Mantan Manten, Ketika Jalan Hidup Berubah

Selamat bulan April! Senang sekali di bulan ini ada film Indonesia terbaru yang berjudul Mantan Manten.

Visinema Pictures bekerja sama dengan JD.ID dan Kaskus mempersembahkan sebuah kisah cinta karya Farishad Latjuba, dari produser “Keluarga Cemara” (Anggia Kharisma) dan “Love for Sale” (Kori Adyaning).

WhatsApp Image 2019-04-04 at 14.40.26

Punya karier yang bagus, terkenal, punya pacar tampan serta kaya raya dan memiliki kemapanan finansial tentunya merupakan dambaan banyak orang. Tapi bagaimana kalau jalan kehidupan berubah saat tengah menikmati kesuksesan menjadi tidak memiliki apa-apa lagi sama sekali?

Berikut Review Film Mantan Manten yang tayang 4 April 2019 bercerita tentang perjuangan seorang perempuan bernama Yasnina, diperankan oleh Atiqah Hasiholan yang awalnya memiliki karier meroket. Namun, karena politik kantor yang dilakukan oleh Bapak Arifin (Tio Pakusadewo) yang juga adalah ayah dari Surya, tunangan Yasnina yang diperankan oleh Arifin Putra, kariernya hancur dan perlahan cintanya.

Melihat secercah harapan sebagai jalan keluar masalah finansialnya, Nina yang memiliki aset satu-satunya berupa rumah di Tawangmangu mendatangi si penjual untuk meminta tanda tangan guna proses balik nama sertifikat rumahnya agar dapat dijual kembali.

Setibanya Nina di rumah si penjual yang bernama Ibu Marjanti (Tutie Kirana) yang berprofesi sebagai pemaes (dukun manten), situasi menjadi rumit. Budhe Mar, panggilan Bu Marjanti, bersikukuh ingin membeli kembali rumahnya dengan harga yang murah sebesar Rp170juta padahal Nina membeli rumah tersebut seharga Rp2milyar. Setelah negosiasi yang alot, mereka sepakat untuk mengikat jual beli apabila Nina bisa memenuhi persyaratan yang Budhe Mar berikan yaitu, Nina harus bersedia menjadi asisten pemaes selama 3 bulan.

Singkat cerita, akhirnya Nina ikhlas mengubah jalan hidupnya menjadi seorang pemaes menggantikan Budhe Mar dan meneruskan tradisi budaya pernikahan Jawa yang ternyata banyak filosofi kehidupannya.

Gejolak batin hadir kembali saat Nina diminta untuk merias paes bagi Salma (Oxcel) calon istri yang dijodohkan untuk Surya, mantan tunangannya. Bagaimana Nina menghadapi konflik yang datang?

Kamu harus nonton Film Baru Atiqah Hasiholan di bioskop kesayangan dan kamu bisa mengintip trailer-nya:

Film baru Indonesia April ini  yang berjudul Mantan Manten naskahnya dibuat oleh sang sutradara, Farishad Latjuba berkolaborasi dengan penulis Jenny Jusuf.

Menonton film Mantan Manten, saya jadi lebih tahu tentang budaya tradisi Jawa yang harus senantiasa dilestarikan karena sarat dengan nilai kehidupan yang tidak lekang oleh waktu.

WhatsApp Image 2019-04-04 at 14.40.52

Follow instagram @mantan.manten dan @visinemaid

Yuk cek jadwal bioskop hari ini dan selamat menonton!

 

Strategies to Grow Your Audience

IMG_20160502_110107

Minggu, 6 Maret 2016 lalu saya berkesempatan hadir di Ngobrol Cantik Blogger Perempuan with OPPO yang bertemakan ‘Youtube & Instagram: Strategies to Grow Your Audience‘ yang bertempat di 2Madison, Gedung Promanade 20, Jl. Bangka Raya No. 20 Unit B, Jakarta Selatan.

