatsApp Image 2020-06-17 at 14.16.14

Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin menekuni hobi mengurus tanaman namun karena harus bekerja kantoran maka hal tersebut enggak pernah kejadian. Barulah setelah #dirumahaja saya bisa mulai merawat tanaman. Tanaman yang berhasil bertahan selama ini adalah sansiviera dan mudah-mudahan bisa bertunas dan daunnya menjadi semakin banyak!

Nah, itulah 7 kegiatan saya saat harus tetap di rumah saja… Bagaimana dengan kalian?

related article: Di Rumah Aja? Yuk Belanja Online Barang Original di Mapemall

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Buba Soul, minuman boba kekinian yang unik, sehat dan ramah lingkungan

Siapa yang tak kenal boba drink? Kisah penciptaan penciptaan bubble tea diyakini bermula dari seorang pemilik kedai teh di Taiwan, Liu Han-chien yang sedang bosan dan ‘kurang kerjaan’ mencampur pudding tapioka ke dalam es the miliknya. Tak disangka, ia justru menemukan cita rasa unik ketika menyandingkan kenyalnya pudding tapioka bersama dengan seruputan teh. Boba menjadi salah satu minuman popular pada 2019 terlebih karena viralnya handsfree boba tea challenge dan tantangan minum 5 liter boba dalam 12 jam! Tentu saja tantangan minum 5 liter boba dalam 12 jam menimbulkan pertentangan di antara netizen dan juga dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Gia Pratama, seorang dokter IGD di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta mengatakan, “Darahmu itu jumlahnya ya segitu, 5 liter. Masak mau kamu guyur sama 5 liter air gula plus boba? Gula segitu bakal nurunin daya tahan tubuhmu. Dan di kondisi sekarang menghadapi virus Corona, kamu sangat amat butuh daya tahanmu yang optimal.”

WHO menganjurkan konsumsi gula harian sebanyak 10 sendok teh per orang, ini setara dengan lebih kurang 45gram. Nyatanya, orang Indonesia rata-rata mengonsumsi gula sebanyak 50 sendok teh per harinya, setara dengan lebih kurang 225gram alias hampir ¼ kg! Hal inilah yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit diabetes. Selain itu, keseringan minum boba drink juga bisa mengganggu sistem pencernaan yang penyebab utamanya tak lain adalah boba itu sendiri.

Nah, supaya kamu tetap bisa minum boba tanpa menghadapi risiko penyakit yang sudah saya sebutkan di atas, bagaimana kalau minuman favoritmu itu dipadukan dengan rempah-rempah tradisional Indonesia?

PT Buba Prima Svastarini, sebuah perusahaan start up di bidang makanan dan minuman meluncurkan gerai minuman boba bernama Buba Soul. Beda dengan boba lain di pasaran, Buba soul menjual boba sehat dengan campuran rempah khas Indonesia (teh, kopi, cokelat, kunyit, temulawak, jahe, kayu manis, dan sereh) sehingga tercipta cita rasa yang terbilang unik.
20200227_134101
Apa yang membedakan Buba Soul dari boba drink lainnya, selain menggunakan rempah-rempah khas Indonesia? Co-founder Buba Soul, Dewi Rotua Silalahi menyatakan bahwa, “Kalori yang terkandung di dalam Buba Soul relatif rendah, yaitu sebesar 100-300 kalori.”
20200227_141226

Selain itu, Buba Soul ingin mendukung petani lokal dan mengembalikan kejayaan rempah-rempah asli Indonesia sehingga meningkatkan daya saing hasil pertanian atau perkebunan dengan mengubah komoditas menjadi produk gaya hidup masa kini yang memiliki nilai tambah.

Buba Soul juga menggunakan kemasan yang ramah lingkungan (biodegradable and compostable) dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ini juga yang menjadikan Buba Soul sebagai pioneer dalam menggerakkan industri bubble drink atau boba drink yang bertanggung jawab untuk kesehatan dan lingkungan.

Berbagai varian rasa Buba Soul yang unik yaitu, Golden Turmeric (kunyit susu), Royale Rosela, Butterfly Pea Flower (kembang telang), Curcuma Lemonade (temulawak) dan lainnya. Tersedia juga pilihan topping sesuai selera seperti boba atau pearl, nata de coco dan aloe vera. Buba Soul dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp25.000 – Rp45.000 per gelas.

Kamu bisa mulai menikmati Buba Soul dengan mengunjungi gerai pertamanya yang berlokasi di f2, fX Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan. Tidak hanya menyediakan minuman boba, Buba Soul juga menawarkan makanan ringan yang cocok untuk dinikmati bersam manisnya minuman Buba Soul. Kamu juga bisa hang out di gerai Buba Soul yang instagramable dan berkapasitas 35 orang. Atau bisa juga sebagai pilihan tempat bekerja karena gerai Buba Soul dilengkapi dengan fasilitas internet gratis!

