Tak hanya rebahan, ini yang saya lakukan di rumah aja

Hello everyone!

Kamu sudah berapa lama di rumah aja? Kalau saya, setelah menghabiskan 75 hari di rumah aja sejak 24 Maret 2020, tapi 8 Juni 2020 saya kembali ngantor.

Lalu, selama 75 hari itu ngapain aja di rumah? Ada meme lucu yang bilang begini:
WhatsApp Image 2020-06-16 at 19.34.35Walau saya termasuk ke golongan milenial matang atau seniornya kaum milenial yang akrab juga dipanggil generasi rebahan, ternyata banyak lho yang saya kerjakan setelah dipikir-pikir 😊

HAL YANG BISA DILAKUKAN SAAT DI RUMAH AJA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

Latihan berkesadaran

Selama di rumah aja, minggu-minggu pertama mungkin saya merasa baik-baik saja karena akhirnya bisa istirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Bisa bangun pagi lebih siang karena biasanya paling enggak saya harus menyiapkan 90 menit atau 1,5 jam lebih awal dari bangun tidur sampai menuju berangkat ke kantor. Masih lagi ditambah perjalanan ke kantor yang memakan waktu 45 menit bila tidak terkena macet. Nah kalau kerja dari rumah, palingan saya hanya menghabiskan 45 menit untuk bangun, sarapan dan bersiap di depan laptop untuk morning briefing harian. Rasanya senang sekali karena saya enggak perlu capek dan stres menghadapi kemacetan ibukota.

Tapi bukan berarti situasi kerja dari rumah saat pandemi itu ideal karena pada kenyataannya, anak-anak juga harus menjalankan pembelajaran jarak jauh yang harus saya dampingi. Wah kalau soal ini, lama-lama saya bisa stres juga karena rebutan gadget dan harus memanajemen waktu dengan baik supaya pekerjaan juga bisa selesai sesuai target.

Supaya enggak tegangan tinggi melulu dan akhirnya stres, saya memutuskan untuk melakukan silent sitting selama 5 menit setiap harinya selama 30 hari lamanya.

Apa sih silent sitting?
Silent sitting atau yang juga bisa diterjemahkan sebagai duduk hening merupakan salah satu latihan untuk memulai hidup berkesadaran. Kenapa saya melakukannya? Karena saya merasa dalam kehidupan serba cepat, saya kehilangan esensi hidup itu sendiri. Makan terburu-buru, aktivitas serba kilat sampai kadang lupa bernapas! Maka saya merasa penting untuk melatih napas dan melatih kesadaran diri.

Silent sitting bisa dipelajari di https://senantiasaberada.com/silent-sitting/ yang diasuh oleh Mas Ivan Deva

Awalnya saya enggak menyangka akan mampu melakukan kebiasaan duduk hening selama 5 menit selama 30 hari berturut-turut. Saya pernah mencoba berlatih napas 4-7-8 yang diajarkan oleh dukun baik hati, Mas Reza Gunawan namun selalu gagal untuk bisa berlatih 2 sesi setiap harinya. Nyatanya, saya berhasil duduk hening 5 menit selama 30 hari, sungguh sebuah prestasi!

Ibadah secara online

Kalau puluhan tahun lalu saya mengikuti retreat dan mengimani bahwa di masa depan setiap orang akan dapat beribadah di denominasi gereja mana pun, dua tahun lalu saya malahan meminta salah satu kakak rohani untuk menyiarkan pelayanan ibadahnya secara live, agar lebih praktis dan dapat dilihat oleh berbagai orang di manapun dan kapanpun. Ide ini memang terdengar nyeleneh tapi itu sih yang saya pikirkan. Tahun 2020, kejadian dong, jemaat tidak perlu lagi datang ke gedung gereja yang megah dan berebut tempat parkir hanya untuk beribadah. Hanya dengan duduk manis di depan layar ponsel ataupun komputer, kita bisa menghadiri ibadah secara virtual.

