Glamping di Trizara Resort

Saya, bukan anak gunung tapi saya pernah camping di tenda terpal, masak dan makan seadanya, dan tidur dengan alas plastik tanpa bantal dan guling. Saat itu umur saya hanya belasan tahun, pengalaman pertama. Saya juga jadi kangen ingat pernah masuk ke Baduy luar karena program karyawisata SMA. Sayangnya waktu itu karena sedang dapat tamu bulanan, saya gagal masuk sampai Baduy dalam. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya punya kesempatan untuk masuk ke Baduy dalam. Nah, ngomongin soal camping, minggu lalu saya merasakan glamping di Trizara Resort. Rejeki saya bisa glamping di Trizara Resort karena acara outing kantor.

Glamping sendiri merupakan singkatan dari glamourous camping yaitu menginap di tenda dengan fasilitas yang tidak kalah mewah dari hotel bintang lima. Pengalaman pertama saya mencoba glamping ya di Trizara Resort ini. Awalnya saya punya kekhawatiran terutama kepada hal yang berhubungan dengan sanitasi.

Semua kekhawatiran saya lenyap seketika saat melihat restroom yang tersedia dekat dengan restoran. Kalau di luar saja standar restroom-nya bersih, yakin deh kamar mandi di dalam tenda pun akan sama bersihnya.

Saat tiba, pengunjung disambut gerbang putih ala Arc de Triomphe dan hamparan karpet rumput yang bertuliskan TRIZARA.
IMG20200306112319

Sayangnya, hampir semua keluhan dari pengunjung adalah telatnya check in. Padahal, peraturannya tertulis dengan jelas bahwa waktu check in adalah jam 14:00 dan waktu check out 12:00. Saya baru mendapatkan tenda saya jam 17:00. Alasannya, tamu sebelumnya yang check out terlambat. Untung saja kegiatan outing cukup padat sehingga rasa sebal saya teralihkan.

Jangan kuatir, walau lokasinya cukup jauh dari lobby, Trizara Resort menyediakan “taksi” untuk mengangkut bawaan dari lobby ke tenda.
IMG20200306124118
KAMAR

Trizara Resort memiliki total 47 tenda yang terdiri dari 4 tipe, yaitu:
  • Zana (sentuhan): 2 person, rate: Rp. 1.488.000,-nett
  • Netra (penglihatan): 2 person, rate: Rp. 1.688.000,-nett
  • Nasika (penciuman): 4 person, rate: Rp. 1.988.000,-nett
  • Svada (rasa): 4 person, rate: Rp. 2.188.000,-nett

Harga di atas sudah termasuk sarapan dan dapat berubah sewaktu-waktu.
kamar trizara

Saya menempati kamar Svada 08 yang pemandangannya langsung ke Gunung Tangkuban Perahu.
20200307_055245
Fasilitas di dalam tenda Svada lengkap layaknya hotel dan bikin betah.

  • Kasur? Begitu masuk kamar, terdapat 1 kasur berukuran queen dan kasur bertingkat 2 in 1 berukuran single
  • Furniture? Kamar dilengkapi dengan peti untuk menyimpan barang, meja, rak, dan electric kettle. Tidak ada AC tapi ada kipas angin di kamar ini. Tapi, siapa sih yang butuh AC di Lembang? Secara udah dingin kan hehe.
  • Kamar mandi? Tenang saja, super bersih, di dalam tenda dan ada air panasnya.
  • Electric socket? Tersedia banyak, jadi tetep bisa isi ulang baterai ponsel tanpa rebutan.
  • WifiAda dong biar media sosial jalan terus

Terus, ngapain aja sih di Trizara Resort? Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini lho!

10-2

pic courtesy of kopertraveler.id

Kalau soal makanan, waktu makan siang yang menunya enak banget dan cocok di lidah sedangkan makan malam dan sarapannya biasa aja.

Overall, glamping di Trizara Resort menyenangkan cuma durasinya kurang lama padahal masih banyak yang bisa di-explore lagi. Saya kasih 4* out of 5 karena cocok buat liburan keluarga juga!

TIPS

  • Bawa jaket atau sweater yang tebel ya, jangan sok kuat karena anginnya waktu malem berasa banget!
  • Bikin rencana mau ngapain aja. Kalau blogger macam saya udah pasti perbanyak stok foto karena spot-nya bagus! Bawa props sebanyak-banyaknya dan tukang foto!
  • Bangun sepagi mungkin walau udara dingin biar bisa capture sunrise. Rugi kalau bangunnya kesiangan
  • Have fun go mad!

