Wisata Cruise Bersama Royal Carribean International

Berwisata menggunakan kapal pesiar telah menjadi pilihan dari lifestyle terutama di kalangan generasi langgas.

Hal inilah yang membuat Royal Caribbean International semakin serius menyasar segmen pasar Indonesia setelah menangkap peluang periode liburan panjang saat Lebaran 15-19 Juni 2018. Dengan menggunakan kapal Voyager of the Seas berkapasitas 4.000 penumpang, paket Lebaran yang ditujukan untuk masyarakat Indonesia ini ditawarkan selama 5 hari 4 malam dengan rute Singapura, Penang, Phuket, dan kembali lagi ke Singapura.

Berbicara pada jumpa pers Agustus lalu di Resto Palalada, Grand Indonesia, Jakarta, Angie Stephen, Managing Director Asia Pacific dari Royal Carribean International mengatakan keberadaannya di Jakarta untuk mempromosikan Voyager of the Seas mulai bulan September 2018 hingga Juni 2019 di Indonesia.

IMG_20180828_114620

Voyager of The Seas memiliki panjang 311 meter dan lebar maksimal sekitar 47,4 meter. Tinggi kapal ini mencapai 63 meter dengan jumlah lantai atau dek sebanyak 15. Berat kotornya sekitar 138 ton. Kapal milik perusahaan Royal Caribbean International yang berbasis di AS ini memiliki kecepatan 43,9 km/jam.

voyager

Kapal ini sanggup menerima 3.114 penumpang dengan 1.180 kru. Sehingga secara total, kapal ini bisa mengangkut 3.840 orang! Dengan spesifikasi itu, Voyager of The Seas merupakan salah satu kapal penumpang terbesar di dunia.

Voyager of The Seas menawarkan kabin atau kamar-kamar mewah berbagai tipe untuk para penumpangnya. Di setiap kamar terdapat kamar mandi yang dilengkapi air panas, ada yang shower maupun bath tub tergantung tipe kamarnya. Layanan televisi yang interaktif dan inovatif juga disediakan untuk memanjakan penumpang. Plus sofa dan meja. Kapal ini merupakan hotel mengapung yang menyediakan layanan bintang lima.

Destinasi wisata di Asia masih menjadi pilihan penumpang kapal pesiar Royal Caribean Cruises dari Indonesia, kata  Angie. Menurut dia, prospek bisnis cruise di Indonesia masih sangat besar meskipun baru 1,2 % dari orang Indonesia yang sudah mencoba berwisata dengan kapal pesiar.

“Bagi kami, pasar Indonesia telah tumbuh 25%. Penumpang Royal Carribean dari Indonesia pada tahun 2017 misalnya, meningkat sebesar 40% dibandingkan 2016 dengan total 46.500 penumpang,” ungkap Angie Stephen. Angie menambahkan ada 25 kapal termasuk yang terbesar dan revolusioner yaitu Oasis Class dan Quantum Class yang akan mulai beroperasi pada 2019.

Voyager of the Seas menawarkan 90 pelayaran dari Singapura ke tujuan wisata popular selama 3-9 malam. Rute yang disukai masyarakat Indonesia adalah pelayaran Royal Carribean selama 4D3N ke Malaysia dan Thailand.

Informasi mengenai paket cruises Asia Tenggara dapat diketahui dengan menghubungi PT Multi Alam Bahari International sebagai general sales agent dari Royal Carribean.

Selain berlayar ke Asia, kapal-kapal Royal Carribean Cruises juga berlayar ke Alaska, Eropa, Pasifik Selatan dan Karibia. Untuk melayani rute Karibia, kapal Symphony of the Seas. Kapal pesiar terbesar dunia ini baru saja diluncurkan pada Maret 2018. Memiliki berat nyaris sama dengan 42.200 ekor gajah Asia, panjang 362 meter, dan tinggi mencapai 18 lantai, Symphony of the Sea hadir bak kota terapung besar. Raksasa laut milik Royal Caribbean ini siap menampung hingga 6.000 tamu, yang disebar dalam tujuh distrik. Selain amenitas mumpuni, mulai dari restoran dengan beragam menu lezat, pusat kebugaran, hingga Royal Theater yang memutarkan film-film 3D, kapal ini juga menyediakan beragam permainan mulai dari Escape the Rubicon dan Battle for Planet Z.

symphony

Jika traveling bersama keluarga, unit mewah Ultimate Family Suite dua lantai seluas 125 meter persegi yang dilengkapi ruang sinema dan balkon ini bisa menjadi pilihan. Berangkat dari Barcelona atau Miami, perjalanan laut akan memakan waktu sekitar tiga hingga 12 hari, ke berbagai lokasi, mulai dari kawasan Mediterania, Eropa, Karibia, dan Amerika.