Menjadi tutor
Masa pandemi COVID-19 menuntut saya untuk jadi tutor anak-anak selama di rumah dengan durasi lebih dari 2 jam per hari! Selama ini saya dan suami memang menyempatkan untuk mengajar anak-anak mengulang pelajaran sekolah di rumah saat sore. Artinya paling lama proses belajar mengajar anak-anak di rumah hanya memakan waktu tidak lebih dari 2 jam, lebih bila akan ada penilaian baik harian maupun akhir. Namun dengan adanya pembelajaran jarak jauh, saya mau tidak mau, suka enggak suka haru bertahan mulai dari jam 09:30 pagi untuk mendampingi si bungsu sampai jam 12 siang, Senin sampai Jumat! Dan untuk si sulung saya harus mendampingi dalam pengambilan nilai tugas harian.

Walau sebenarnya awal tahun ini saya pernah berucap ingin sekali punya waktu lebih banyak bersama anak-anak, tapi bukan berarti saya siap untuk mendampingi mereka khususnya pada saat waktu belajar. Karena sesungguhnya saya memiliki sumbu pendek kalau harus menghadapi anak-anak sendiri dalam hal belajar.

Saya menganggap bahwa belajar merupakan tanggung jawab masing-masing anak sehingga tidak perlu disuruh apalagi harus sampai digebukin supaya mau belajar. Semasa kecil, enggak pernah sehari pun orang tua saya mengingatkan saya untuk  belajar. Saya belajar karena menyadari kalau ini adalah tanggung jawab saya sebagai seorang pelajar. Hal ini juga yang selalu saya tanamkan kepada anak-anak saya terutama si sulung yang sudah duduk di sekolah menengah pertama.

Stres? Sudah pasti tapi bersyukur karena sudah melakukan duduk hening, saya jadi lebih bisa mengidentifikasi emosi dan memanifestasikannya secara baik. Emosi itu enggak usah diabaikan, ditekan atau berusaha menjadi positif tapi yang terbaik adalah bagaimana perilaku yang keluar saat emosi tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Lagi-lagi saya belajar dari mas dukun Reza Gunawan.

Ngabuburit bareng Kecimpring

2018, saya bergabung di sebuah komunitas yang dinamakan Limitless Campus dan bertemulah saya dengan coaches keren yang bernamakan Kecimpring!

Kecimpring adalah komunitas coach, mentor, dan guru yang tergabung dari lintas industri serta lintas profesi. Keberagaman inilah yang membuat komunitas Kecimpring begitu kaya akan ilmu dan keahlian.

Banyak sekali inisiatif keren yang dilakukan oleh Kecimpring di masa pandemic COVID-19. Pertama, kami membuat himbauan untuk di rumah aja dengan berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia. Begitu juga dengan himbauan tunda mudik dengan visual yang cukup bikin ngeri. Tapi himbauan ini malahan diacuhkan karena pemerintah memberikan kelonggaran untuk mereka yang ingin pulang ke kampung halaman jelang Idul Fitri.

Jelang Ramadan, Peggy Putri, salah satu coach di Kecimpring menawarkan kesempatan untuk belajar sambil berdonasi yang dinamakan Ngabuburit Bareng Kecimpring. Karena Kecimpring peduli akan kualitas Angkatan kerja Indonesia saat ini dan yang akan datang, maka komunitas ini membuka diri untuk bermanfaat bagi pengembangan profesional generasi muda Indonesia dengan berbagi ilmu melalui kelas online selama 20 hari sepanjang bulan puasa. Saat ditawarkan, tanpa berpikir panjang saya langsung mengiyakan untuk ikut berbagi soal perencanaan keuangan di masa pandemi.
WhatsApp Image 2020-06-17 at 13.37.42

Dengan menggandeng Help To Help, yaitu komunitas dokter-dokter keren yang menggalang donasi untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) medical grade bagi para pekerja medis di luar Jakarta, Kecimpring menghadirkan 20 pengajar yang kelasnya diikuti oleh 154 pembelajar dan 84 adik bintang Hoshizora. Setelah berjalan selama 20 hari, kami berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp19.850.000 yang digunakan untuk pengadaan 158 buah Hazmat Suit dan disalurkan ke 7 rumah sakit di daerah!
WhatsApp Image 2020-06-17 at 13.39.49

Ikut pelatihan (online course) dan kelas olahraga

Masa pandemi COVID-19 memungkinkan saya untuk mengikuti pelatihan gratis secara online tentang banyak hal, mulai dari pelatihan tentang pekerjaan, karir, yoga, modern dance sampai olahraga! Nanti saya cerita lebih banyak deh soal pelatihan-pelatihan ini!