Berikut summary-nya:

Linda Kayhz (Beauty Vlogger)
Bila berani upload video di Youtube, bersiaplah untuk dikritik.
Supaya video ditengok viewers, usahakan meng-upload satu video satu minggu sekali.
Durasi ideal video yang di-upload sekitar 6-8 menit.
Buatlah engangement dengan subscribers atau viewers.
Supaya subscribers betah, buatlah video dengan tema spesifik, tema yang sedang ‘panas’ dan tetap konsisten.
Bila ingin menjadikan vlogging sebagai profesi, buatlah portofolio yang keren di Youtube.
Waktu terbaik untuk membuat video adalah saat ada matahari sebagai cahaya alami.
Ingin menjadi beauty influencer? Harus konsisten dan membuat video atau blog dengan kualitas terbaik.
Kiat menghadapi banyaknya vlogger atau bloggerbaru adalah dengan menjadi diri sendiri.
Sharing-lah hal yang bermanfaat, sharing informasi tentang kegiatan komunitas blogger dengan foto yang berkualitas.

Dan, bagian Lulu Elhasbu ga bisa saya bagikan karena saya kerepotan mengasuh Xiao Dre yang terpaksa saya bawa karena kakaknya, Darren belajar untuk ulangan harian esok harinya dengan didampingi suami saya.

20160306_163735

Oh ya, yang menarik di tempat yang dipilih Blogger Prempuan Network ini, ruangan yang ada penuh dengan benda seni. Lihat saja foto di atas yang membuat saya merasa betah dan tentunya 2Madison ini Instagramable!

Ditambah lagi, staf di 2Madison sangat helpful! Melihat saya membawa bayi dan kesulitan untuk mengambil makanan yang disediakan event ini, ada seorang staf perempuan yang membantu mengambilkan makanan untuk saya.

20160306_164145

Terima kasih Blogger Perempuan, OPPO dan 2Madison!

Sampai jumpa di event-event selanjutnya 🙂

@honeyjosep

 

Photography Using Your Smartphone

Minggu lalu saya berkesempatan hadir di salah satu workshop yang diadakan majalah Femina dan PanteneFood Styling & Photography Using Your Smartphone” di The Ice Palace Concert Hall, Lotte Shopping Avenue.

Narasumber workshop ini adalah Fellexandro Ruby (man behind Wanderbites), biasa dipanggil Ruby,  yang saya tahu sebagai @captainruby , juga merupakan salah satu bagian dari keluarga impact factory dan Senior Food Journalist, Tria Agustina.

IMG_20160215_165722 (1)

IMG_20160215_171550

Awalnya Ruby tidak memiliki latar belakang di food industry, pekerjaan terdahulunya adalah di bidang alat berat khususnya excavator namun dia membuktikan bahwa food photography bisa dipelajari.

Food photography adalah tentang R.A.S.A. Food Photography adalah tentang bagaimana kita menerjemahkan foto kedalam rasa yang beragam. Contohnya foto di bawah ini, apa yang kamu rasakan saat melihat foto di sebelah kiri dan kanan? Tentunya ada dua rasa yang berbeda dari kedua foto tersebut.

IMG_20160215_173349

Tips bagi yang ingin serius di food industry, perlu tahu pangsa pasar yang dituju, seperti apa calon customer yang dituju sehingga dari sana dapat ditentukan seperti apa food styling yang diingini.

Dalam food photography, cahaya terbaik yang dipakai adalah cahaya matahari alami mulai jam 7 pagi sampai dengan 5 sore. Sedangkan jam terbaik untuk food photography adalah jam 7 pagi sampai 10 pagi. Perlu diingat bahwa lebih baik kurang cahaya dibandingkan terlalu terang, karena bila gelap foto dapat di-edit menjadi lebih terang.IMG_20160215_182738

Setiap obyek foto memiliki angle terbaik, terus eksplorasi untuk mendapatkan sudut terbaik.

IMG_20160215_183504

Ini salah satu hasil jepretan menggunakan smartphone yang saya punya, Xiaomi Mi4 tanpa blitz.

Jepretan lainnya yang di-comment oleh Tria Agustina bisa dilihat di sini

Terima kasih Femina dan Pantene atas undangannya.