Pssst, hanya penumpang Symphony of the Seas yang diperbolehkan masuk pulau Coco Cay, sebuah tempat wisata bahari yang lengkap dengan fasilitas mewah.

Jangan tunda lagi pengalaman menaiki kapal pesiar, yuk hubungi PT Multi Alam Bahari International sekarang untuk pemesanan dan jadwal keberangkatanmu!

Informasi lebih lanjut:

PT Multi Alam Bahari International

The Boulevard Office & Apartment, 3rd Floor, Unit C1

Jl. Fachrudin Raya No. 5, Jakarta 10250

Telp: 021 3199 1312 /38-39

Email: aindana@rcclindo.com

 

Strolling around Kampong Glam

Perjalanan dua hari yang dimulai dari naik pesawat seorang diri ke negeri orang memberikan saya begitu banyak pengalaman yang sangat pribadi.

Perasaan yang awalnya was-was berganti dengan rasa percaya diri bahwa saya mampu melakukan perjalanan ini dan tidak merasa sendiri. Kemudian berbalik mengagumi keindahan negara kecil yang dibangun atas mimpi dari pendirinya.

read more: We build nation

Tibalah saya di perjalanan akhir di Singapura kali ini. Saya menjelajahi Kampung Glam, Haji Lane dan sekitarnya…. yang membuat saya jatuh cinta!

You  all need to see it by yourself, there aren’t much words to describe it… you must feel it! I have found gems!

Yang disayangkan adalah beberapa toko buka agak siang sehingga saya hanya melewati toko-toko tersebut tanpa mampir masuk kedalamnya.

whatsapp-image-2017-01-20-at-10-05-04

dsc_1957

Ada satu yang sangat menarik perhatian saya yaitu Children Little Museum yang lagi-lagi jam beroperasinya agak siang. Mungkin ini tandanya saya harus kembali kesini bersama anak-anak saya! Tapi saya sempat berfoto di depan museum ini  🙂

dsc_1964

dsc_1966

Bye for now Singapore, ’till we meet again!

read more: #neiiSGtrip

JUMBO SEAFOOD, EAST COST

Puas menjelajahi Gardens By The Bay, tiba waktunya untuk memanjakan perut ini dengan makan enak  🙂

Saya bersama dengan tim QM mencoba JUMBO Seafood, restoran seafood yang sejak tahun 1987 membuka gerainya di Singapura. Signature dish restoran ini yang juara adalah Chilli Crab. Buat teman-teman Muslim, jangan kuatir, kalian tetap dapat menikmati menu makanan ini. Kenapa? karena kepiting yang disajikan merupakan kepiting Raja Alaska yang hidupnya 100% di dalam air sehingga halal untuk dikonsumsi.

Sebelum mulai makan heboh, kita diberikan apron tipis supaya baju tetap bersih dari kecelakaan makan 😀

Terkadang, saya kalau lagi makan heboh suka ada aja makanan yang jatuh ke baju, jadi bikin noda deh… pe er kan buat nge-bersihinnya…. kalian begitu juga ga kalau makan?

img-20161214-wa0104

Kalau buat saya, makanan lainnya yang cocok banget di lidah selain Chilli Crab adalah roti mantou Jumbo Seafood. Baru kali ini saya mengunyah mantou yang empuk tapi didalamnya tidak kering, saya berkali-kali menambah roti ini sebagai ganti nasi putih…. puas sekali rasanyaaaa….. saat menuliskan artikel ini pun saya masih ingat rasanya mantou ini di dalam mulut 🙂

20161214_210922

dsc_1937

Liat deh warna udangnya yang begitu segar dan menarik… semangkuk gak cukup, harus nambah hihihihihihhi

dsc_1943

It was a well spent day!