Semua akan nonton drakor pada waktunya

Saya bukanlah pecinta drama Korea (drakor) bahkan enggak pernah menonton Winter Sonata yang sempat heboh itu. Dulu, saya hanya pernah nonton drama seri Legend of Condor Heroes, Meteor Garden. Tokyo Love Story dan The Ordinary People. Saya enggak nonton drakor karena berpendapat bahwa aktor Korea wajahnya mirip semua sehingga sulit bagi saya untuk membedakan dan terkesan feminin dengan bibir yang sangat kemerahan 😊

Hingga suatu hari saya melihat insta story salah satu teman virtual yang ngomongin soal drakor Crash Landing On You (CLOY), saya jadi penasaran! Bagaimana mungkin teman virtual saya itu bisa nonton drakor karena saya juga tahu kalau dia bukan fans dari kpop atau pun drakor. Apalagi ditambah dengan meme mengenai finale CLOY yang bertebaran di timeline medsos membuat saya akhirnya menonton drakor untuk pertama kalinya!

Sungguh bagi seorang newbie penonton drakor, CLOY merupakan series yang harus dihindari karena membuat saya memilih begadang 24 jam untuk menyelesaikan 16 episode kisah cinta beda negara antara Kapten Ri Jeong Hyeok dengan Yoon Se-ri.

Kenapa saya bilang harus dihindari? Karena chemistry yang terbangun di antara Hyun Bin dan Soon Ye Jin amatlah membuat jiwa kebucinan saya meronta! Kapten Ri digambarkan sebagai sosok yang dingin dan kaku karena memilih untuk tidak mencintai siapa pun setelah kehilangan kakak satu-satunya yang sangat dia sayangi namun takdir berkata lain! Sejak nonton ini, saya jadi selalu menunggu-nunggu berita mengenai pasangan ini! Yes, I am officially a BinJin shipper now! Rasanya senang melihat bagaimana seorang Kim Tae Pyung alias Hyun Bin sering tertawa dan tersenyum bila bersama Soon Ye Jin 😊

Drakor kedua yang saya tonton adalah Itaewon Class, drama mengenai perjuangan seorang yatim piatu menjadi pengusaha restoran yang sukses! Siapa pun yang ingin berwirausaha harus menonton drakor ini, sarat ilmu! I can fly the sky, never gonna stay… lirik OST Itaewon Class yang terus terngiang-ngiang dan enak didengar 😊

images (2)

Menekuni hobi (baru)

WhatsApp Image 2020-06-17 at 14.16.14

Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin menekuni hobi mengurus tanaman namun karena harus bekerja kantoran maka hal tersebut enggak pernah kejadian. Barulah setelah #dirumahaja saya bisa mulai merawat tanaman. Tanaman yang berhasil bertahan selama ini adalah sansiviera dan mudah-mudahan bisa bertunas dan daunnya menjadi semakin banyak!

Nah, itulah 7 kegiatan saya saat harus tetap di rumah saja… Bagaimana dengan kalian?

related article: Di Rumah Aja? Yuk Belanja Online Barang Original di Mapemall

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Running with view of Boco River

Sebagai orang yang memilih berlari sebagai salah satu olahraga yang menyenangkan untuk dijalani, pastinya enggak akan mengabaikan kesempatan untuk bisa jogging di luar negeri.

Ketika tiba di hotel Montebelo Vista Alegre Ilhavo, saya sudah bertekad untuk berlari melintasi jembatan di atas sungai Boco. Tapi, pertanyaannya, siapa yang bisa saya ajak berlari dan menguasai bahasa lokal, jaga-jaga aja kalau kami sampai tersesat. Mungkin kalau di Jakarta atau Indonesia, saya masih berani deh untuk berlari sendiri tapi tidak di Ilhavo karena jalanannya sangat sepi! Lagipula, enaknya punya running buddy adalah ada yang motoin saya 🙂
Seharian mengikuti workshop Finance Summit 2018, saya mulai mencari kira-kira siapa kolega yang bisa diajak jogging besok pagi. Setelah makan malam, akhirnya saya memutuskan mengajak kolega bernama Ferguso (nama samaran – Spanyol) dan Dina (nama samaran – Meksiko). Mereka berdua adalah teman satu tim saya di workshop Finance Summit 2018. Menjelang tidur malam, mereka belum memberikan jawaban atas ajakan saya, akhirnya saya memutuskan untuk tidur saja.