Buba Soul (PT Buba Prima Svastarini)
Creco Research Building
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 37A, Menteng, Jakarta 10310
P. +62 21 212 32 498
Website | Instagram

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Glamping di Trizara Resort

Saya, bukan anak gunung tapi saya pernah camping di tenda terpal, masak dan makan seadanya, dan tidur dengan alas plastik tanpa bantal dan guling. Saat itu umur saya hanya belasan tahun, pengalaman pertama. Saya juga jadi kangen ingat pernah masuk ke Baduy luar karena program karyawisata SMA. Sayangnya waktu itu karena sedang dapat tamu bulanan, saya gagal masuk sampai Baduy dalam. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya punya kesempatan untuk masuk ke Baduy dalam. Nah, ngomongin soal camping, minggu lalu saya merasakan glamping di Trizara Resort. Rejeki saya bisa glamping di Trizara Resort karena acara outing kantor.

Glamping sendiri merupakan singkatan dari glamourous camping yaitu menginap di tenda dengan fasilitas yang tidak kalah mewah dari hotel bintang lima. Pengalaman pertama saya mencoba glamping ya di Trizara Resort ini. Awalnya saya punya kekhawatiran terutama kepada hal yang berhubungan dengan sanitasi.

Semua kekhawatiran saya lenyap seketika saat melihat restroom yang tersedia dekat dengan restoran. Kalau di luar saja standar restroom-nya bersih, yakin deh kamar mandi di dalam tenda pun akan sama bersihnya.

Saat tiba, pengunjung disambut gerbang putih ala Arc de Triomphe dan hamparan karpet rumput yang bertuliskan TRIZARA.
IMG20200306112319

Sayangnya, hampir semua keluhan dari pengunjung adalah telatnya check in. Padahal, peraturannya tertulis dengan jelas bahwa waktu check in adalah jam 14:00 dan waktu check out 12:00. Saya baru mendapatkan tenda saya jam 17:00. Alasannya, tamu sebelumnya yang check out terlambat. Untung saja kegiatan outing cukup padat sehingga rasa sebal saya teralihkan.

Jangan kuatir, walau lokasinya cukup jauh dari lobby, Trizara Resort menyediakan “taksi” untuk mengangkut bawaan dari lobby ke tenda.
IMG20200306124118
KAMAR

Trizara Resort memiliki total 47 tenda yang terdiri dari 4 tipe, yaitu:
  • Zana (sentuhan): 2 person, rate: Rp. 1.488.000,-nett
  • Netra (penglihatan): 2 person, rate: Rp. 1.688.000,-nett
  • Nasika (penciuman): 4 person, rate: Rp. 1.988.000,-nett
  • Svada (rasa): 4 person, rate: Rp. 2.188.000,-nett

Harga di atas sudah termasuk sarapan dan dapat berubah sewaktu-waktu.
kamar trizara

Saya menempati kamar Svada 08 yang pemandangannya langsung ke Gunung Tangkuban Perahu.
20200307_055245
Fasilitas di dalam tenda Svada lengkap layaknya hotel dan bikin betah.

  • Kasur? Begitu masuk kamar, terdapat 1 kasur berukuran queen dan kasur bertingkat 2 in 1 berukuran single
  • Furniture? Kamar dilengkapi dengan peti untuk menyimpan barang, meja, rak, dan electric kettle. Tidak ada AC tapi ada kipas angin di kamar ini. Tapi, siapa sih yang butuh AC di Lembang? Secara udah dingin kan hehe.
  • Kamar mandi? Tenang saja, super bersih, di dalam tenda dan ada air panasnya.
  • Electric socket? Tersedia banyak, jadi tetep bisa isi ulang baterai ponsel tanpa rebutan.
  • WifiAda dong biar media sosial jalan terus

Terus, ngapain aja sih di Trizara Resort? Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini lho!

10-2

pic courtesy of kopertraveler.id

Kalau soal makanan, waktu makan siang yang menunya enak banget dan cocok di lidah sedangkan makan malam dan sarapannya biasa aja.

Overall, glamping di Trizara Resort menyenangkan cuma durasinya kurang lama padahal masih banyak yang bisa di-explore lagi. Saya kasih 4* out of 5 karena cocok buat liburan keluarga juga!

TIPS

  • Bawa jaket atau sweater yang tebel ya, jangan sok kuat karena anginnya waktu malem berasa banget!
  • Bikin rencana mau ngapain aja. Kalau blogger macam saya udah pasti perbanyak stok foto karena spot-nya bagus! Bawa props sebanyak-banyaknya dan tukang foto!
  • Bangun sepagi mungkin walau udara dingin biar bisa capture sunrise. Rugi kalau bangunnya kesiangan
  • Have fun go mad!

20200307_111833

Trizara Resort
Jl. Pasirwangi Wetan, Lembang, Bandung – Indonesia 40391
P. +62 22 8278 0085

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Goodbye Porto, till we meet again

Hello everyone!