Menyenangkan sekali mengamati orang-orang yang duduk-duduk dekat ikon negara ini,  belajar sejarah tentang Singapura, menikmati keindahan bunga-bunga di dunia dan terakhir makan seafood sampai kekenyangan  🙂

I will comeback for more! I promise you, SG!

read more: #neiiSGtrip

Jumbo Seafood
website: https://www.jumboseafood.com.sg/en/home
Block 1206 East Coast Parkway #01-07/08,
East Coast Seafood Centre, Singapore 449883
Tel : 6442 3435
Fax: 6444 5373

GARDENS BY THE BAY

dsc_1873

Pemandangan yang cantik bukan? Yep! Itu adalah Supertree Grove, Gardens By The Bay, Singapore.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau Singapura itu punya taman-taman kecil yang indah dan nyaman buat warganya. Perlu kalian ketahui bahwa hampir 50% lahan yang ada di Singapura merupakan lahan terbuka hijau! Keren ya?! Padahal luas negara Singapura lebih kecil dibandingkan Indonesia tapi setengah luasnya adalah taman!

Hmm, Indonesia bakalan bisa kayak gitu ga ya?

dsc_1872

Di tahun 2006, ide untuk membuat City in a Garden dicetuskan dan pada 28 Juni 2012, Gardens By The Bay resmi dibuka untuk umum. Keputusan untuk membangun taman ini bukan merupakan hal yang mudah karena itu artinya pemerintah Singapura harus merelakan lahannya yang mungkin saja dapat digunakan sebagai tempat komersial bisnis yang menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk negara tersebut.

Well, saya sih gak heran kalau pemerintah Singapura berani mengambil langkah tersebut di atas karena warganegara-nya yang sudah taat pajak dan pemberantasan korupsi di sana dilakukan konsisten dan berkesinambungan. Sedangkan di Indonesia, satu-satunya lembaga pemberantasan korupsi malahan mau ditiadakan…. ini membuat saya gagal paham! maap curcol

Gardens By The Bay memiliki 12 area yang berbeda. Karena terbatasnya waktu, saya hanya punya kesempatan untuk mengunjungi 2 conservatory yaitu Flower Dome dan Cloud Forest.

Di Flower Dome, kita bisa melihat segala jenis bunga yang ada di dunia. Yang kerennya lagi, hampir setiap bulan, ada saja tema bunga yang diusung! Salah satunya “Autumn Harvest” yang merupakan tema September-Oktober  🙂

dsc_1918

Saat berada di area ini, saya jadi teringat akan ibu saya. Beliau pasti senang diajak ke tempat ini suatu hari nanti dan semoga saya juga diberi rezeki untuk bisa kembali kesini bersama mamih  🙂

dsc_1903

Di area yang kedua, Cloud Forest, di sini kita bisa melihat air terjun buatan. Singapura tidak memiliki keindahan seperti halnya Indonesia yang di mana kita bisa menikmati air terjun hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan kita ga perlu pergi jauh ke Indonesia Timur, di Puncak pun ada air terjun 🙂

Saking kepengennya mereka memiliki air terjun, akhirnya dibuat air terjun artifisial. Walau artifisial, air terjun ini airnya dingin dan siap-siap untuk merasakan percikan air yang mengenai kita apabila kita terlalu dekat dengan posisi air terjun untuk berfoto.

dsc_1921

Akhir perjalanan di Gardens By The Bay memberikan saya pengalaman yang tidak terlupakan. Saya sungguh kagum dengan pemerintah negara ini yang bukan hanya mendirikan taman ini sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai sarana belajar bagi warganya. Bravo!

dsc_1930

Selesai berkeliling di kedua area tersebut, kita bisa duduk duduk untuk menikmati langit yang cerah dan bertaburkan bintang kalau beruntung 🙂

read more: #neiiSGtrip

 

Gardens By The Bay

http://www.gardensbythebay.com.sg

18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953

 

 

MERLION PARK, One Fullerton

Belum ke Singapura namanya kalau ga menghabiskan waktu di Merlion Park yang letaknya di One Fullerton.