Keesokannya, saya memutuskan untuk mandi pagi padahal kalau mau jogging saya cukup cuci muka dan gosok gigi. Setelah saya hampir rapi, Ferguso menelepon saya dan bilang dia menunggu saya di lobby hotel untuk berlari bersama. Waduh, karena saya udah wangi dan kece akhirnya saya membatalkan berlari bersama Ferguso padahal kalau saya jadi berlari, ada yang motoin saya! 😀

Singkat cerita, waktu workshop break, saya tanya Ferguso tentang rute lari yang dia ambil tadi pagi. Dengan berbekal rute itu, saya memutuskan untuk berlari sendirian di sore hari sebelum acara Finance Summit selanjutnya karena keesokannya saya akan balik ke Porto karena event-nya sudah selesai. Sebelum berlari, saya titip pesan sama kolega-kolega yang kenal dengan saya supaya kalau saya menghilang tolong dicari karena mungkin saya tersesat karena enggak bawa mobile wi-fi 😀

Nah, ini kira-kira foto yang saya ambil saat berlari dengan pemandangan cantik sungai Boco

img20180517193338

img20180517193440

img20180517192055

Aselik! Begitu saat berlari dan selesai lari, hati ini tuh rasanya puas banget karena bisa “me time” dan menikmati salah satu sudut Ilhavo yang tenang banget!

Ternyata berlari sendirian di negeri orang itu enggak menyeramkan walaupun enggak bisa bahasa lokal maupun enggak bawa mobile wi-fi sama sekali 😀

Saat pendinginan, saya berjalan di sekitar komplek hotel danenggak lupa selfie lagi dong!

img20180517193903

whatsapp image 2019-01-15 at 13.31.55img20180517194005

Wagelaseh, di sini banyak spot foto kece! Kayaknya kudu balik lagi sama keluarga nih! Doakan suatu hari nanti terwujud ya 🙂

Kalau kalian, punya rute lari favorit di mana? Cerita yuk di kolom komentar 🙂

Sehat Bugar bareng Tiga Studio

Minggu lalu saat mengantar balita saya untuk imunisasi di dokter spesialis anak, saya naik ke atas timbangan yang tersedia di rumah sakit. Betapa kagetnya saya ketika mendapati timbangan naik dari yang normalnya 51kg menjadi 54kg! Pantas saja, celana terasa sesak dan saya akhir-akhir ini mudah merasa lelah.

Tentu saja itu menjadi alarm bagi saya dan artinya saya harus kembali menjalani olahraga yang cukup lama saya abaikan. Biasanya saya akan menjalani jogging sebagai salah satu olahraga yang mudah dilakukan tapi ternyata saya mudah bosan dan seperti kehilangan motivasi akhir-akhir ini.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saat saya butuh mencoba hal baru, Clozette Indonesia mengajak saya untuk mencoba sebuah pusat kebugaran di kawasan Jakarta Selatan yang bernama Tiga Studio.

Saya berkesempatan untuk mengikuti kelas-kelas latihan yang disediakan Tiga Studio sebanyak lima kali.

The Ambiance

Ketika melangkahkan kaki ke Tiga Studio, kesan pertama adalah nyaman. Tepat memasuki Tiga Studio, kita dapat langsung menemukan meja resepsionis. Di sebelah kiri sebelum memasuki ruang latihan, ada lounge untuk menunggu atau pun bisa sambil ngobrol dengan member lainnya.

honeyjosep

Reception and lounge area of Tiga Studio

Untuk changing room, tersedia 3 ruangan dan yang saya suka adalah kebersihannya. Bersebelahan dengan changing room, ada mushola yang dapat digunakan untuk sholat. Toilet dan shower room pun tersedia dengan beberapa amenities.

honeyjosep

Changing Room

honeyjosep

Prayer Room

IMG20181023175007

Classes

Tiga Studio menyediakan beragam kelas sepanjang minggu, Senin – Jumat mulai dari jam 09.30 – 21.30 dan Sabtu-Minggu mulai jam 07:00 – 10:30.