Artikel ini merupakan bagian dari akhir cerita saya mengunjungi kota Porto, Portugal di tahun 2018. Ya, ternyata butuh waktu lama untuk menyelesaikan rangkaian cerita perjalanan tersebut. Apalagi kalau menuis sebuah novel seperti yang Dee Lestari tulis ya?! Makanya proses menulis kreatif itu harus dihargai karena sejatinya enggak mudah Jenderal!

Masih ingat satu jalan dekat Livraria Lello yang menjadi pasar kaget kala akhir pekan tiba? Pasar kaget ini terletak di sepanjang jalan Rua Galeria de Paris. Di pasar ini, saya tertarik membeli beberapa kerajinan lokal yang dijual. Kolega saya melirik aksesoris sedangkan saya, penasaran dengan wine jelly, selai yang terbuat dari wine. Selai yang dipasarkan secara sederhana ini memiliki kemasan yang cukup menarik dan tersedia dalam berbagai pilihan rasa. Ada rasa original, jeruk, raspberry, strawberry dan lainnya. Saya pun membeli rasa original dan dicampur dengan varian lainnya.

Wine jelly Porto

Wine Jelly Porto, Portugal

Menurut saya, ini salah satu buah tangan unik buatan Porto yang belum bisa saya jumpai di Indonesia. Saya tujukan wine jelly ini untuk suami dan pembina rohani kami. Jangan tanyakan harga wine jelly ini karena saya benar benar sudah lupa harganya. Tapi yang pasti, harganya tidak sampai Rp50ribu!

Aksesoris lain yang menarik saya untuk dibeli adalah gelang yang terbuat dari kulit dengan nama yang terukir. Saya pernah melihat seorang teman yang membuat gelang seperti ini di negeri little red dot alias Singapura.

baca juga: #QMSenangLiburan

Tapi setelah beberapa kali mengunjungi Singapura, saya selalu tidak berhasil menyambangi tempat pembuatan gelang seperti ini! Makanya saya memutuskan untuk membeli khusus bagi keluarga kecil saya supaya bisa kompakan pakai gelang tersebut. Keempat gelang ini saya beli seharga EUR10.00 (setara dengan Rp152.000)
gelang porto by honeyjosep.wordpress.compengrajin gelang Porto by honeyjosep.wordpress.comharga gelang Porto by honeyjoep.wordpress.com

Setelah merasa tidak ada lagi barang unik yang bisa saya bawa pulang sebagai buah tangan di pasar kaget ini, saya pun mampir ke sebuah toko yang terletak tidak jauh dari lokasi pasar kaget ini. Toko yang bernama A Vida Portuguesa ini menjual segala pernak pernik khas Porto. Terletak satu menit dari Livraria Lello, tepatnya di jalan Rua de Candido Dos Reis 36, Porto, Portugal.
A vida portuguesa by honeyjosep.wordpress.com

A Vida Portuguesa merupakan sebuah tempat di mana kamu bisa mengingat masa kecilmu dengan berbagai produk yang dibuat turun temurun generasi ke generasi. Di A Vida Portuguesa saya membeli miniatur perahu yang dapat dirakit sendiri untuk anak sulung saya yang memang menyenangi hal yang berbau vintage.
perahu layar Porto by honeyjosep.wordpress.com

Selain itu, saya juga membeli cokelat yang bungkusnya bisa menjadi tempelan kulkas. Hayooo, siapa yang senang mengkoleksi tempelan kulkas dari negara-negara yang dikunjungi? Cokelat ini merupakan pilihan terbaik karena selain bisa merasakan cokelat khas Porto, kamu juga bisa mengkoleksi tempelan kulkas yang terbuat dari cork! Harga barang yang dijual di  pun cukup terjangkau.

Porto Chocolate

kemasan cokelat bisa jadimagnet kulkas!

Oh ya, kalau kalian memutuskan untuk ke Porto dan mau tinggal dekat dengan daerah ini, ada sebuah guest house yang letaknya persis di depan pasar kaget ini, namanya Guest House Porto Clerigus. Guest house ini terletak di jalan Rua Galeria De Paris, 48, União de Freguesias do Centro, 4050-284 Porto, Portugal.

Guest House Porto Clerigus

mudah-mudahan ada rezeki nginep di sini suatu saat nanti 🙂

Semoga rangkaian cerita ini bisa menjadi salah satu referensi untuk mengunjungi Porto, Portugal ya! 🙂

related articles:

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

 

Bebas Nyeri Tulang Belakang

Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2019 dan tahun baru selalu membawa pengharapan baru yang lebih baik. Bukan hanya dalam hal ekonomi atau pun kehidupan sosial, namun pengharapan bisa juga dalam bidang kesehatan. Sebagian orang pernah atau bahkan sering mengalami rasa nyeri pada bagian tulang belakang. Tidak terkecuali saya yang pekerja kantoran dan bekerja di depan komputer cukup lama sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman di leher, punggung dan pinggang. Nyeri tulang belakang sebenarnya bukan hal yang baru bagi saya. Tahun 2013 silam, Mamih (panggilan saya untuk ibu) mengalami sakit sehingga kesulitan berjalan akibat saraf terjepit di tulang belakang. Bersyukurnya, Mamih bisa melewati masa sulit itu tanpa operasi. Walau demikian, saya masih mencari informasi mengenai nyeri tulang belakang agar bisa tetap menjaga kesehatan pribadi maupun orang orang yang saya cintai sehingga dapat beraktivitas dengan baik.