-@HoneyJT-

Let’s have a toast!

I believe that you all have already know about a shopping center named Lotte Shopping Avenue, call it LOVE.

I have visited this mall and tried some restaurant in LOVE, until  I bumped to one small family resto with country style named iToast.

iToast located at 3rd floor, Lotte Shopping Avenue, Jl. Prof. Dr. Satrio, Karet, Jakarta.

20141130_154151

iToast dominated with warm color such as brown, unfinished brick which makes it unique 🙂

20141130_144114

A boy who loves antique stuff 🙂

They served menu for brunch but you can also ordered fried noodles called Mee Goreng Mamak.

At that day, we ordered Traditional B menu, toast with peanut butter topping and half done eggs and Milan Brunch for my son, with mozarella cheese topping for cheese addict like him! 😀

IMG_20141130_151907

We really enjoy our “snacking time” at iToast, and would like to come again for another menus 🙂

Price around IDR40k-IDR60k.

See you around and let’s have a toast! 🙂

– HoneyJT –

[LIBURAN LOKAL] Day 4 Coming Home

168614774

Sedih deh karena sudah harus kembali ke Jakarta dan kembali ke rutinitas semula 😦

Bertolak dari Semarang pukul 09.00, kami menyempatkan makan siang di Rumah Makan Prima, Comal, Pemalang

Menjelang Maghrib, kami berhenti untuk makan malam di salah satu rumah makan yang terletak di sekitaran tol Cirebon- Jakarta.

Mau tahu kira-kira berapa ya pengeluaran untuk liburan lokal kali ini? Mampir ke sini aja yuk!

*artikel tentang perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

*artikel tentang perjalanan hari ke-2 dapat dibaca di sini

*artikel tentang perjalanan hari ke-3 dapat dibaca di sini

[LIBURAN LOKAL] Day 3 Ambarawa

Image

Pada hari ketiga ini, bersama rombongan Maxxio kami berwisata ke Museum Kereta Api Ambarawa.

Liputan lengkap tentang museum ini dapat dibaca di sini

Selesai dari museum ini, kami makan siang bersama di daerah yang dinamakan Bandungan tepatnya di Rumah Makan Apung Kampung Rawa.

Image

Bandungan merupakan tempat wisata seperti Puncak, Ciawi, Jawa Barat yang berudara sejuk.

Setelah perut kenyang dengan hidangan khas Jawa Tengah, kami bergegas kembali ke hotel Pandanaran.

Cuaca mulai mendung, saya dan putra saya memutuskan untuk berenang sebentar. Tidak lama kemudian hujan mulai turun, kami pun memberhentikan acara berenang dan bersiap untuk makan malam di pujasera yang ada di sekitar hotel.

Tak lupa kami singgah di salah satu toko yang menjual bandeng presto, oleh-oleh khas Semarang 🙂

*artikel mengenai perjalanan hari kedua dapat dibaca di sini

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

[LIBURAN LOKAL] Day 2 Dieng Plateu

Image

Setelah energi diisi ulang dengan menginap satu malam di hotel Marlin Pekalongan, kami melanjutkan perjalanan menuju Semarang dengan melewati dataran Dieng.

Kawasan wisata Dieng memiliki 8 kawah, 6 danau vulkanik, candi, gua dan teater untuk menonton film tentang gunung api yang ada.

Waktu yang terbatas tidak memungkinkan kami untuk menjelajah kawasan Dieng lebih jauh.

Kami hanya sempat bermain sebentar di kawasan Candi Gatotkaca, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.

Image

Semoga kami berkesempatan untuk menjelajah kawasan Dieng di lain waktu 🙂

Apabila kamu mau ke area ini, pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh dari dinginnya angin yang berhembus.

Hari menjelang sore dan kami memutuskan untuk bergegas menuju Semarang dengan bermodalkan GPS dari Nokia Lumia, kami menembus lembah dan bukit tanpa penduduk.