20200307_111833

Trizara Resort
Jl. Pasirwangi Wetan, Lembang, Bandung – Indonesia 40391
P. +62 22 8278 0085

Thank you for reading and I really hope that you enjoy this post. See you on my next post and remember to follow my blogIGFB and Twitter.

Berburu Tiket Pesawat dan Akomodasi Murah

Belakangan ini saya menemukan banyak sekali gelaran travel fair serta situs maskapai penerbangan yang menawarkan tiket pesawat promo dan diskon. Apalagi sebentar lagi mau libur Lebaran yang pastinya banyak di antara kita yang mudik ke kampung halaman. Apakah kamu pernah mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang sangat murah? Kalau saya, enggak pernah beruntung dalam hal ini 😀

Dengki rasanya melihat beberapa teman bisa mendapatkan tiket pesawat dengan harga Rp0 dan hanya membayar biaya asuransi saja 😀

Biasanya, komponen terbesar dalam liburan adalah transportasi dan akomodasi.

read more:   Biaya Perjalanan SG-JB 3D2N

Pencarian tiket pesawat dan akomodasi sesuai dengan anggaran dana liburan yang sudah tersedia saya serahkan kepada suami karena dia cukup jeli membaca semua syarat dan ketentuan yang diberlakukan maskapai penerbangan dan penginapan yang dituju.

Proposal harga tiket pesawat dan penginapan pun diserahkan kepada saya. Saya meninjau sambil juga ikut membuka beberapa situs yang biasa saya pakai untuk membandingkan harga tiket dan penginapan. Dan saya terbantu sekali dengan TRAVELOKA, perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online.

IMG_20180418_170759

Saya membanding-bandingkan antara membeli tiket pesawat dan akomodasi secara terpisah dengan bundling antara tiket pesawat dengan hotel. Ternyata setelah dihitung biaya tiket pesawat yang di-bundling dengan penginapan jauh lebih murah dibandingkan membeli secara terpisah! Saya mendapatkan tiket pesawat ke Singapura (SG) pulang pergi dan akomodasi 4D3N (empat hari tiga malam) untuk 6 orang sebesar dengan total sebesar Rp8.266.594. Itu artinya untuk perjalanan ke SG selama 4D3N, tmenghabiskan anggaran sebesar Rp1.377.766 per pax untuk tiket pesawat dan hostel! This is really best price that I ever had when traveling to SG for the 3rd time!

Kalau bicara tentang berburu tiket dan akomodasi, tentu erat kaitannya dengan waktu. Menurut beberapa survei (sila di- google), waktu ideal memesan penerbangan adalah antara 5 sampai 8 minggu sebelum keberangkatan. Di kisaran waktu ini, harga tiket pesawat 19% lebih murah secara rata-rata dari harga biasanya. Namun, saya memesan tiket di atas saat ada hari belanja online nasional (harbolnas) pada Desember 2017. Selain itu saya juga menentukan waktu liburan disesuaikan dengan jadwal sekolah anak sehingga, kalau dihitung, saya memesan tiket pesawat beserta akomodasi pada minggu ke-15 sebelum keberangkatan.

Selain mencari waktu ideal pemesanan transportasi, kita perlu juga berlibur di luar waktu liburan. Kenapa? Tentu saja agar harga akomodasi normal dan tempat wisata tidak penuh dengan pengunjung sehingga kita bisa bebas berada di tempat wisata tanpa terbatas waktu. Ditambah lagi bisa seseruan foto tanpa perlu rebutan spot foto 😀

Oh ya, ingat juga kalau membeli tiket pesawat dari low cost carrier pastikan membeli bagasi yang cukup. Saya punya pengalaman konyol mengenai bagasi, ceritanya di artikel lain ya, tungguin aja!

Traveloka sekarang jadi andalan saya untuk mencari tiket transportasi dan akomodasi. Aplikasinya yang user friendly memudahkan, efisien dan dapat menyesuaikan anggaran dana liburan! Dengan Best Price Guarantee-nya, kita bisa mendapatkan garansi uang kembali kalau pemesanan yang dilakukan di traveloka ternyata lebih mahal daripada online travel agency lainnya. Saya pun jadi tenang karena traveloka dapat dipercaya dan pelayanan pelanggannya helpful banget!

Jadi, kalian mau mudik atau liburan kemana saat libur Lebaran nanti? Traveloka dulu ya!