Minggu, 29 Desember 2019 bertempat di Auditorium RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur, saya mendapatkan pencerahan secara langsung dari dr. Wismaji Sadewo, Sp BS (K) mengenai nyeri tulang belakang.
WhatsApp Image 2019-12-29 at 08.39.28

Menurut dr. Wismaji Sadewo, Sp BS (K), nyeri tulang belakang bisa diderita oleh siapa saja, pria – perempuan – dewasa hingga anak anak. Di beberapa kasus, nyeri tulang belakang bisa hilang dengan sendirinya. Nyeri tulang belakang merupakan masalah yang umum dialami oleh 80% orang Amerika. Sementara, di Indonesia ada sebanyak 18% orang yang memiliki masalah nyeri tulang belakang. Angka ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia orang Indonesia. Nyeri tulang belakang merupakan rasa sakit yang terjadi di sepanjang tulang belakang mulai dari dasar leher sampai ke tulang ekor.
WhatsApp Image 2020-01-01 at 05.39.37

Nyeri tulang belakang juga menjadi alasan terbanyak untuk pekerja izin sakit dari tempat kerja. Mengapa demikian? Hal ini erat kaitannya dengan struktur tulang belakang manusia. Seperti yang dapat dilihat dari gambar di bawah, manuia memiliki 33 ruas tulang belakang yang terdiri dari 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang dan 4 ruas tulang ekor.
tulang-belakang

Bila salah satu ruas saja sakit, maka akan menimbulkan nyeri bukan kepalang. Tentunya nyeri tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mulai dari tidur tidak enak, duduk tidak nyaman sampai bernapas! Nyeri yang ditimbulkan dari tulang belakang yang bermasalah tidak melulu terasa di belakang tubuh. Rasa nyeri tersebut bisa dirasakan di mana saja, mulai dari kepala sampai jempol dan telapak kaki.

Faktor penyebab nyeri tulang belakang

Nyeri tulang belakang biasanya timbul akibat adanya permasalahan pada ruas tulang belakang (vertebrae) dengan jaringan di sekitarnya seperti otot, pembuluh darah atau saraf. Permasalahan pada ruas tulang belakang dipicu oleh aktivitas sehari-hari yang kurang benar, misalnya sikap duduk yang salah, mengangkat benda berat, penggunaan high heels sepanjang hari tanpa istirahat hingga posisi tidur.

Penyebab lainnya bisa juga dikarenakan usia, pekerjaan (contoh atlet), stress, trauma hingga terkilir karena kesalahan saat mengangkat beban yang berat. Ada juga kelainan bawaan pada tulang belakang yang menyebabkan rasa nyeri pada tulang belakang

Melihat penyebab nyeri tulang belakang yang sangat beragam maka metode pengobatannya pun juga tergantung pada pencetusnya.

Pengobatan yang dapat dilakukan bila nyeri tulang belakang menyerang, di antaranya:

Obat-obatan
Pemberian obat pereda rasa sakit dapat mengurangi rasa nyeri pada tulang belakang yang disebabkan oleh saraf atau otot yang membengkak. Obat ini bekerja dengan cara menganggu sinyal rasa sakit.

Terkadang seseorang dengan keluhan nyeri tulang belakang memerlukan relaksan otot yang bertindak sebagai depresan sistem saraf pusat yang dapat mengurangi rasa sakit akibat otot tegang atau kejang.

Ada juga pemberian obat yang bekerja dengan cara mengubah persepsi rasa sakit seseorang dengan melemahkan sinyal yang dikirim ke otak. Obat ini tergolong jenis narkotika dan paling sering digunakan untuk mengobati nyeri jangka pendek yang intens, seperti nyeri akut setelah operasi. Karena efek sampingnya yang cukup berbahaya dan membuat kecanduan, obat ini tidak diperkenankan untuk digunakan dalam jangka panjang.

Injeksi Epidural
Injeksi ini dilakukan dengan memasukkan obat seperti steroid ke bagian luar kantung dural yang mengelilingi sumsum tulang belakang. Tindakan ini dapat mengurangi rasa sakit dengan cara mengurangi peradangan pada saraf yang terjepit.

Fisioterapi
Tujuan dari dilakukannya fisioterapi adalah mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena nyeri tulang belakang.

Akupuntur
Teknik pengobatan yang berasal dari Cina ini dilakukan dengan cara memasukkan beberapa jarum ke titik titik tertentu dari area yang menyebabkan rasa sakit.