Kelas yang ditawarkan ada Basic Yoga, Cardio Boxing, High Intensity Interval Technique (HIIT), Piloxing, Pound Fit, Strong Zumba, dan Zumba.

honeyjosep

Kelas yang tersedia di Tiga Studio

Untuk kunjungan pertama kali, saya mengikuti kelas pound fit bersama trainer Mega Wijaya. Ini kelas pound fit pertama saya! Jujur saja, saya sudah lama banget penasaran ingin mencoba olahraga ini karena kelihatan dinamis dan menggunakan alat yang ringan dan ringkas saat dipegang berupa pound stick yang disediakan oleh Tiga Studio.

honeyjosep

Pound Fit bersama Mega Wijaya

Ternyata walau kelihatannya banyak latihan ditujukan untuk tubuh bagian atas, bagian tubuh bawah juga bisa dilatih dengan menggunakan pound fit! Saya suka sekali dengan bagian latihan dengan menggunakan matras karena area perut dan paha merasakan manfaatnya! Enggak ada yang lebih keren selain punya perut rata dan bokong yang kencang, seksi!

Kunjungan kedua, saya mencoba cardio boxing. Cardio boxing merupakan olahraga perpaduan antara latihan untuk jantung (cardio) dengan latihan meninju (boxing). Saya agak kewalahan mengikuti kelas ini karena gerakannya sangat cepat karena di kelas ini memang yang menjadi fokus utama adalah latihan cardio-nya.

honeyjosep

Cardio Boxing with Bayu

Kelas berikutnya yang saya ikuti adalah Strong by Zumba. Strong by zumba ini lebih mirip latihan boot camp dengan diiringi musik yang asyik.

Dua kelas terakhir yang saya ikuti adalah Yoga dan High Intensity Interval Training (HIIT)

The Price

Ini dia daftar harganya:

Per Class Membership per month 5x Classes 10x Classes
Rp100.000 Rp790.000 (unlimited classes) Rp350.000 Rp650.000

Menurut saya, harganya kompetitif dan terjangkau mengingat ruangan nyaman dan fasilitas yang tersedia.

Kesimpulan: Latihan di Tiga Studio sangat nyaman dan menyenangkan. Pilihan kelas banyak yang diadakan setiap hari, Senin-Minggu dengan harga terjangkau. Sehingga ini menjadi pilihan terutama buat kalian yang sibuk karena bisa olahraga di akhir pekan.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kelas latihan bisa dilihat di instagram Tiga Studio atau WhatsApp +62 821 1933 3303.

Let’s exercise and be healthy with Tiga Studio!

Terbang Menembus Langit

Dua minggu lalu, saya bertemu dengan sahabat-sahabat SMA di sebuah restoran tepat di seberang sekolah kami dulu. Ada yang baru saja mendarat terbang dari Pulau Kalimantan untuk dinas di Jakarta, ada yang baru berulang tahun, ada yang memilih Long Distance Love dan banyak cerita yang terjadi selama kurun waktu hampir 8 tahun kami lulus dari jenjang SMA!

Bahkan, saya punya sahabat yang kami sama-sama dari SD sampai SMA dan dia sudah menjadi dokter bedah mulut sekarang. Ketika bertemu, teman saya bercerita bagaimana generasi zaman now kehilangan daya juang, manja dan google minded. Betapa anak-anak zaman sekarang mengandalkan Google untuk menjawab semua pertanyaan yang dihadapkan kepadanya. Padahal, di dunia kedokteran, kebiasaan pencarian di mesin pencari sangatlah berbahaya karena di luar sana banyak sekali opini yang belum tentu teruji secara klinis. Dulu saja, teman saya harus membaca puluhan jurnal kedokteran hanya untuk menjawab satu pertanyaan tentang penyakit yang diderita pasiennya.