Merencanakan Liburan Keluar Indonesia

traveling quote

Hello Hai Hai! Apa kabar? Saya kembali lagi mengisi blog ini soalnya kemarin sempat cuti panjang karena kerjaan sedang lucu-lucunya eh keterusan sakit 😦

Tahun 2014, saya dengan modal percaya diri, merencanakan liburan bersama anak keluar negeri. Saya seumur hidup belum pernah keluar Indonesia, mungkin rejekinya memang baru hanya sampai liburan lokal saja. Namun, diam-diam, saya menyimpan keinginan untuk bisa melancong keluar Indonesia untuk melihat dunia luar.

read more:   Planning Abroad

Kenapa sih harus repot melancong keluar negeri padahal di Indonesia masih banyak daerah yang lebih cantik?! Jawabannya sederhana, “The world is a book and those who do not travel read only one page” – St Augustine

Dengan saya melihat negeri orang lain, saya menjadi terpacu untuk berbuat lebih baik bagi Indonesia mulai dari hal terkecil seperti menjaga kebersihan, mengantre tertib, lebih memilih menggunakan angkutan umum dan lainnya.

Kali ini, saya punya alasan tersendiri kenapa harus melancong keluar negeri. Semua bermula dari ucapan salah seorang teman dari bibi saya, sebut saja Mawar. Saat itu, Mawar bicara kepada mama saya bahwa sampai meninggal pun beliau enggak akan bisa keluar negeri.

Wow! Hebat sekali Mawar ini bisa menentukan nasib seseorang sesuka hatinya 😀

Kesal kah saya? Tentu saja! Anak mana yang bisa menerima ibunya diperlakukan seperti itu? Saya yakin pasti kamu juga enggak akan terima begitu saja ketika ibumu diperlakukan seperti itu.

Maka, sejak tiga tahun lalu saya mulai menabung untuk mengajak mama melancong keluar negeri. Bangga kah saya? Tentu dong! Saya mampu mengajak tidak hanya mama tapi juga papa beserta kedua anak dan suami ke Singapura Maret 2018 lalu! Dan saya lebih bangga lagi karena mampu jalan-jalan ke salah satu negara dengan tujuan wisata termahal di dunia tanpa berhutang!

Lalu, bagaimana saya mewujudkan mimpi saya membawa mama keluar negeri? Pastinya dengan perencanaan yang matang! Jadi, kali ini saya akan berbagi apa saja yang harus dipersiapkan untuk berlibur keluar Indonesia 🙂

Pertama, untuk berlibur keluar negeri diperlukan paspor. Seringkali banyak orang merasa membuat paspor itu sulit sehingga enggan mengurusnya, padahal sekarang mudah sekali membuat paspor baru tanpa calo seperti pengalaman saya 🙂

Selain paspor, juga diperlukan visa apabila kamu mengunjungi negara yang membutuhkan visa seperti beberapa negara di benua Asia, Amerika, Eropa dan Afrika.

WhatsApp Image 2018-01-07 at 20.35.44

Kedua, perencanaan yang matang adalah kunci! Seperti yang sudah saya informasikan di atas, untuk bisa kembali mengunjungi Singapura dengan keluarga dibutuhkan  3 tahun menabung dengan serius! Saya menyisihkan Rp625.000 per bulan selama 36 bulan untuk Dana Liburan 2018.

Selain memiliki Dana Liburan, buat juga anggaran liburannya. Tujuannya agar kebutuhan liburan sesuai dengan Dana Liburan yang terkumpul. Hindari memaksakan diri untuk melancong kalau Dana Liburan tidak memadai. Sungguh, berhutang hanya untuk kelihatan keren di media sosial akan menyebabkan kesusahan dalam hidupmu. Di lain kesempatan saya akan berbagi tips tentang cara menyiasati anggaran liburan, stay tune ya 🙂

read more:   Anggaran Liburan 3D/2N Tour de Asia

Ketiga, lakukan riset. Karena kita akan melancong keluar negeri, tempat di mana kita sama sekali belum pernah menginjakkan kaki maka perlu riset yang cukup agar tahu apa saja yang akan dihadapi di negeri orang lain. Mulai dari cara berkomunikasi, transportasi yang akan dipakai, tempat wisata sampai makanan dan minuman. Sekarang kita semakin dimudahkan apabila akan keluar negeri karena sudah tersedia official tourism website yang lengkap dari tempat tujuan liburan. Contohnya, karena saya akan liburan ke Singapura maka saya bisa mencari tahu melalui #VisitSingapore

Selain melakukan riset, kita juga bisa bertanya lho dengan teman-teman yang sudah lebih dulu mengunjungi negeri yang akan kita datangi. Sudah banyak grup-grup di media sosial yang bisa memberikan saran dan berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka.

Nah, jadi untuk kalian yang sudah punya rencana untuk melancong keluar Indonesia enggak perlu ragu-ragu lagi 🙂

Just do it!

Selamat Liburan!