Olahraga
Salah satu upaya untuk mengobati nyeri tulang belakang adalah dengan melakukan olahraga. Dengan berolahraga, seseorang dapat memperbaiki struktur tulang belakang dan merelaksasi otot. Olahraga yang sesuai seperti berenang, pilates dan terutama yoga tidak hanya merelaksasi otot namun juga memberikan efek menenangkan pikiran.

Orang bijak berkata, lebih baik mencegah daripada mengobati. Inilah beberapa pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari nyeri tulang belakang:

Latihan penguatan otot perut (core strenghtening).
Olahraga dapat meningkatkan kekuatan, daya tahan tubuh serta mendukung otot-otot Anda untuk bekerja lebih efektif. Membangun otot yang kuat dan lentur akan memacu metabolism tubuh bekerja lebih baik untuk menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Menjaga pola makan sehat.
Asupan nutrisi yang kita makan sehari-hari memengaruhi kekuatan tulang punggung dan sekitar tulang belakang. Tidak hanya itu, pola makan yang baik juga dapat menjaga berat badan dan mencegah kerusakan tulang belakang karena nutrisi yang cukup.

Perbaiki posisi tubuh.
Memperbaiki posisi dan postur tubuh memberikan pengaruh yang signifikan sebagai upaya mencegah nyeri tulang belakang. Kesehatan tulang belakang ditentukan dari bagaimana posisi kita saat berdiri, duduk, berkendara dan berbaring.

Seimbangkan berat tubuh pada kedua tungkai. Berdirilah dengan punggung tegak dan kepala tegak serta tungkai lurus.

Untuk menjaga posisi tubuh tetap ideal selama bekerja (mengetik) di kantor, siku harus diposisikan membentuk sudut 90 derajat dengan posisi keyboard selalu sejajar dengan perut. Posisi duduk harus diubah secara teratur setidaknya tiap setengah jam.

Saat berkendara, sesuaikan jarak kursi hingga pedal tepat berada dalam jangkauan nyaman. Pastikan punggung bawah tersangga dengan baik dan postur tubuh tegak. Selain itu, pastikan kaca spion berada paa sudut tepat sehingga tidak perlu terlalu banyak menengok atau memutar tubuh ke belakang atau samping.

Saat tidur, alasi kepala dengan bantal yang tidak terlalu tinggi sehingga membuat leher tertekut. Pastikan alas tidur cukup tebal untuk menjaga tulang belakang tetap lurus dan dapat menopang Pundak dan bokong dengan baik.

Jangan sembarangan mengangkat barang.
Dalam kebanyakan kasus, orang sering mengalami nyeri tulang belakang akibat cedera saat memaksakan mengangkat atau membawa barang yang berat tanpa adanya bantuan. Selain itu, bagi beban berat benda yang dibawa secara merata pada dua tangan atau sisi tubuh terutama ketika sedang membawa belanjaan. Ketahui kemampuan untuk mengangkat barang dengan memastikan kekuatan diri sendiri dan beban barang.

Demikian pejelasan dr. Wismaji Sadewo, Sp BS (K) mengenai nyeri tulang belakang dan jika kamu mengalami nyeri di tulang belakang terus menerus, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter yang melayani di RS Premier Jatinegara. RS Premier Jatinegara ini berdiri sejak 2010 dan merupakan rumah sakit tipe B yang melayani 24 jam dalam seminggu untuk seluruh pasien, baik umum, asuransi maupun BPJS. Saya juga teringat kalau dulu saat Mamih harus melakukan pengecekan menyeluruh kala saraf terjepit, kami dirujuk ke RS Premier Jatinegara untuk melakukan Magnetic Resonance Imaging (MRI) dengan alat yang lebih baru dan canggih sehingga diagnosa bisa tepat dan akurat.

Kalau kamu ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai pelayanan RS Premier Jatinegara, meluncur saja ke

RS Premier Jatinegara
Alamat: Jl. Jatinegara Timur No 85-87, Jakarta 13310
Telepon: (021) 1500908
Website: rs premier jatinegara
Fan Page: RS Premier Jatinegara
Twitter: @RSPremierJtngra
Instagram: @rspremierjatinegara

 

 

Pesona Livraria Lello

Hello everyone!

Di hari terakhir kunjungan ke Porto, Portugal yang jatuh pada hari Minggu, 20 Mei 2018, saya dan kolega memutuskan untuk mengunjungi perpustakaan di mana pengarang novel Harry Potter, J.K Rowling menulisnya. Perpustakaan terkenal itu bernama Livraria Lello. Kami pun memutuskan untuk berjalan kaki karena dari hotel Eurostar Das Artes ke Livrario Lello hanya berjarak 1,7 kilometer yang bisa ditempuh dalam tujuh menit.

Sebelum sampai ke Livraria Lello, kami mampir ke beberapa spot tempat yang cukup menarik. Di antara semua deretan toko yang tutup,  saya menemukan sebuah toko art & crafts yang cukup ramai dikunjungi. Kebetulan saya ingin membeli beberapa oleh-oleh dan juga didorong oleh rasa penasaran atas barang apa saja yang terjual di sana.