Tidak dapat dipungkiri, saya juga merasakan hal yang sama dengan anak sulung saya. Salah satu cara untuk mengubah cara pandang dia dalam kemudahan hidup adalah dengan memberikan contoh nyata tentang perjuangan seseorang baik melalui buku ataupun menonton film.

Kali ini, saya memilih film Terbang Menembus Langit, sebuah film biopic tentang seorang anak muda bernama Onggy, berkebangsaan Indonesia keturunan Tionghoa. Onggy berasal dari Pulau Tarakan yang memiliki mimpi untuk keluar dari belenggu kemiskinan dan berjuang mati-matian untuk bisa sukses!

Terbang Menembus Langit - riyardiarisman.com

Pic by riyardiarisman.com

Cerita bergulir menceritakan kehidupan Onggy kecil dengan keluarganya. Ayahnya seorang pegawai di toko kelontong, kakaknya cerdas di sekolah namun memilih untuk tetap tinggal di Tarakan untuk menggantikan ayahn mereka menjadi tulang punggung keluarga.

Onggy yang telah beranjak dewasa tetap memegang nasehat ayahnya untuk memilih kebebasannya sendiri dan menjaga nama baik keluarga akhirnya memilih untuk melanjutkan kuliah di kota Surabaya.

Untuk membiayai kehidupan dan kuliahnya, Onggy mulai berdagang kecil-kecilan. Awalnya berjualan buah-buahan, gagal. Kemudian berjualan jagung bakar, gagal lagi. Selanjutnya berjualan kerupuk, gagal juga!

Kegagalan awal tidak membuat Onggy menyerah sampai akhirnya dia berhasil menjadi pekerja kantoran. Tapi perjuangan tidak berhenti sampai di situ. Onggy masih mencari kebebasannya. Bahkan Onggy muda melepaskan karier cemerlangnya di kantor hanya untuk mencari kebebasannya.

Kebanyakan orang mungkin akan bilang kalau Onggy ini bodoh karena melepaskan kehidupan terjamin dan nyaman yang dimilikinya. Namun Onggy punya pemikiran tersendiri.

Walaupun berkali-kali gagal, Onggy tidak patah semangat ataupun mengeluh sedikit pun! Sampai akhirnya dia memutuskan membawa istri serta anaknya merantau ke Jakarta.

Tiba di Jakarta dengan harapan dapat memiliki kehidupan yang lebih baik tidak juga didapat Onggy karena pada saat yang bersamaan, terjadi kerusuhan Mei 1998 yang mengerikan untuk warga keturunan Tionghoa.

Ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya dengan Onggy dan keluarganya? Kalian wajib tonton  Terbang Menembus Langit di bioskop kesayangan sebelum kehabisan!

Mindful Lifestyle

Pertama kali kepo sama instagram-nya mamak yang satu ini adalah saat anak bungsunya yang gemesin mulai MPASI dengan metode Baby Led Weaning dan saya sedang hamil anak kedua.

Selain aktif berbagi seputar parenting, Meira Anastasia juga mulai aktif berolahraga sejak Februari 2016. Alasannya, selain ingin kurus, Meira juga ingin membuktikan kalau komentar pedas dari haters di media sosial tidak serta merta menjatuhkan dirinya. Dan inilah saya, follower yang terinspirasi dari gaya hidup sehat yang ingin Meira tularkan.

Saya sendiri sebenarnya juga cukup aktif berolahraga mulai dari bangku sekolah, terutama basket. Barulah sekitar tahun 2013 mulai mencoba olahraga lari dan berhasil menuntaskan 5K pertama kalinya di awal Desember 2014!

read more: My 1st 5K

Tapiiiii sudah 3 tahun saya berhenti lari karena awal 2015 dinyatakan hamil, September 2015 melahirkan dan masih menyusui sampai sekarang. Yang artinya saya belum memiliki kualitas tidur yang cukup sehingga lebih baik saya berdamai dengan diri sendiri dan berolahraga apabila ada waktu luang, itu pun yang ringan dan dapat dilakukan di rumah.

Dengan mengintip IG Meira, saya jadi punya referensi untuk olahraga di rumah dengan waktu yang terbatas. Daaaan, saat Meira ingin mengadakan acara #MamakMeiraMeetUp langsung aja dong saya daftar!