Sedikit khawatir juga ada orang yang iseng namun bersyukur kami dapat sampai di Semarang sebelum jam 21.00 dan berkumpul dengan teman-teman dari Maxxio

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

 

[LIBURAN LOKAL] Day 1 On The Way to Semarang by car

Oktober tahun 2013, kami sekeluarga pergi ke Semarang bersama dengan teman-teman dari Maxxio

Kami memutuskan berangkat lebih dahulu tidak bersama dengan rombongan, dan singgah di salah satu hotel yang ada di Pekalongan.

Kami memesan voucher penginapan di rajakamar

Berangkat mulai pukul 18.00 dan kami tiba di hotel Marlin, Pekalongan jam 04.00 dini hari.

Image

Memang perjalanan yang melelahkan, bersyukur layanan rajakamar dan hotel Marlin juara… kami mendapatkan kamar yang bebas asap rokok sehingga dapat istirahat dengan nyaman.

Memang hotel Marlin Pekalongan bukanlah hotel bintang lima namun kebersihannya tetap terjaga dan yang terpenting kamar yang kami tempati bebas dari asap rokok.

Buat budget traveller, hotel Marlin Pekalongan recommended!

 

 

Termehek- mehek

This Saturday, I was planning to go  to my project tapi gatot karena satu dan lain hal akhirnya sebagai pelipur lara saya nonton Termehek- mehek Trans TV sembari menunggu kuis perdana Are Smarter than 5thGrader ?

Episode Termehek- mehek kali ini mengungkap persoalan seorang wanita yg berinisial Y yg suaminya sebut saja T sudah sebulan tidak pulang ke rumah dan menggugat cerai dirinya.

I’ll not tell you the whole story, I’ll straight to the end of the show. Dan ini sangat menarik untuk dibahas disini.

Ternyata terungkap bahwa selama ini T telah  tidur dengan banyak perempuan lain selain Y. Alasannya, T tidak pernah merasa puas dengan servis ranjang yang dilakukan Y dalam pernikahan mereka.

Ironis sekali bahwa banyak orang yang melegalkan hubungan ranjang atau seks melalui lembaga yang dinamakan pernikahan.

Dan begitu rapuhnya sebuah pernikahan yg fondasinya hanya seks semata.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa pria kebanyakan memang suka mencoba seribu gaya dalam permainan ranjang tapi perlu diingat, wanita juga manusia dan perlu dihormati. Dan rasanya,  terutama wanita negeri kita ini masih sangat tertutup dan tabu untuk mencoba seribu macam gaya bercinta.

Banyak kekerasan dalam rumah tangga terjadi hanya karena persoalan syahwat ini.

Dan yang jadi korban selalu wanita baik fisik maupun psikologis, lahiriah maupun batiniah.

Seks memang tidak dapat dipisahkan dari pernikahan, bahkan orang yg tidak menikah pun bisa melakukannya.

Namun, apakah hanya seks yang jadi tiang utama sebuah pernikahan?

Buat saya, toleransi, kompromi, komunikasi, saling menghargai dan menghormati serta musyawarah untuk mufakat(eh, yg terakhir mah pelajaran PMP waktu masih sekolah LOL) itulah yg harus selalu ada dalam sebuah pernikahan.

Bukan berarti seks tidak penting, namun pada awalnya seks diciptakan sangat istimewa dan untuk maksud yg istimewa pula.

Jangan pernah berharap untuk mendapatkan paket menarik dalam pernikahan terutama soal seks. Payudara dan elastisitas vagina seorang wanita akan berubah bila ia melahirkan mahluk kecil membuat takjub yg dinamakan bayi.

Saya terkagum pada pasangan RG dan DL yg merasakan kenikmatan sebuah hubungan melalui meditasi bersama, bukan melulu melalui syahwat.

Kalau saya berada pada posisi Y, saya akan berpisah. Sakit memang pada awalnya, namun mempertahankan pernikahan yg sudah rusak tidak masuk dalam hitungan layak diperjuangkan.

So, husband respect your wife as much as you respect your Mom.

Home Sweet Home

Jakarta, April 4th 2009