Toko art & crafts yang bernama Bairro Arte ini menjual pernak pernik barang yang menggemaskan. Tentu saja saya enggak memfoto barang-barang di toko ini karena mencoba menghargai penjaga toko. Saya membeli beberapa barang di Bairro Arte sebagai oleh-oleh dan buat saya sendiri sebuah peta yang bisa digosok untuk menandakan kota atau negara mana saja yang sudah saya kunjungi 😊

Mampir ke sini untuk mengetahui lebih banyak tentang Bairro Arte yang terletak di Rua de Cedofeita 259, Porto, Portugal 😊

Selesai berbelanja di Bairro Arte, saya dan kolega melanjutkan perjalanan menuju Livraria Lello. Kami melewati Fonte dos Leoes (Fountain of the Lions). Air mancur ini dibuat pada abad ke-19 sebagi upaya untuk menyediakan sumber air bagi kehidupan di kota Porto. Saya diam-diam memotret seorang perempuan yang sedang asyik membuat sketsa Fonte dos Leoes ini dan sangat bagus!

Fonte dos LeoesFountain of Lions

Saat saya mendekati Fonte dos Leoes pun, saya jadi terkagum karena begitu detail dan cantik.

Di sepanjang jalan menuju Livraria Lello, saya menemukan banyak kedai kopi berjejeran dan pengunjungnya banyak memilih untuk menikmati kopi di luar ruangan sambil ngobrol. Ini gambaran kedai kopi yang sering saya lihat di film-film, andai saja di Jakarta tersedia kedai kopi seperti ini tentunya akan menarik sekali!

Kami pun tiba di Livraria Lello, perpustakaan yang terkenal itu!
Livraria Lello

Untuk masuk dikenakan tiket sebesar 5 Euro yang dapat ditukarkan dengan membeli buku. Sayangnya d hari Minggu, antrean untuk masuk ke Livraria Lello cukup panjang mengular.
Public at Livraria Lello

Kami pun memutuskan untuk tidak ikut mengantre masuk karena harus kembali ke hotel untuk berkemas dan menuju bandara untuk penerbangan pulang saat jam makan siang tiba. Optimis saja, ini artinya saya harus kembali lagi suatu saat nanti bersama dengan anak-anak kalau mereka sudah kenal dengan petualangan Harry Potter amin aja dulu 😊

Walau sedikit kecewa karena tidak masuk ke dalam Livraria Lello, kami pun menghibur diri dengan menjelajah sekitar perpustakaan ini. Emang deh kota Porto itu menyimpan hidden gem di setiap sudut kotanya. Enggak heran ya di tahun 1996, kota Porto dinobatkan sebagai UNESCO World Heritage.

Saya pun menemukan sebuah lokasi seperti pasar kaget di Minggu pagi! Ada banyak pernak pernik yang dijual di sepanjang jalan Rua Galeria de Paris 48, 4050-284 Porto, Portugal. Penasaran apa saja yang dijual di jalan ini?

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya!

related articles:

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Mari Ikut Jaga Lingkungan dengan Tupperware Eco Bottle 1,5 liter

Tupperware.

Apa yang terbayang dalam benak kamu saat mendengar kata yang satu ini? Sebagian besar pasti langsung membayangkan kotak bekal plastik atau botol minum plastik dengan ragam warna yang cerah. Saya pertama kali tahu Tupperware saat duduk di bangku SMA, karena teman sebangku saya membawa bekal makan siang dengan menggunakan produk ini. Ketika sudah bisa menghasilkan uang, produk pertama Tupperware yang saya beli adalah tumbler bertutupnya yang heits! Dan sejak saat itu, saya jadi pengguna setia produk Tupperware.

Earl Tupper, seorang yang berkebangsaan Amerika merupakan pencipta Tupperware dan mulai memasarkan produk ciptaannya pada tahun 1946. Tupper merupakan seorang ahli kimia yang banyak bereksperimen dengan plastik, sebuah bahan yang baru, tidak popular, berbau khas dan tampilannya buruk. Namun Tupper berhasil menciptakan wadah plastik yang waterproof dan kedap udara untuk menyimpan makanan agar tetap segar di dalam kulkas. Selain itu, wadah ini dapat disusun di dalam kulkas sehingga terlihat rapi.

Selain terkenal akan kotak bekalnya atau tumbler bertutupnya yang legendaris, Tupperware juga memiliki banyak ragam produk yang tidak kalah menarik. Seperti toples camilan, piring, gelas, sendok, rantang, pemarut keju dan yang terbaru adalah botol minum yang dinamakan Eco Bottle.
Tupperware Eco Bottle 1,5 liter
Saya merupakan salah seorang yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan akan air minum enam sampai delapan gelas sehari. Karena apa? Tahukah kamu kalau 50% dari berat tubuh manusia, komponennya adalah air? Apakah kamu tahu juga kalau 80% komposisi otak adalah air? Makanya kalau kurang minum kamu jadi kurang fokus bukan?!