Read more: QM Senang Liburan!

Dari The Pod, saya dan rombongan menuju Merlion Park dengan menggunakan bus. Gak perlu menunggu lama karena jalanan amat sangat bersahabat, kami tiba di Merlion Park dengan melewati National Museum yang ada di Stamford Road.

Di bawah jembatan menuju Merlion Park terdapat outlet Starbucks Coffee, tempatnya enak banget buat ngopi-ngopi sambil ditemani bunyi riuk air, adem deh rasanya karena sinar matahari lagi terik-teriknya di Singapura kala itu.

Merlion Park merupakan destinasi wisatawan sehingga banyak banget orang yang tumpah ruah di sana hanya sekadar untuk foto, makanya saya cepat-cepat menyelesaikan sesi foto sebagai kenang-kenangan kemudian duduk di bawah jembatan dan menikmati pemandangan orang yang lalu lalang 🙂

dsc_1833

dsc_1826

Saya sih udah ngebayangin kalau Merlion Park dalam keadaan sepi, spot ini bisa jadi salah satu andalan buat ngajakin pacar atau anak-anak kecil untuk duduk duduk santai sambil ngeliat merlion yang ga pernah berhenti menyemburkan air.

Selanjutnya, saya akan kemana ya? Tungguin post berikutnya ya!

WONDER FULL, Light and Water Show

dsc_1806

dsc_1808

dsc_1813

dsc_1809

dsc_1811

Seharusnya, setelah naik Singapore River Cruise… jadwal selanjutnya adalah menonton Wonder Full, Light and Water Show.  Namun karena durasi cruise yang cukup lama, saya hanya melihat akhir dari pertunjukan ini.

Pertunjukan ini unik karena memanfaatkan air mancur sebagai sarana layarnya, sedangkan pertunjukan lampu sebagai film-nya.

Wonder Full Light and Water Show ini berlangsung mulai jam 20.00 di area Promenade Marina Bay Sands dan gratis tanpa dipungut biaya.

Selamat menonton ya!

Makansutra, Gluttons Bay

So, after having fun around Marina Bay Sands and ride on boat tour, it’s time for the tummy to get delish food  🙂

We decided to have dinner at makansutra, Gluttons Bay, the nearest culinary spot that you can reach by walking from MBS area.Just walking through Helix bridge and you’ll find thirty odd food stalls that serve variety food from East to West with affordable price around SGD5.00  🙂

That nite, I pick satay and fried rice and they have an unique taste, different from satay and fried rice in Indonesia  🙂

img-20161214-wa0015

How about Halal food? Yes, they also serve Halal food at some stalls such as Sweet Spot, Alhamba Padang Satay, Old Satay Club Mee Goreng, Huat Huat Chicken Wings and Carrot Cake, Thai Yummy Food and Redhill Rong Guang BBQ Seafood.

Makansutra open everyday from 5PM until 1AM.

 

Singapore RIVER CRUISE

Setelah puas berfoto dan bersantai di Observation Deck, MBS, kami mengelilingi negara singa nyembur banyu ini dengan Singapore River Cruise menjelang malam.

dsc_1787

Nikmati pengalaman berkeliling selama 40 menit dengan tiket seharga USD25. Singapore River Cruise dioperasikan oleh 1 kapten kapal dan 1 awak kapal, dan mampu menampung sampai 45 penumpang.

dsc_1792

Berawal dari Bayfront South Jetty, perahu berlaju diiringi dengan gerimis   🙂

20161213_191607dsc_1800dsc_1801

dsc_1798dsc_1794

Tanpa terasa, 40 menit sudah kami menyusuri Singapura dengan Singapore River Cruise dan kami bersiap untuk makan malam.

Pengalaman naik Singapore River Cruise: menyenangkan! Menyenangkan karena bisa melihat setiap sisi Singapura, memotret, juga saat yang tepat untuk sekadar bengong atau tidur tertiup angin sepoi-sepoi 🙂

 

 

OBSERVATION DECK, Marina Bay Sands

Hello everyone!