WhatsApp Image 2017-09-19 at 18.54.32

Ngapain aja sih di acara #MamakMeiraMeetUp yang diadakan Sabtu, 29 April 2017 yang bertempat di Moving Body Culture?

Pertama banget nih, ada Julius Sathya, founder-nya dapurfit yang ngobrolin soal diet dengan menggunakan presentasi yang dia gambar sendiri, gokil sob!

WhatsApp Image 2017-09-19 at 18.54.30

Jadi, buat kalian yang mau ngejalanin diet perlu banget baca insight yang Joe bagiin!

Diet berasal dari bahasa Yunani, diata yang artinya gaya hidup. Pendahulu kita ga pernah diet ketat tapi ternyata tubuhnya lebih sehat daripada generasi sekarang, karena apa? karena gaya hidup.

Dulu, orang-orang ga kenal yang namanya kendaraan sehingga setiap hari pasti jalan kaki untuk beraktivitas. Ga kenal juga fastfood sehingga memasak sendiri makanan yang akan dimakan. Ditambah lagi generasi sekarang hidupnya penuh tekanan dan stres, jadi deh makin berantakan gaya hidupnya.

Hari ini, banyak banget diet yang ada di luar sana yang semuanya mengklaim kalau metodenya bisa membantu mereka yang menjalankannya akan menjadi kurus. Padahal esensi diet sebenarnya adalah untuk membantu yang menjalankannya mendapatkan bentuk dan berat badan yang ideal bukan hanya kurus! The most important is strong over skinny.

Mama saya selalu ngomong “Jangan takut sama makanan karena makanan ga akan bikin kamu sakit

Kalimat di atas ga sepenuhnya benar menurut saya karena seperti yang Joe bilang makanan yang baik dan sehat itu harus natural dan bernutrisi. Natural artinya dibuat dari bahan yang alami, ga berpengawet, dan tidak mengandung pewarna. Bernutrisi artinya mengandung nutrisi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tubuh.

Untuk punya tubuh yang kuat dan ideal, kita harus memastikan kalau kalori yang keluar dari tubuh kita lebih besar daripada kalori yang masuk. Ini artinya, selain makan makanan yang sehat dan bernutrisi, kita perlu berolahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Sehabis Joe kupas tuntas tentang makanan, saatnya Carlo Tamba yang “nyiksa” semua yang hadir hari itu!

Waktu twitter baru dikenal di Indonesia, saya udah follow Carlo dan memang sering ngobrol virtual. Sampai akhirnya Carlo ngeh kalo saya tuh si pemilik akun @HoneyJT yang sering ngobrol di timeline hahahahahaha!

Sayang banget karena terlalu serius ngikutin sesi training dari Carlo, saya ga sempet foto atau video-in beragam pose latihan yang beneran bikin saya tergopoh-gopoh ngikutinnya!

But it was a fun session! 

Biasanya saya yang gampang banget ngerasain sakit di tempurung lutut saat beraktivitas karena posisi yang salah malah ga ngerasain sakit saat ikutan sesi ini. Itu artinya semua posisi training yang saya lakukan sudah tepat!

Malahan koq saya jadi tertantang untuk mendalami training seperti ini karena belum banyak perempuan Indonesia yang mendedikasikan diri sebagai fitness trainer.

Kalau boleh disimpulkan, acara #MamakMeiraMeetUp mengingatkan saya tentang Mindful Lifestyle.

Semua yang kita jalani harus disadari sesadar-sadarnya agar bisa bermanfaat buat diri sendiri dan sekitar. Dimulai dari pemilihan dan pengolahan bahan makanan, cara kita menjalani aktivitas sehari-hari dengan menyempatkan berolahraga, dan istirahat yang cukup maka tubuh akan sehat serta kuat untuk jangka waktu yang lama.

Kepengen kan bisa tetap segar, bugar dan badan keliatan bagus walaupun sudah memiliki anak atau bahkan cucu?

WhatsApp Image 2017-09-19 at 18.54.31

Terima kasih Meira, Joe, Carlo, dan gak ketinggalan Zee dari @mamazee_id yang overnight oat-nya enak banget!

*all photos from Joe’s IG account