Kekurangan air di dalam tubuh bisa menyebabkan kelelahan, pusing atau pening dan mempengaruhi elastisitas kulit lho. Duh, jangan jangan kulit wajah mulai keriput karena kurang minum!

Untuk menentukan apakah kita cukup minum air putih atau tidak, kita bisa mengecek warna urine. Jika warnanya jernih dan tidak berbau, berarti tubuh kita terhidrasi dengan baik. Tapi, jika urine berwarna kuning dan berbau kuat, ini adalah pertanda kurangnya cairan di tubuh kita.

Nah, supaya takaran air minum yang saya minum secara harian cukup, sekarang saya menggunakan Eco Bottle dengan kapasitas 1,5 liter. Biasanya kalau menggunakan gelas, saya seringkali lupa menghitung sudah berapa banyak gelas yang saya minum. Jadi lebih mudah dengan Eco Bottle kapasitas 1,5 liter karena saya jadi tahu bahwa air minum yang harus saya konsumsi dengan menghabiskannya dari Eco Bottle kapasitas besar ini.

Selain itu, kalian juga tahu kan kalau saya juga sedang berusaha meminimalisasi sampah plastik? Nah dengan membawa Eco Bottle 1,5 liter, saya mengurangi pemakaian air minum kemasan botol plastik sekali pakai. Yang artinya juga saya membantu untuk tidak menambah sampah plastik yang sulit sekali terurai dan meminimalisasikan carbon footprint yang timbul akibat produksi air minum kemasan.

Kelebihan Tupperware Eco Bottle 1,5 liter:

  • Eco Bottle 1,5 liter merupakan produk terbaru dari Tupperware yang kamu bisa dapatkan mulai Oktober 2019
  • Eco Bottle 1,5 liter berbahan 100% food grade sehingga aman untuk digunakan dalam jangka waktu lama
  • Eco Bottle 1,5 liter menggunakan flip cap  yang mudah untuk dibuka dan ditutup. Flip cap bisa ditukar satu sama lain untuk memberikan kesan yang berbeda
  • Ada dua varian warna menarik yang tersedia yaitu biru dan ungu
  • Tutupnya rapat sehingga aman untuk dibawa kemana pun saat beraktivitas
  • Eco Bottle 1,5 liter bentuknya ergonomis sehingga nyaman saat digenggam dan mudah untuk dibawa kemana-mana

Kalau kamu tertarik untuk mencoba Eco Bottle 1,5 liter atau menambah koleksi Tupperware kamu dengan Eco Bottle 1,5 liter, meluncur saja ke

Tupperware Indonesia
Alamat: Gedung South Quarter, Tower A Lantai 12, Jl. RA Kartini Kav 8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430
Telepon: (021) 2966 1750 (hunting)
Email: customer@tupperware.com
Website: tupperware.co.id
Fan Page: Tupperware Indonesia
Twitter: @tupperwareID
Youtube: Tupperware Indonesia
Instagram: @tupperwareid
Jam operasional: Senin-Jumat (08:30-17:00 WIB)

Thank you for reading this collaboration article with Tupperware Indonesia and Clozette Indonesia. I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Lost in The Porto Cathedral

Kalian masih ingat kan kalau saya pernah ketinggalan pesawat saat menuju Porto (Portugal) dari Munich (Jerman)? Ternyata pengalaman merasakan kesendirian tetap juga saya alami saat mengunjungi The Porto Cathedral, ceritanya Lost In The Porto Cathedral 😊

Sehabis mengunjungi The Church of Saint Francis dan berbelanja buah tangan di Boutique Concept Store, saya dan teman-teman mengunjungi The Porto Cathedral. Jarak dari Boutique Concept Store menuju The Porto Cathedral hanya sepanjang 290 meter dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 4 menit.

Tidak sulit untuk menemukan The Porto Cathedral karena berdekatan dengan statue of Vimara Perez. Sedikit sejarah mengenai Vimara Perez, dia merupakan seorang terpandang di abad ke IX dan merupakan orang pertama yang memerintah Portugal.
Statue of Vimara Perez, Porto, Portugal

Sebelum tiba di The Porto Cathedral, dua orang teman saya mencoba untuk mengunjungi stall penjual ikan di sebelah kanan jalan yang agak menurun. Saya dan beberapa teman lainnya sibuk memotret diri 😊

#neiiPRTtrip

Tidak berapa lama, kedua teman saya kembali dengan tangan kosong karena kebanyakan stall ikan sudah tutup padahal kami sudah membayangkan bisa menyantap ikan segar yang diolah di apartemen tempat teman saya menginap nanti.

Perjalanan pun kami lanjutkan dengan memasuki area The Porto Cathedral yang sangat luas.