Masih dalam edisi #SenangLiburan saya mau membagikan cerita kemana saja tempat wisata yang saya tuju selama di Singapura.

Setelah check-in  di THE POD, saya beserta rombongan QM diajak melihat Sands Skypark Observation Deck yang berada di level 57.

Kira-kira seperti apa OBSERVATION DECK tersebut? Let’s check it out!

20161213_183700

Saat melewati pintu level 57, kita akan digiring untuk difoto yang ternyata pada saat pulang, foto tersebut dapat kita beli dengan harga yang menurut saya cukup mahal, sebesar SGD30   🙂

Begitu keluar ke OBSERVATION DECK, kamu akan disambut dengan lantai kayu yang bersih! Singapura tuh emang juaranya deh kalo soal bersih…. jadi banyak pengunjung yang duduk duduk di lantai kayu ini  sambil bengong, menanti jodoh *eh

Nah, ngapain aja di SANDS SKYPARK OBSERVATION DECK? Tentunya FOTO-FOTO dong!

Selain kamu bisa menikmati melihat Singapura dari atas, kamu juga harus memanfaatkan semua spot yang ada di sini untuk foto-foto!

Dengan kondisi pencahayaan yang alami sealami-alaminya dan cenderung kena panas matahari, foto kamu akan keliatan kece banget kayak foto saya yang mirip disas di bawah ini    🙂

20161213_175548

dsc_1781

img-20161214-wa0016

Photo credit: FDW

dsc_1759

dsc_1763

Karena tempatnya kece dan anginnya bertiup kencang, maksimalkan properti yang kamu punya seperti syal atau selendang untuk berfoto!

dsc_1775

OBSERVATION DECK ini juga menyediakan toko souvenir dan diatasnya adalah CE LA VIE Restaurants and Skybar.

Kabarnya, kalau kamu masuk melalui Skybar dan mampu menahan malu kalau ditegur tidak membeli minuman yang harganya bisa mencapai SGD285, kamu bisa menikmati OBSERVATION DECK secara gratis!

Waktu paling pas untuk ke OBSERVATION DECK adalah pada sore hari karena matahari udah ga begitu menyengat tapi kita masih mendapatkan pencahayaan yang cukup untuk berfoto.

Selamat berkunjung ya!

SANDS SKYPARK OBSERVATION DECK

Tiket: Dewasa SGD23, Anak (2th-12th, dibawah 2 tahun FREE) SGD17, Orangtua (>65th) SGD20

Jam operasional: Senin-Kamis 09:30-22.00, Jumat-Minggu 09:30-23:00

THE POD, Singapore

Hello everyone,

Setelah berminggu-minggu lamanya saya pulang dari QM Senang Liburan,  baru sekarang saya berkesempatan untuk merapihkan blog dan membuat postingan baru yang semoga bermanfaat buat kalian yang memiliki rencana untuk liburan ke negeri singa nyembur banyu a.k.a Singapura mulai dari penginapan sampai tempat wisata dan atraksi menarik di sana.

Saya pertama kalinya menginjakkan kaki di Singapura tahun 2014 bersama dengan keluarga, mertua, ipar dan keponakan. Kami saat itu menginap di hostel yang terdapat di daerah China Town dan belum kenal yang namanya capsule hotel.

Tahun 2015, sempat melihat tren capsule hotel saat merencanakan liburan bareng rekan kantor tapi ternyata belum masuk budget kami dan dalam hati sempat terucap pengen suatu hari nanti nyobain nginep di capsule hotel.

Dan, kali ini saya berkesempatan nginep di THE POD- BOUTIQUE CAPSULE HOSTEL yang terletak di 289 Beach Road, Bugis.

Lokasinya sedaerah dengan Bugis Street yang menawarkan oleh-oleh serta makanan halal dan dekat dengan Bugis Junction, pusat perbelanjaan.

Jalan di sebelah THE POD merupakan Haji Lane street yang merupakan surga bagi fashionista  🙂

dsc_1755

Waktu lewatin pintu depannya tercium aroma sereh yang khas, bikin rileks sekaligus laper  🙂

Yang bikin saya terkagum-kagum sama THE POD adalah keliatan dari depan tuh kecil banget tapi begitu masuk kedalamnya, bikin betah!