#neiiPRTtrip

Kami langsung masuk ke dalam Cathedral dan tidak dipungut bayaran alias gratis. Ternyata di dalam sudah banyak orang yang berdatangan untuk berdoa dan sebagian juga turis seperti kami. Saya pun mengambil posisi di tempat duduk yang tidak terlalu penuh dan memandangi setiap sudut The Porto Cathedral sedangkan teman-teman saya bergerak ke depan.

#neiiPRTtrip#neiiPRTtrip#neiiPRTtriphttps://www.instagram.com/honeyjosep/

Karena keasyikan menikmati indahnya interior katedral ini, saya tidak menyadari kalau teman-teman saya sudah berpindah ke ruangan yang lain dan entah di mana mereka berada. The Porto Cathedral merupakan gabungan dua bangunan persegi dengan dua buttresses yang masing-masingnya memiliki kubah sebagai atapnya.

#neiiPRTtrip

a huge Porto Cathedral with two buttresses

Saya berusaha untuk mencari teman-teman dengan arah menuju ke kanan, namun sayang sekali petugas melarang masuk karena area tersebut sedang dalam perbaikan. Alhasil, karena semakin ramai, saya memutuskan untuk keluar bangunan utama dan berjalan menuju monumen yang terletak di luar. Untuk menghabiskan waktu sambil menunggu teman-teman saya keluar dari The Porto Cathedral, saya selfie saja deh! Saya swafoto di area seperti monumen dengan matahari di atas kepala. Anehnya walau matahari ada di atas kepala tapi udaranya sejuk sehingga saya tetap nyaman saja berswafoto di bawah terik mentari.

Dan salah satu hal yang seringkali saya lakukan adalah memperhatikan orang orang yang lalu lalang… kata suami saya, perilaku ini tidak baik tapi entah, saya suka sekali memperhatikan orang dari kejauhan… bukan untuk menghakimi mereka tapi hanya tertarik untuk melihat sebenarnya mereka sedang apa ya 🙂

The Porto Cathedral memiliki biara di dalam yang dindingnya dilukis mural dengan sebutan Azuelo mural, indah sekali tapi sayang saya enggak berkesempatan untuk masuk.

220px-Azuelo_Mural,_Porto_Cathedral

source: wikipedia

Selain biara, ada juga menara tempat di mana lonceng terletak dan pengunjung bisa naik ke atas tapi area ini sedang dalam perbaikan saat saya kunjungi sehingga gagal deh naik ke menara!

Hampir bosan saya menunggu teman-teman, akhirnya mereka datang dan kami harus beranjak lagi untuk menjelajahi kota Porto! Nantikan cerita perjalanan saya selanjutnya ya 🙂

#neiiPRTtrip

literally missing these ladies

For more information:
The Porto Cathedral
Address: Terreiro da Se, Porto 4050-573
Entrance fee: Cathedral (free), Cloister/Chapter Room/Tesouro: €3, children (up to 10 years old-free)
Telephone: 22 205 9028

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Kurasi Lokal Boutique Concept Store

Hello everyone!

Setelah puas mengunjungi setiap sudut The Church of Saint Francis di Porto, Portugal, saya dan kolega yang lain menyusuri jalan di Porto. Kami keluar masuk beberapa pertokoan yang terbentang di sepanjang ruas jalan yang kami jejaki. Selama lima menit berjalan kaki, saya dan kolega menemukan sebuah toko dengan nama Boutique Concept Store.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.46.31

Toko ini menjual perhiasan yang diproduksi penduduk lokal.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.47.22

Kamu juga bisa menemukan tas yang unik sebagai buah tangan untuk yang tersayang. Kolega saya membeli tas untuk istrinya karena bentuk dan material unik dari tas yang dijual di Boutique Concept Store.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.47.39

Sedangkan saya, hanya mengincar sabun batangan yang memang menjadi ciri khas Portugal. Saya pun membeli beberapa sabun batang dan hand cream sebagai oleh oleh untuk beberapa orang teman.

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.46.54

Yang menyenangkan  dari Boutique Concept Store adalah pelayannya yang ramah dan mau melayani segala permintaan kolega saya yang awalnya sempat ragu karena terlalu banyak pilihan yang cantik dan unik. Kami menghabiskan waktu hampir satu jam lamanya di toko tersebut. Dan saya pun tersenyum membawa kantong belanjaan 😀

WhatsApp Image 2019-10-19 at 22.48.41

Kalau kamu sedang traveling ke Porto, Portugal, kunjungi toko ini dan berbelanja sampai puas ya! 😊

For more information:
Boutique Concept Store
Address: 
Rua Mouzinho da Silveira, 288, Porto, Portugal
Telephone: +351 914 450 094
Fan Page: Boutique Concept StoreBoutique Concept Store
Instagram: @boutiqueconceptstore_porto
Opening hours: 10:30AM – 07:30PM (Mon-Sun)

Thank you for reading this article and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

related articles:
Strolling around Porto part 1
Strolling around Porto part 2