Ada 100 capsules yang disusun sedemikian rupa di beberapa lantai dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan beneran deh salut sama arsiteknya yang mampu mengolah lahan terbatas tapi semua fungsi seperti berkumpul, bersih bersih bahkan beribadah terutama untuk yang Muslim tetap bisa diakomodasi.

Saat masuk, kita akan langsung diarahkan ke lantai 3 yang merupakan lantai reception deskloungepantrymeeting room berada.

Di lantai 3 kita bisa berkumpul untuk ngobrol, kenalan dengan sesama traveler, menikmati sarapan pagi bahkan menitipkan ransel atau koper.

dsc_1748

Seneng deh soalnya staf  THE POD tuh ramah banget! Setelah proses check in selesai, kita bisa menggunakan lift untuk menuju capsule yang akan kita tempati.

Sebelum masuk ke dalam kamar tempat capsules berada, kita harus melepas alas kaki dan jangan kuatir, ada loker yang bisa digunakan untuk menyimpan alas kakimu. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan kamar di mana capsules berada.20161213_165347

Sekarang mari kita liat capsule-nya!

Saat memasuki kamar, saya kagum sama kebersihan ruangannya dan gak terasa pengap sama sekali walaupun THE POD tidak memiliki lubang sirkulasi udara!

20161213_165718

Capsules terbuat dari bunk bed yang dilengkapi dengan locker untuk ransel atau koper pada bagian bawah yang hanya bisa dibuka dan ditutup dengan kartu pass masuk kamar.

Selain itu, capsule juga dilengkapi dengan tirai yang dapat ditarik yang menandakan bahwa kamu sedang mau diganggu. Cleaning service dari pihak  THE POD juga ga akan membersihkan capsule  kamu kalau kondisinya dalam keadaan tertutup dan sebaiknya kalau kamu ingin capsule kamu dibersihkan langsung beritahu resepsionis saja dan mereka dengan senang hati akan membersihkan capsule kamu  🙂

img-20161214-wa0052

Yang keren lagi, capsule dilengkapi meja lipat untuk menulis atau mengetik laptop, lampu serta colokan listrik yang sudah dimodifikasi sehingga colokan yang kita bawa bisa masuk.

Buat saya, kebersihan kamar mandi sebuah penginapan tuh penting sama penting kayak kebersihan kasur!

Ruang kamar mandi yang digunakan bersama sama juga bersih, dilengkapi dengan kaca besar dan terang…. sampe saya seneng lho lama-lama ngaca di sana tapi juga malu soalnya banyak bule berseliweran  🙂

Buat kamu yang terbiasa untuk membawa sedikit pakaian dan memilih untuk mencuci di hostel, kamu bisa memanfaatkan cuci gratis dengan menggunakan mesin cuci yang tersedia di ruangan cuci dekat kamar mandi.

Soal makanan, untuk perut Indonesia yang terbiasa makan berat saat sarapan, THE POD menyediakan bihun, dimsum dan beragam pastry dilengkapi dengan fresh juice…. kalau kopi dan teh mah tersedia 24 jam  dan kudu bikin sendiri   🙂

HOW TO

Kamu bisa menggunakan MRT dari Changi airport dengan tujuan Tana Merah. Setibanya di stasiun Tana Merah, keluarlah ke arah kiri menuju tulisan yang berbunyi “Train to City/ Joo Koon” dan naiklah MRT dari arah ini kemudian turun di stasiun Bugis dan keluar dari pintu exit D.

Setelah keluar dari stasiun Bugis melalui pintu exit D, berjalanlah ke arah kiri menuju jalan utama kira-kira 200meter kemudian belok kiri dan ikuti arah mobil yang lalu lalang kira-kira 250 meter dan kamu akan menemukan THE POD di sisi kiri jalan.

PRICE

Kalau dari segi hargaTHE POD tergolong mahal tapi sebanding dengan kebersihan, kenyaman dan keamanan yang ditawarkan  🙂

Skor yang saya berikan buat THE POD: 8/10

 

THE POD @Beach Road

289 Beach Road Level 3, Singapore

Ph: +65 6298 8505

 

Selamat bersenang-senang ya!